[HOAKS atau FAKTA]: Penumpang Bandara Paris Dilakukan Pemeriksaan Barang KW

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 16 Desember 2022
[HOAKS atau FAKTA]: Penumpang Bandara Paris Dilakukan Pemeriksaan Barang KW

Tangkapan layar soal hoaks penumpang Bandara Paris dilakukan pemeriksaan barang KW. (Foto: Turnbackhoax.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Akun Twitter @LndMuslitaNazir membagikan cuitan yang menyebut adanya pemeriksaan barang KW atau palsu yang dilakukan di Bandara Paris, Prancis.

Dalam cuitannya tersebut disertai unggahan video.

Namun, pengunggah bukanlah sosok pria yang ada pada video.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Kawanan Kera Masuki Perumahan Warga di Dago Bandung

SUMBER:

https://archive.cob.web.id/archive/1670917841.657373/singlefile.html (Twitter)

NARASI: “Ini nih yg bikin gw anti bgt sm barang KW Malu sih kalo ketauan palsu, plus ternyata klo di luar negri cukup serius. Apalagi sejak doyan koleksi sneakers, gw anti bgt brg KW. Gw bakal perhatiin sedetil-detilnya buat mastiin barang yg gw beli ga palsu.”

FAKTA:

Setelah ditelusuri Mafindo, video tersebut berasal dari akun TikTok julioekspor, namun video aslinya sudah dihapus oleh pemilik akun.

Dalam video disebutkan bahwa setiap tas yang masuk di Bandara Paris akan dilakukan pengecekan dengan menggunakan metode scan dan akan dideteksi menggunakan sebuah alat.

Setelah dilakukan penelusuran, alat yang ditampilkan dalam video bukanlah alat deteksi barang KW, melainkan Explosive Trace Detector, Merk Leidos B220.

Juru bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati mengatakan bahwa pemeriksaan orisinalitas barang yang dibawa penumpang bukan menjadi wewenang pihak bandara.

Adita mengatakan bahwa pemeriksaan di bandara yang dilakukan oleh petugas hanya untuk memeriksa syarat ketentuan penerbangan.

Sebab, ada beberapa benda yang berbahaya dan tidak boleh dibawa oleh penumpang pesawat.

Senada dengan Adita, pengamat penerbangan Alvin Lie juga mengatakan bahwa pengecekan dilakukan untuk memeriksa adanya barang-barang berbahaya.

Barang-barang yang berbahaya tersebut di antaranya barang yang bersifat mudah terbakar, mudah meledak, beracun, gas bertekanan, hingga barang-barang yang menyerupai senjata.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Wapres Izinkan Jokowi Pakai Uang Negara untuk Pernikahan Kaesang

KESIMPULAN:

Cuitan yang disertai video yang beredar dengan klaim pemeriksaan barang KW di Bandara Paris adalah informasi yang salah.

Faktanya, pemeriksaan barang KW bukan merupakan wewenang dari pihak bandara. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Ormas Dapat Uang dari Infak Masjid

##HOAKS/FAKTA
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ikut Peringatan HUT RI di Istana Negara Harus Bayar
Beredar informasi peserta Peringatan HUT ke-81 RI di Istana Negara dipungut bayaran. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Ikut Peringatan HUT RI di Istana Negara Harus Bayar
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto memastikan kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak akan mematikan usaha warung kelontong.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dikabarkan akan menerapkan pajak untuk TV, Kulkas, hingga AC. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Indonesia
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Konten-konten hoaks yang beredar saat ini, bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi anggota masyarakat awam yang kurang berhati-hati
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Indonesia
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Negara tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi informasi yang sengaja dipelintir, dimanipulasi, atau disebarkan tanpa dasar
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Disebutkan, larangan mendirikan kios itu berlaku dalam radius 2 kilometer dan jika ketahuan akan diancam denda.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Pengendara sepeda motor yang berkendara menggunakan sendal jepit akan ditilang, denda Rp 250 ribu. Cek informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Bank Indonesia menerbitkan uang kertas pecahan Rp 5 Juta bergambar Soekarno. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Beredar unggahan di media sosial yang menyebut Prabowo akan mengubah IKN jadi markas besar TNI. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Pertamina menegaskan tidak ada kebijakan semacam itu dalam pelayanan.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Bagikan