[HOAKS atau FAKTA] : Penuduh dan Pendemo Ijazah Palsu Jokowi Bisa Ditangkap Polisi

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 05 Mei 2025
[HOAKS atau FAKTA] : Penuduh dan Pendemo Ijazah Palsu Jokowi Bisa Ditangkap Polisi

Dok Turn Back Hoaks

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - BEREDAR informasi bahwa penyebar dan penuduh isu ijazah palsu Presiden Ketujuh RI Joko Widodo langsung diproses hukum.

Informasi ini salah satunya beredar lewat video yang memperlihatkan seorang ibu berbaju tahanan menangis, diklaim bernama Tarwiyah. Perempuan itu viral karena aksi demonstrasinya yang menyinggung Jokowi saat menyuarakan kekecewaan terhadap Pemilu 2024 di depan Kantor KPU RI pada Maret 2024.

Dia dikabarkan ditangkap karena tuduhan ijazah palsu Jokowi.

NARASI:


“Makanya jangan lawan orang baik, masih ada hubungannya dengan tuduhan ijazah palsu, tangis haru dapat baju oranye.”

“Ibu Tarwiyah menangis guys, Jokowi sudah bersabar, tapi kesabaran ada batasnya.”

“Si Tarwiyah penggerak demo adili Jokowi nangis saat ditangkap. Nah, lu kalau begini siapa yang akan menolong? Jangan pernah melawan orang yang sangat sabar. Satu per satu akan ketangkep.

Video tersebut diunggah sejumlah warganet, salah satunya di akun TikTok erwanbatman, akun Facebook Umar Al Faruq, dan akun TikTok sablon_studio.

FAKTA :

Ternyata, informasi yang beredar tersebut ialah hoaks. Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menyebut kedua sosok berbaju oranye tersebut merupakan tersangka penipuan terhadap calon siswa Bintara Polri. Kedua orang tersebut mengaku memiliki koneksi ke pejabat tinggi Polri dan menjanjikan kelulusan.

Tidak ada kaitannya dengan pendemo Adili Jokowi atau penuduh ijazah palsu Jokowi. Unggahan video berisi klaim pendemo dan penuduh ijazah palsu Jokowi ditangkap merupakan konten yang menyesatkan.


KESIMPULAN:


Sosok berbaju oranye tersebut merupakan tersangka penipuan terhadap calon siswa Bintara Polri. Tidak ada kaitannya dengan pendemo Adili Jokowi atau penuduh ijazah palsu Jokowi.(knu)


#Penyebar Hoaks ##HOAKS/FAKTA #Ijazah Palsu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih Capai Rp16 Juta per Bulan
Beredar informasi di media sosial yang menyebut, gaji manajer Koperasi Desa Merah Putih mencapai Rp16 juta. Cek kebenaran informasinya.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih Capai Rp16 Juta per Bulan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Cetak Uang Baru untuk Dukung Asta Cita Prabowo
BI memastikan tidak ada pencetakan uang baru untuk mendanai program-program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Cetak Uang Baru untuk Dukung Asta Cita Prabowo
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ikut Peringatan HUT RI di Istana Negara Harus Bayar
Beredar informasi peserta Peringatan HUT ke-81 RI di Istana Negara dipungut bayaran. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Ikut Peringatan HUT RI di Istana Negara Harus Bayar
Indonesia
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Panglima meminta masyarakat tidak mudah mempercayai kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta melaksanakan aktivitas seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto memastikan kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak akan mematikan usaha warung kelontong.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Indonesia
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Polisi mengamankan seorang perempuan yang diduga menyebarkan informasi palsu terkait ajakan demonstrasi menjelang HUT ke-81 RI.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dikabarkan akan menerapkan pajak untuk TV, Kulkas, hingga AC. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Indonesia
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Konten-konten hoaks yang beredar saat ini, bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi anggota masyarakat awam yang kurang berhati-hati
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Indonesia
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Negara tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi informasi yang sengaja dipelintir, dimanipulasi, atau disebarkan tanpa dasar
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Indonesia
Pengamat Minta Polisi Usut Aktor di Balik Sindikat Buzzer
Penanganan perkara tidak boleh berhenti pada para pelaku yang diduga menjalankan aktivitas di lapangan.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Pengamat Minta Polisi Usut Aktor di Balik Sindikat Buzzer
Bagikan