[HOAKS atau FAKTA] : Vaksin Influenza Mengandung Merkuri, Aluminium, dan Bahan Bahaya Lainnya

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Sabtu, 13 Januari 2024
[HOAKS atau FAKTA] : Vaksin Influenza Mengandung Merkuri, Aluminium, dan Bahan Bahaya Lainnya

Keterangan bahan yang terkandung pada vaksin flu. (Foto: X)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Beredar gambar di X belum lama ini yang menginformasikan bahan-bahan dari vaksin influenza atau flu mengandung bahan-bahan yang berbahaya seperti merkuri, aluminium, hingga aseton senyawa kimia yang mudah terbakar.

Berikut narasi pada gambar tersebut yang sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia:

“BAHAN-BAHAN VAKSIN FLU DI ANTARANYA:

Merkuri (thimerosal), Anti beku, Formaldehida, Pewarna Aluminium, Etanol, E. Coli, Kultur Paru Embrionik Manusia (bayi diaborsi), Kultur Sel Diploid Manusia yang Diaborsi (WI-38 & MRC-5 ), Aluminium, Aseton, Ginjal Monyet Sel, Barium, Serum Janin Sapi, Jaringan Otot Sapi, DNA dari Pig Circoviruses (PCV), Sel Embrionik Guinea Pig, Bakteri Sel Serangga, Albumin Manusia, Protein Ayam, Gelatin Porcine (babi), Argine Porcine (babi), Canine (anjing) Protein dan DNA Sel Ginjal, Media Mueller (mengandung ekstrak sapi ), Deterjen, Dekstrosa, Klorida, Gelatin.”

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Najwa Shihab Deklarasi Dukung Anies di Pilpres 2024


FAKTA

Hasil penelusuran Mafindo menunjukkan bahwa klaim tersebut menyesatkan. Penelusuran AFP menunjukkan bahwa bahan-bahan yang tercantum dalam gambar tersebut sebagian besar tidak terbukti terkandung dalam beberapa jenis vaksin influenza.

Informasi yang keliru tentang kandungan vaksinasi sudah beberapa kali beredar dan dibantah validitasnya oleh para ahli sebelumnya.

Melalui AFP, para ahli menyatakan bahwa bahan-bahan yang digunakan dalam vaksin influenza yang beredar di masyarakat telah terbukti keamanannya.

KESIMPULAN

Dengan demikian, Vaksin Influenza mengandung Merkuri, Aluminium, dan bahan bahaya lainnya adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Menyesatkan. (knu)

Baca Juga:

Ribuan Konten Hoaks Beredar di Medsos Selama Tahun 2023, Terbanyak Isu Kesehatan

##HOAKS/FAKTA
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Laran Orang Tua Kasih Nama Anak dari Karakter Fiksi dan Film Kartun
Beredar informasi Dukcapil melarang orang tua menamai anak berdasarkan karakter fiksi maupun film kartun. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Laran Orang Tua Kasih Nama Anak dari Karakter Fiksi dan Film Kartun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jogging di Area Tertentu Akan Dipungut Pajak
Pemerintah dikabarkan akan memungut pajak untuk masyarakat yang ingin jogging.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jogging di Area Tertentu Akan Dipungut Pajak
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih Capai Rp16 Juta per Bulan
Beredar informasi di media sosial yang menyebut, gaji manajer Koperasi Desa Merah Putih mencapai Rp16 juta. Cek kebenaran informasinya.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih Capai Rp16 Juta per Bulan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Cetak Uang Baru untuk Dukung Asta Cita Prabowo
BI memastikan tidak ada pencetakan uang baru untuk mendanai program-program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Cetak Uang Baru untuk Dukung Asta Cita Prabowo
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ikut Peringatan HUT RI di Istana Negara Harus Bayar
Beredar informasi peserta Peringatan HUT ke-81 RI di Istana Negara dipungut bayaran. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Ikut Peringatan HUT RI di Istana Negara Harus Bayar
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto memastikan kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak akan mematikan usaha warung kelontong.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dikabarkan akan menerapkan pajak untuk TV, Kulkas, hingga AC. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Indonesia
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Konten-konten hoaks yang beredar saat ini, bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi anggota masyarakat awam yang kurang berhati-hati
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Indonesia
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Negara tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi informasi yang sengaja dipelintir, dimanipulasi, atau disebarkan tanpa dasar
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Disebutkan, larangan mendirikan kios itu berlaku dalam radius 2 kilometer dan jika ketahuan akan diancam denda.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Bagikan