[HOAKS atau FAKTA]: SMAN 2 Depok Diskriminasi Siswa Rohani Kristen
Tangkap layar konten hoaks. (Foto: Jalahoaks)
MerahPutih.com - Beredar informasi berupa sebuah cuitan di media sosial Twitter yang menyebut bahwa murid-murid dari SMAN 2 Depok dilarang memakai ruang kelas untuk kegiatan rohani kristen.
Dalam unggahan itu turut disertakan foto yang memperlihatkan sejumlah siswa-siswi tengah duduk di lorong sekolah dan disebut melakukan kegiatan rohani kristen di lorong itu.
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Permata Bank Tawarkan Pinjaman Uang Tanpa Agunan dan Survei
NARASI
Murid-murid SMAN 2 Depok dilarang pakai ruang kelas buat kegiatan rohani kristen. Mereka pakai tangga atau lorong sekolah.
FAKTA
Pihak pembina Rohani Kristen dari SMAN 2 Depok telah mengklarifikasi bahwa foto yang tersebar bukanlah karena para siswa tidak mendapatkan ruangan untuk melaksanakan praktik ibadah pagi, melainkan karena ruangan dipindahkan dan ruangan pengganti tengah dibersihkan.
Baca Juga:
Peristiwa terjadi pada 30 September 2022. Para siswa Rokhris yang biasa menggunakan ruang multiguna untuk melakukan kegiatan Doa Pagi dipindahkan ke ruang pertemuan lantai 2.
Kala itu, ruang pertemuan lantai 2 tengan dibersihkan oleh petugas keberihan, sehingga para siswa menunggu di lorong dan tangga.
KESIMPULAN
Kabar bahwa terjadi praktik diskriminasi praktik keagamaan di SMAN 2 Depok tidaklah benar. Informasi ini masuk dalam kategori konteks yang salah. (Asp)
Baca Juga:
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Pengaruh Menkeu Purbaya, Presiden Prabowo Sepakat Harga BBM Turun jadi Rp 7 Ribu Per Liter
[HOAKS atau FAKTA]: Gara-Gara Banyak Siswa yang Keracunan, Menkeu Purbaya Minta MBG Diganti Uang Tunai
[HOAKS atau FAKTA]: Kebijakan Makan Bergizi Gratis Ditolak Digelar saat Bulan Puasa karena Bertentangan dengan Nilai Agama
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Ancam Jenderal Polisi di Kementerian, Pensiun Dini atau Balik ke Barak
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Memohon ke Presiden Prabowo Agar Sahkan RUU Perampasan Aset dan Segera Hukum Mati Koruptor
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Haruskan Pada 2026 Ojol Wajib Beli Motor Listrik agar Tidak Jadi Beban Subsidi
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri ESDM Bahlil Minta PLN Naikkan Harga Token Listrik agar Rakyat Belajar Berhemat
Aparat Diminta Pahami Antara Kritik, Ujaran Kebencian dan Hoaks
[HOAKS atau FAKTA]: Anwar Usman Vonis Jokowi Bersalah karena Palsukan Ijazahnya