[HOAKS atau FAKTA] Presiden Tiongkok Tagih Utang ke Wapres Maruf Amin Lewat Video Call

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 20 Mei 2021
[HOAKS atau FAKTA] Presiden Tiongkok Tagih Utang ke Wapres Maruf Amin Lewat Video Call

Wakil Presiden Ma'ruf Amin di rumah dinas wapres Jakarta, Selasa (16/2/2021). (Asdep KIP Setwapres)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Akun Facebook Muhammad Alif Syafwiliandra mengunggah sebuah foto yang memperlihatkan Wakil Presiden Ma’ruf Amin sedang melakukan panggilan video atau video call dengan Presiden Cina Xi Jinping ke grup Makar community.

Narasi:

“Oalah…Xi jinping Mau Nagih hoetang”

Baca Juga

[Hoaks atau Fakta]: Anies Siap Berjihad ke Palestina

Cek fakta:

Faktanya, foto itu merupakan foto hasil editan atau suntingan. Pada foto aslinya, Wapres Ma’ruf Amin sedang video call dengan Presiden Joko Widodo dalam rangka silaturahmi Idulfitri 1442 Hijriah secara daring pada Kamis (13/5)

Foto yang asli, diunggah oleh Presiden Jokowi di akun Instagram resminya pada 13 Mei 2021 dengan narasi “Assalamualaikum Pak Wapres dan Bu Wury. Selamat hari raya Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin.”

Dilansir dari Detik.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana bersilaturahmi dengan Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan Wury Ma’ruf Amin secara daring terkait adanya pandemi COVID-19. Mereka saling sapa mengucapkan selamat Lebaran lewat video call.

Foto: Mafindo

Setelah melaksanakan salat Idulfitri 1442 H dan kembali ke Wisma Bayurini, Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Presiden Jokowi bersama Iriana menghubungi Ma’ruf dan istri yang berada di rumah dinasnya.

“Assalamualaikum Pak Wapres dan Bu Wury, menghaturkan selamat Hari Raya Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin,” ucap Jokowi. Momen ini digambarkan dalam rilis resmi dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Kamis (13/5/2021).

“Saya juga menghaturkan selamat hari raya, mohon maaf lahir batin,” sambung Iriana.

Dalam dialognya, Jokowi dan Ma’ruf saling bertanya mengenai kondisi kesehatan keluarga pada Hari Raya Idul Fitri yang masih dirayakan di tengah kondisi pandemi COVID-19.

Pada kesempatan yang sama, Ibu Wury Ma’ruf Amin juga turut menyampaikan ucapan Hari Raya Idul Fitri kepada Jokowi dan Iriana.

“Ibu Negara, saya mengucapkan selamat Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin Ibu, Bapak, mohon maaf lahir batin,” jawab Ibu Wury.

Kesimpulan:

Berdasarkan hasil penelusuran, adanya foto yang memperlihatkan Wakil Presiden Ma’ruf Amin sedang melakukan panggilan video atau video call dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping adalah merupakan konten yang dimanipulasi. (Knu)

Baca Juga

[Hoaks atau Fakta]: Korban Jiwa Serangan Israel ke Palestina Rekayasa Media

##HOAKS/FAKTA #Penyebar Hoaks #KH Ma'ruf Amin
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Panglima meminta masyarakat tidak mudah mempercayai kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta melaksanakan aktivitas seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto memastikan kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak akan mematikan usaha warung kelontong.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Indonesia
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Polisi mengamankan seorang perempuan yang diduga menyebarkan informasi palsu terkait ajakan demonstrasi menjelang HUT ke-81 RI.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dikabarkan akan menerapkan pajak untuk TV, Kulkas, hingga AC. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Indonesia
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Konten-konten hoaks yang beredar saat ini, bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi anggota masyarakat awam yang kurang berhati-hati
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Indonesia
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Negara tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi informasi yang sengaja dipelintir, dimanipulasi, atau disebarkan tanpa dasar
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Indonesia
Pengamat Minta Polisi Usut Aktor di Balik Sindikat Buzzer
Penanganan perkara tidak boleh berhenti pada para pelaku yang diduga menjalankan aktivitas di lapangan.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Pengamat Minta Polisi Usut Aktor di Balik Sindikat Buzzer
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Disebutkan, larangan mendirikan kios itu berlaku dalam radius 2 kilometer dan jika ketahuan akan diancam denda.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Pengendara sepeda motor yang berkendara menggunakan sendal jepit akan ditilang, denda Rp 250 ribu. Cek informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Indonesia
Rp 220 Juta Disita, Polda Telisik Dugaan Sindikat Propaganda Hoaks Medsos Dibiayai Uang Negara
Polda Metro Jaya menyita Rp220 juta dari sindikat hoaks medsos. Polisi mendalami dugaan dana negara digunakan untuk membiayai propaganda digital. Delapan tersangka ditangkap.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
 Rp 220 Juta Disita, Polda Telisik Dugaan Sindikat Propaganda Hoaks Medsos Dibiayai Uang Negara
Bagikan