[HOAKS atau FAKTA]: Separuh Wilayah Jakarta Diterjang Tornado
Tangkapan layar soal hoaks separuh wilayah Jakarta diterjang angin tornado. (Foto: Jalahoaks)
MerahPutih.com - Beredar video di sosial media YouTube yang memberi informasi salah bahwa telah terjadi tornado yang menyapu bersih separuh wilayah Jakarta.
FAKTA:
Video tersebut berasal dari narasi artikel yang dipublikasikan oleh CNN Indonesia dan Kompas pada 28 Desember 2022.
Dalam narasi tersebut tidak ada pernyataan bahwa wilayah Jakarta terkena bencana angin tornado. Isi dari kedua artikel tersebut merupakan prediksi cuaca di akhir Desember 2022.
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Jus Daun Pepaya untuk Obat Demam Berdarah Dengue
Artikel yang dituliskan oleh @cnnindonesia dengan judul "Sejumlah Wilayah Jakarta Diguyur Hujan Deras dan Angin Kencang" dan @kompascom dengan judul "Angin Kencang Terasa di Jakarta Pagi Ini, Kepala BMKG: Sesuai Prediksi".
KESIMPULAN:
Klaim video yang menunjukkan separuh wilayah DKI terkena dampak angin tornado tidaklah benar. Informasi ini masuk ke dalam kategori konten manipulasi. (Asp)
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Ganjar Kecewa, PDIP Usung Megawati Hadapi Anies di Pilpres 2024
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: PSI Usung Gibran-Kaesang Duet Capres-Cawapres Pilpres 2029
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
[HOAKS atau FAKTA]: Siswa Dilarang Mengeluh Soal Rasa dan Kualitas Makan Begizi Gratis
[HOAKS atau FAKTA]: BGN Ancam Siswa Tak Komplain dan Viralkan Rasa Makan Bergizi Gratis
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri Bahlil Setujui Kenaikan Token Listrik