[HOAKS atau FAKTA]: Rudal Rusia Hancurkan Kementerian Pertahanan Ukraina

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 Maret 2022
[HOAKS atau FAKTA]: Rudal Rusia Hancurkan Kementerian Pertahanan Ukraina

Tangkapan layar info hoaks. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Akun Facebook bernama Martadella mengunggah video berdurasi 1 menit yang memperlihatkan wartawan sedang meliput sebuah gendung runtuh akibat serangan rudal yang diklaim merupakan rudal milik Rusia yang mengincar gedung Kementerian Pertahanan Ukraina.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Ditjen Pajak Tagih Kekurangan Bayar lewat Email


NARASI]:

“Luar biasa Hebatnya …
Rudal Rusia bisa milih gedung yg akan dirontokkan nah
Gedung Kementerian Pertahanan Ukraina diratakan dengan tiga rudal dalam sekejap waktu.
Pasukan Rusia melakukan dua hal luar biasa sebelum meluncurkan misil mereka:
1beri tahu wartawan asing untuk mefoto/video di dekatnya
2beri tahu orang-orang di gedung untuk mengungsi semuanya”.

SUMBER]: FACEBOOK (https://archive.fo/lkJ9Y

FAKTA

Berdasarkan hasil penelusuran Mafindo, video tersebut terlihat janggal. Pasalnya, situasi bangunan tidak memperlihatkan kondisi Ukraina yang masih memasuki musim dingin. Video tersebut tampak diambil saat musim panas.

Klaim bahwa kerjadian tersebut berlangsung di Ukraina adalah salah. Faktanya, video tersebut merupakan serangan rudal tentara udara Israel pada bangunan Shorouk Tower di Gaza, Palestina pada 2021 lalu.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Efek Radiasi HP Bikin Bola Mata Anak Keluar Dari Rongga

Salah satu yang mengunggah informasi itu adalah akun Twitter Alice Chambers pada 14 Mei 2021. ”The moment the Al-Shorouk Tower was struck by an Israeli air strike on May 12. This video was captured and posted to IG by @omaralsersawi and shows the initial strike #AlShorouk #Gaza.” Begitu keterangannya.

Sementara itu portal berita Al Jazeera juga memberitakan pada 13 Mei 2021 bahwa Israel menyerang tiga blok menara di jantung kota Gaza dalam 24 jam. Serangan tersebut meratakan dua blok dan menghancurkan bagian lainnya. Selama berhari-hari, jet tempur Israel telah menargetkan beberapa bangunan penting di jantung kota Gaza dan meratakan setidaknya dua blok bertingkat. Termasuk Menara Al Shorouk.

Bangunan itu adalah salah satu blok menara tertua di jalur pantai dan salah satu landmark paling terkenal. Dibangun pada 1995, gedung tersebut menampung banyak saluran TV dan kantor media. Pepatah populer mengatakan bahwa setiap jurnalis di Gaza pernah menghabiskan waktu di gedung itu pada satu titik.

Menurut Kementerian Kesehatan di Gaza, setidaknya 83 warga Palestina, termasuk 17 anak, tewas dan ratusan korban lainnya terluka sejak Israel memulai serangannya pada Senin, 13 Mei 2021.


KESIMPULAN

Bukan Gedung Kementerian Pertahanan Ukraina dan bukan terjadi di Ukraina. Video tersebut merupakan peristiwa yang terjadi di Gaza, Palestina, pada 2021. Informasi ini merupakan hoaks.(Knu)

##HOAKS/FAKTA #Mafindo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Demi MBG, Ratusan Perusahaan BUMN Ditutup Tahun Ini
Pemerintah dikabarkan akan menutup ratusan perusahaan BUMN di akhir tahun 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Demi MBG, Ratusan Perusahaan BUMN Ditutup Tahun Ini
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Laran Orang Tua Kasih Nama Anak dari Karakter Fiksi dan Film Kartun
Beredar informasi Dukcapil melarang orang tua menamai anak berdasarkan karakter fiksi maupun film kartun. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Laran Orang Tua Kasih Nama Anak dari Karakter Fiksi dan Film Kartun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jogging di Area Tertentu Akan Dipungut Pajak
Pemerintah dikabarkan akan memungut pajak untuk masyarakat yang ingin jogging.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jogging di Area Tertentu Akan Dipungut Pajak
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih Capai Rp16 Juta per Bulan
Beredar informasi di media sosial yang menyebut, gaji manajer Koperasi Desa Merah Putih mencapai Rp16 juta. Cek kebenaran informasinya.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih Capai Rp16 Juta per Bulan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Cetak Uang Baru untuk Dukung Asta Cita Prabowo
BI memastikan tidak ada pencetakan uang baru untuk mendanai program-program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Cetak Uang Baru untuk Dukung Asta Cita Prabowo
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ikut Peringatan HUT RI di Istana Negara Harus Bayar
Beredar informasi peserta Peringatan HUT ke-81 RI di Istana Negara dipungut bayaran. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Ikut Peringatan HUT RI di Istana Negara Harus Bayar
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto memastikan kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak akan mematikan usaha warung kelontong.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dikabarkan akan menerapkan pajak untuk TV, Kulkas, hingga AC. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Indonesia
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Konten-konten hoaks yang beredar saat ini, bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi anggota masyarakat awam yang kurang berhati-hati
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Indonesia
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Negara tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi informasi yang sengaja dipelintir, dimanipulasi, atau disebarkan tanpa dasar
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Bagikan