[HOAKS atau FAKTA]: Seorang Polisi Menilang Kereta Api
Tangkapan layar soal hoaks seorang polisi menilang kereta api. (Foto: MP/Jalahoaks)
MerahPutih.com - Beredar informasi sebuah video di media sosial Facebook yang memperlihatkan seorang petugas berwarna baju coklat tengah menghentikan kereta api.
Petugas dalam video tersebut diklaim sebagai seorang polisi yang tengah menilang kereta api.
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Puluhan Pekerja Migran Tewas, Jokowi Nyatakan Perang Dengan Malaysia
FAKTA:
Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Jalan Ciawi-Rajapolah kala kereta api bertahan di sinyal serupa semboyan 7 saat hendak K3 masuk ke wilayah stasiun.
"Kondisi tersebut bisa terjadi karena jalur yang menuju stasiun belum dinyatakan aman dikarenakan sesuatu hal, atau adanya gangguan pada persinyalan," kata Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 2 Bandung Kuswardoyo.
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Pandemi COVID-19 di Indonesia Berakhir
KESIMPULAN:
Kabar bahwa ada seorang polisi yang menilang kereta api tidaklah benar. Informasi ini masuk dalam kategori konteks yang salah. (Asp)
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Unduh Aplikasi MyPertamina Dapat Uang Tak Terbatas
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Sekolah Libur Ramadan 16-23 Februari, Lebaran 16-29 Maret
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Naikkan Jumlah Uang Pensiunan sebesar 12 Persen
[HOAKS atau FAKTA]: PSI Usung Gibran-Kaesang Duet Capres-Cawapres Pilpres 2029
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
[HOAKS atau FAKTA]: Siswa Dilarang Mengeluh Soal Rasa dan Kualitas Makan Begizi Gratis
[HOAKS atau FAKTA]: BGN Ancam Siswa Tak Komplain dan Viralkan Rasa Makan Bergizi Gratis
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa