Peretas Kacaukan Rantai Pasokan Vaksin COVID-19, Apa Motifnya?

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Sabtu, 05 Desember 2020
Peretas Kacaukan Rantai Pasokan Vaksin COVID-19, Apa Motifnya?

Peretas mencoba mengacaukan distribusi vaksin COVID-19 (Foto: pixabay/b_a)(Foto: pixabay/b_a)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEJAK pandemi melanda, sejumlah peretas menargetkan upaya pengembangan vaksin COVID-19. Namun, saat ini para peretas tak lagi targetkan pengembangan, melainkan menyasar rantai pasokan yang akan mendistribusikan vaksin pada masyarakat di seluruh dunia.

Seperti yang dilansir dari laman engadget, IBM mengatakan baru-baru ini telah menemukan kampanye phising global yang sangat terkoordinasi.

Baca Juga:

Facebook Berjanji akan Hapus Hoaks Soal Vaksin COVID-19

Kampanye phising global tersebut berfokus pada perusahaan dan organisasi yang terlibat dengan distribusi cold chain vaksin COVID-19. Perusahaan dan organisasi yang merupakan bagian dari jaringan pasokan, memastikan vaksin tersebut tetap cukup dingin, sehingga tidak rusak.

Sejumlah peretas ingin mengacaukan distribusi vaksin COVID-19 (Foto: pixabay/fernandozhiminaichela0

Memastikan vaksin tetap dingin merupakan aspek yang sangat penting. Khususnya dari dua kandidat vaksin terkemuka, yakni Pfizer dan Moderna. Vaksin harus dijaga pada suhu minus 94 derajat Fahrenheit dan minus 4 derajat fahrenheit.

Dalam melancarkan aksinya, para peretas meniru identitas seorang ekskutif di Haier Biomedical, sebuah perusahaan Tiongkok yang menyebut dirinya sebagai 'satu-satunya penyedia cold chain lengkap di dunia'.

Para peretas tersebut mengirim email phishing, yang diteliti dengan cermat dengan menyertakan lampiran HTML. Pada lampiran itu peretas meminta penerima untuk memasukkan kredensial mereka.

Para peretas tersebut bisa saja menggunakan informasi itu di kemudian hari untuk mendapatkan akses ke jaringan yang cukup sensitif.

Baca Juga:

Data Pribadi 16 Juta Pasien COVID-19 Terekspos Secara Online

IBM hanya menyebutkan satu target secara eksplisit, yakni Direktorat Jenderal Pajak dan Serikat Bea Cukai Komisi Eropa. Namun, IBM mengatakan bahwa kampanye tersebut menargetkan setidaknya 10 organisasi berbeda, termasuk toko pengembang yang membuat situs web perusahaan farmasi dan bioteknologi.

IBM tidak tahu apakah ada serangan yang pada akhirnya berhasil mencapai tujuan para peretas. Tapi, yang jelas ini merupakan evolusi dari serangan dunia terkait Virus Corona yang sebelumnya.

Gangguan para peretas terhadap distribusi vaksin bisa memperhambat langkah untuk mengatasi pandemi Virus Corona (Foto: pixabay/fotoart-treu)

Seperti halnya pada Juni 2020 lalu, badan keamanan dan intelijen GCHQ Inggris mengatakan peretas telah berulang kali mencoba mengakses data sensitif terkait vaksin COVID-19. (ryn)

Baca Juga:

Pentingnya Penuhi Standar Baru Air dan Udara Berkualitas di Masa Pandemi COVID-19

#Teknologi #Vaksin Covid-19 #COVID-19 #Satgas COVID-19
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Tekno
Samsung Galaxy S26 Plus Muncul di Geekbench, Gunakan Chip Exynos 2600
Samsung Galaxy S26 Plus muncul di Geekbench. HP tersebut dilaporkan hadir dengan chipset Exynos 2600 buatan Samsung sendiri.
Soffi Amira - Kamis, 22 Januari 2026
Samsung Galaxy S26 Plus Muncul di Geekbench, Gunakan Chip Exynos 2600
Tekno
Siri iOS 27: Si Chatbot Sakti Apple yang Bikin ChatGPT Kelihatan Jadul dan Kuno
Siri versi "Campos" akan memiliki akses penuh ke seluruh aplikasi utama Apple, mulai dari Mail, Musik, Podcast, hingga aplikasi pengembang Xcode
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Siri iOS 27: Si Chatbot Sakti Apple yang Bikin ChatGPT Kelihatan Jadul dan Kuno
Tekno
Samsung Galaxy S26 Series Meluncur Februari 2026, ini Jadwal Lengkapnya
Samsung Galaxy S26 Series siap meluncur Februari 2026. HP ini akan rilis di India terlebih dahulu bersamaan dengan Galaxy Unpacked 2026.
Soffi Amira - Kamis, 22 Januari 2026
Samsung Galaxy S26 Series Meluncur Februari 2026, ini Jadwal Lengkapnya
Indonesia
Temui Profesor Oxford hingga Imperial College, Prabowo Ingin Bangun 10 Kampus Baru di Indonesia
Presiden Prabowo Subianto bertemu profesor dari 24 universitas top Inggris yang tergabung dalam Russell Group. Kerja sama pendidikan hingga rencana bangun 10 kampus baru di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Temui Profesor Oxford hingga Imperial College, Prabowo Ingin Bangun 10 Kampus Baru di Indonesia
Tekno
Xiaomi Kids Watch Resmi Meluncur, Bisa Deteksi Mood Anak dengan Fitur Keamanan yang Enggak Main-Main
Anak-anak dapat dengan mudah beralih antara kamera depan 5 MP untuk panggilan video dan kamera belakang 8 MP
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Xiaomi Kids Watch Resmi Meluncur, Bisa Deteksi Mood Anak dengan Fitur Keamanan yang Enggak Main-Main
Tekno
HP Gaming 'Monster' RedMagic 11 Air Siap Gebrak Pasar Global Pekan Depan, Spesifikasinya Bikin Merinding
RedMagic 11 Air versi global tidak akan memangkas spesifikasi dari versi aslinya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
HP Gaming 'Monster' RedMagic 11 Air Siap Gebrak Pasar Global Pekan Depan, Spesifikasinya Bikin Merinding
Tekno
Bocoran OPPO Find X9 Ultra, Bawa Teleconverter Baru dan Kamera Zoom 300mm
OPPO Find X9 Ultra segera meluncur Maret 2026. HP ini membawa teleconverter dan kamera zoom 300mm terbaru.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Bocoran OPPO Find X9 Ultra, Bawa Teleconverter Baru dan Kamera Zoom 300mm
Tekno
Redmi Note 15 Pro dan Note 15 Pro+ Siap Meluncur, Usung Kamera 200MP dan Baterai Jumbo
Redmi Note 15 Pro dan Note 15 Pro+ segera meluncur. Kedua HP ini memiliki spesifikasi kelas atas dan tangguh. Berikut adalah bocoran spesifikasinya.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Redmi Note 15 Pro dan Note 15 Pro+ Siap Meluncur, Usung Kamera 200MP dan Baterai Jumbo
Tekno
Xiaomi 17 Ultra Leica Edition Siap Meluncur Global, Sudah Muncul di NBTC Thailand
Xiaomi 17 Ultra Leica Edition sudah muncul di NBTC Thailand. HP ini kemungkinan akan segera meluncur global.
Soffi Amira - Selasa, 20 Januari 2026
Xiaomi 17 Ultra Leica Edition Siap Meluncur Global, Sudah Muncul di NBTC Thailand
Tekno
OPPO A6 5G Debut di India, Dibanderol Rp 3 Jutaan dengan Baterai Jumbo
OPPO A6 5G resmi meluncur di India. HP terjangkau ini dibanderol seharga Rp 3 jutaan dan membawa chipset Dimensity 6300.
Soffi Amira - Selasa, 20 Januari 2026
OPPO A6 5G Debut di India, Dibanderol Rp 3 Jutaan dengan Baterai Jumbo
Bagikan