[HOAKS atau FAKTA]: Video Ini Gambarkan Detik-detik Kecurangan Pemilu AS

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 09 November 2020
[HOAKS atau FAKTA]: Video Ini Gambarkan Detik-detik Kecurangan Pemilu AS

Tangkapan layar Twitter terkait video kecurangan Pilpres AS. (Foto: MP/turnbackhoax.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Akun Twitter @ThePushpendra_ (Pushpendra… In the same way, there are many more.), menulis cuitan yang diunggah pada 6 November 2020.

Cuitan tersebut menyebarluaskan informasi bahwa tautan video merupakan kecurangan dalam penghitungan suara pada pemilihan presiden Amerika Serikat tahun ini, di mana kecurangan tersebut akan merugikan Donald Trump sehingga Trump akan pergi ke Mahkamah Agung.

Cuitan tersebut telah dibagikan ulang sebanyak 524 kali. Selain itu, terdapat 1.562 orang yang telah menyukai, diikuti dengan 26 orang memberikan komentar.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: 43 Ekor Buaya Lepas di Aliran Sungai Cisadane

“Those who conduct elections are themselves casting fake votes in the US.”

“Obviously, Donald Trump will go to the Supreme Court.”

Terjemahan:

“Mereka yang menyelenggarakan pemilu adalah orang-orang yang memberikan suara palsu di Amerika Serikat.”

“Jelas, Donald Trump akan pergi ke Mahkamah Agung.”

FAKTA:

Berdasarkan hasil penelurusan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo), video ini pernah diunggah pada akun YouTube AFP News Agency pada tahun 2018.

Video tersebut juga diikuti dengan narasi yang memberitahukan bahwa kecurangan penghitungan suara oleh panitia pemilu tersebut terjadi di Rusia, tepatnya di kota Lyubertsy, pada tahun 2018 yang lalu.

Tangkapan layar terkait video penghitungan suara di Pemilu Rusia. (Foto: MP/turnbackhoax.id)
Tangkapan layar terkait video penghitungan suara di Pemilu Rusia. (Foto: MP/turnbackhoax.id)

Klaim serupa juga dimuat dalam portal berita The Washington Post yang berjudul “Videos online show blatant ballot-stuffing in Russia”.

Informasi dengan topik serupa juga pernah dimuat di situs India Today dengan judul artikel “Fake Check: Old video from Russia shared as electoral fraud in recent US elections” dan mengkategorikannya sebagai false.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Hanya Tempat Les Bahasa Prancis yang Didemo Massa Anti-Presiden Macron


KESIMPULAN:

Dengan demikian, pernyataan yang ditulis oleh @ThePushpendra_ tersebut dapat dikategorikan sebagai konteks yang salah, sebab akun tersebut telah memberikan narasi yang salah terhadap video kecurangan penghitungan suara pemilu di Rusia. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Produknya Diboikot, Prancis Alami Krisis Ekonomi

##HOAKS/FAKTA #Pilpres AS
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Beredar informasi yang menyebut Kemendikbud akan melarang guru memiliki barang mewah. Cek Kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Wapres Gibran Rakabuming Raka meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan.
Frengky Aruan - Senin, 28 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Beredar isu di media sosial, eks Menkeu Purbaya dilantik menjadi Dirjen Bea Cukai. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Beredar unggahan yang menyebut tarif parkir mobil di Jakarta kini menjadi Rp 60 ribu per jam. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pembangunan IKN Dihentikan, Anggaran Dialihkan Buat MBG
Hasil pencarian hanya memberitakan jika pembangunan IKN hanya sekali dilaporkan berhenti sementara, yakni pada 10 Agustus 2024 lalu.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pembangunan IKN Dihentikan, Anggaran Dialihkan Buat MBG
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Video yang dibagikan merupakan video petugas penertiban PPKM yang bersitegang dengan pemilik warung kopi di Bandar Lampung pada Juli 2021.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Dunia Tempatkan Indonesia Jadi Negara Termiskin 2026
Klasifikasi resmi World Bank sendiri menempatkan Indonesia di kelompok negara berpenghasilan menengah-atas, bukan negara paling miskin.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Dunia Tempatkan Indonesia Jadi Negara Termiskin 2026
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Kota Malang Resmi Tolak MBG
Narasi itu merujuk pada peristiwa yang terjadi hampir tiga bulan sebelumnya, yakni aksi demonstrasi mahasiswa di Kota Malang pada Senin (15/6).
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Kota Malang Resmi Tolak MBG
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Resmi Keluar dari Keanggotaan World Bank
Beredar konten yang menyebut Indonesia keluar dari keanggotaan World Bank. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Resmi Keluar dari Keanggotaan World Bank
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA ]: Pemerintah Enggan Keluarkan Anggaran untuk Tangani Karhutla Kalimantan karena Efisiensi
Beredar informasi yang menyebut pemerintah enggan mengeluarkan anggaran untuk penanganan karhutla di Kalimantan. Cek informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
[HOAKS atau FAKTA ]: Pemerintah Enggan Keluarkan Anggaran untuk Tangani Karhutla Kalimantan karena Efisiensi
Bagikan