[HOAKS atau FAKTA]: Rumah Sakit di Amerika Buktikan COVID-19 Hanya Tipuan Belaka

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 05 Desember 2020
[HOAKS atau FAKTA]: Rumah Sakit di Amerika Buktikan COVID-19 Hanya Tipuan Belaka

Tangkapan layar hoaks COVI-19. (Foto: Antara).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Akun Twitter @NetworkinVegas.com mengunggah sebuah foto yang menunjukkan seorang dokter berdiri di depan ranjang rumah sakit yang kosong di Reno, Nevada. Ia membuat klaim yang membuktikan bahwa pandemi virus Corona adalah tipuan pada Senin (30/10).

“Here is the fake Nevada parking garage hospital picture that our moron governor tweeted, proving it’s all a scam. No patients, folded up beds, wrapped up equipment that’s never been used! They spent millions on this scam and never seen a single patient in this fake hospital!”

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta] Perayaan Pembukaan Lockdown di Arab Saudi?

Jika diterjamahkan:

“Ini adalah gambar rumah sakit garasi parkir Nevada palsu yang di-tweet oleh gubernur bodoh kita, membuktikan bahwa itu semua scam. Tidak ada pasien, tempat tidur terlipat, peralatan dibungkus yang tidak pernah digunakan! Mereka menghabiskan jutaan dolar untuk penipuan ini dan tidak pernah melihat satu pasien pun di rumah sakit palsu ini!”

FAKTA

Dari hasil penelusuran Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo), foto tersebut merupakan Jacob Keeperman, direktur medis untuk Pusat Pengalihan dan Operasi Renown yang membagikan foto dirinya di dalam fasilitas garasi parkir di Twitter dengan harapan menyampaikan gawatnya situasi di rumah sakit.

Tetapi tweetnya dengan cepat diambil dan disalahartikan secara online. Keeperman mengambil foto pada hari tempat perawatan dibuka dan sebelum pasien pertama tiba.

“Ini benar-benar menurunkan moral bagi semua orang yang bekerja sangat keras untuk mempolitisasi dan memolarisasi ini, saya memegang tangan pasien ketika mereka mengambil napas terakhir karena orang yang mereka cintai tidak bisa bersama mereka.” Katanya.

Dalam artikel reviewjournal.com berjudul “Reno doctor refutes Trump’s claim that photo of COVID medical unit was fake” yang tayang 2 Desember 2020, terdapat penjelasan dari dr. Jacob Keeperman terkait foto yang beredar luas.

“Jujur saya benar-benar kaget. Foto itu awalnya untuk mengucapkan terima kasih pada tenaga medis, teknisi, dan petugas kebersihan yang telah membuat RS darurat tersebut,” kata Keeperman.

“Foto diambil pada hari kami membuka RS tepat sebelum pasien pertama tiba. Saya sendiri takkan pernah mengambil foto pasien yang dirawat di sana,” ujarnya.

Menurut pejabat rumah sakit Renown, saat ini mereka memiliki 42 pasien dan telah melayani 198 pasien sejak hari pembukaan di bulan November. Situs, yang didirikan untuk pasien yang tidak membutuhkan perawatan jangka panjang, dapat menampung lebih dari 1.400 pasien.

Berdasar dari seluruh referensi, maka dapat disimpulkan bahwa foto yang memperlihatkan keadaan rumah sakit yang sepi dari pasien COVID-19 di Nevada, Amerika Serikat tidak benar dan masuk ke dalam kategori Konten yang Menyesatkan.

KESIMPULAN

“Here is the fake Nevada parking garage hospital picture that our moron governor tweeted, proving it’s all a scam. No patients, folded up beds, wrapped up equipment that’s never been used! They spent millions on this scam and never seen a single patient in this fake hospital!”

Jika diterjamahkan:

“Ini adalah gambar rumah sakit garasi parkir Nevada palsu yang di-tweet oleh gubernur bodoh kita, membuktikan bahwa itu semua scam. Tidak ada pasien, tempat tidur terlipat, peralatan dibungkus yang tidak pernah digunakan! Mereka menghabiskan jutaan dolar untuk penipuan ini dan tidak pernah melihat satu pasien pun di rumah sakit palsu ini!” (Knu)

Baca Juga:

Peretas Kacaukan Rantai Pasokan Vaksin COVID-19, Apa Motifnya?

##HOAKS/FAKTA #Penyebar Hoaks
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Ancam Jenderal Polisi di Kementerian, Pensiun Dini atau Balik ke Barak
Informasi ini diunggah akun media sosial Facebook “Syafaat Media”.
Frengky Aruan - Senin, 12 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Ancam Jenderal Polisi di Kementerian, Pensiun Dini atau Balik ke Barak
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Memohon ke Presiden Prabowo Agar Sahkan RUU Perampasan Aset dan Segera Hukum Mati Koruptor
Purbaya dikabarkan memohon kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mengesahkan hukuman mati kepada koruptor. Cek kebenaran faktanya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Memohon ke Presiden Prabowo Agar Sahkan RUU Perampasan Aset dan Segera Hukum Mati Koruptor
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Haruskan Pada 2026 Ojol Wajib Beli Motor Listrik agar Tidak Jadi Beban Subsidi
Beredar unggahan yang berisi informasi bahwa Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mewajibkan ojol pakai motor listrik agar tak jadi beban subsidi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Haruskan Pada 2026 Ojol Wajib Beli Motor Listrik agar Tidak Jadi Beban Subsidi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri ESDM Bahlil Minta PLN Naikkan Harga Token Listrik agar Rakyat Belajar Berhemat
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dikabarkan meminta Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk menaikkan harga token listrik.
Frengky Aruan - Senin, 05 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri ESDM Bahlil Minta PLN Naikkan Harga Token Listrik agar Rakyat Belajar Berhemat
Indonesia
Aparat Diminta Pahami Antara Kritik, Ujaran Kebencian dan Hoaks
Perbedaan antara opini tajam, ujaran kebencian, dan hoaks sering kabur, tetapi secara hukum dan etika publik, pembatasan merupakan hal yang penting.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 04 Januari 2026
Aparat Diminta Pahami Antara Kritik, Ujaran Kebencian dan Hoaks
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anwar Usman Vonis Jokowi Bersalah karena Palsukan Ijazahnya
Beredar informasi yang menyebut Jokowi divonis bersalah oleh Hakim MK Anwar Usman karena telah melakukan pemalsuan ijazah.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Anwar Usman Vonis Jokowi Bersalah karena Palsukan Ijazahnya
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ketua DPR Puan Maharani usul Pajak Dinaikan agar Uangnya Bisa Bantu Korban Bencana, Menkeu Purbaya Langsung Menolak
Tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim.
Dwi Astarini - Rabu, 31 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Ketua DPR Puan Maharani usul Pajak Dinaikan agar Uangnya Bisa Bantu Korban Bencana, Menkeu Purbaya Langsung Menolak
Olahraga
[HOAKS atau FAKTA]: Indra Sjafri Latih Timnas Sepak Bola Malaysia demi Balaskan Dendam ke PSSI yang Sudah Memecatnya
Beredar informasi yang menyebut Indra Sjafri kini melatih timnas Malaysia, setelah gagal membawa Tim Garuda capai target SEA Games dan dipecat PSSI.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Indra Sjafri Latih Timnas Sepak Bola Malaysia demi Balaskan Dendam ke PSSI yang Sudah Memecatnya
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gempar! Keputusan PBB Langkahi Indonesia Tetapkan Status 'Bencana Internasional' di Sumatra
Beredar unggahan yang menyebut PBB melangkahi Indonesia dalam menyebabkan status bencana yang terjadi di Aceh-Sumatra.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Gempar! Keputusan PBB Langkahi Indonesia Tetapkan Status 'Bencana Internasional' di Sumatra
Bagikan