[HOAKS atau FAKTA] : Pendukung Anies Gulingkan Anak Mulyono dari Istana

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 26 Desember 2024
[HOAKS atau FAKTA] : Pendukung Anies Gulingkan Anak Mulyono dari Istana

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengecek kesiapan bus di Terminal Tirtonadi Solo, Selasa (17/12). (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pendukung mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dikabarkan menggulingkan Wapres Gibran Rakabuming Raka dari jabatannya. Informasi itu diperkuat dengan sampul foto yang menampilkan Gibran dan Anies dengan latar belakang massa demonstrasi. Informasi ini diunggah kanal YouTube “Kabar Akurat”.

Dalam narasinya disebutkan bahwa akun anonim Fufufafa yang juga anak Mulyono digulingkan. Nama Fufufafa selama ini disamakan dengan sosok Gibran. Sementara, julukan Mulyono melekat ke sosok Presiden ke-7 Joko Widodo yang juga ayah Gibran.

Namun, akun tersebut tak menjelasakan kapan dan bagaimana Gibran digulingkan. Lalu, akun itu juga tak menyertakan alasan Gibran sampai digulingkan. Bahkan, tak ada informasi resmi yang disematkan.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Gantikan Miftah jadi Utusan Khusus Presiden, Uztad Adi Hidayat Datangi Markas Kopassus

NARASI

Gulingkan Fufufafa, Anak Mulyono Siap-siap Angkat Koper Dari Istana, KABAR AKURAT

BREAKING NEWS

ANAK MULYONO ANGKAT KOPER

PENDUKUNG ANIES GULINGKAN FUFUFAFA

FAKTA

Ternyata, informasi tersebut adalah hoaks. Tidak ditemukan informasi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.

TurnBackHoax menelusuri sampul foto video lewat Google Lens. Diketahui, foto berasal dari momen Aksi mahasiswa di dekat Istana Negara menuntut pemakzulan Presiden Jokowi, Rabu (7/2). Gambar asli dimuat dalam suara.com “Aksi Tuntut Pemakzulan Jokowi, Mahasiswa Bakar APK di Dekat Istana”.

Video berdurasi 14 menit 06 detik tersebut hanya menampilkan cuplikan dari beberapa peristiwa berbeda yang tidak berkaitan.

Narator dalam video membacakan ulang berita gelora.co “Anies Baswedan Ancam Popularitas Gibran di 2029, Apalagi Kalau Dapat Panggung dari PDIP” yang tayang Selasa (17/12). Lalu, sampai saat ini Gibran juga masih menjabat sebagai Wapres dan melakukan kegiatannya seperti biasa.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA] : Ustaz Adi Hidayat Akan Dilantik jadi Utusan Khusus Presiden Gantikan Miftah

KESIMPULAN

Tidak ditemukan informasi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.

Video berisi narasi “pendukung Anies gulingkan Gibran” merupakan konten yang dimanipulasi.

##HOAKS/FAKTA #Penyebar Hoaks
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Pecat Sejumlah Menteri ketika Retret di Hambalang
Prabowo disebut mencopot sejumlah menterinya ketika retret di retret, Sentul beberapa waktu lalu.
Frengky Aruan - Jumat, 16 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Pecat Sejumlah Menteri ketika Retret di Hambalang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pengaruh Menkeu Purbaya, Presiden Prabowo Sepakat Harga BBM Turun jadi Rp 7 Ribu Per Liter
Beredar informasi yang menyebut Presiden Prabowo menyetujui usulan Menkeu Purbaya untuk menurunkan harga BBM jadi Rp 7 ribu per liter, cek fakta informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pengaruh Menkeu Purbaya, Presiden Prabowo Sepakat Harga BBM Turun jadi Rp 7 Ribu Per Liter
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gara-Gara Banyak Siswa yang Keracunan, Menkeu Purbaya Minta MBG Diganti Uang Tunai
Beredar informasi yang menyebut Menkeu Purbaya akan hentikan program MBG, diganti dengan bantuan uang tunai. Cek faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gara-Gara Banyak Siswa yang Keracunan, Menkeu Purbaya Minta MBG Diganti Uang Tunai
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kebijakan Makan Bergizi Gratis Ditolak Digelar saat Bulan Puasa karena Bertentangan dengan Nilai Agama
Beredar informasi yang menyebut elemen mahasiswa menolak kebijakan program MBG saat bulan Ramadan, Cek Faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Kebijakan Makan Bergizi Gratis Ditolak Digelar saat Bulan Puasa karena Bertentangan dengan Nilai Agama
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Ancam Jenderal Polisi di Kementerian, Pensiun Dini atau Balik ke Barak
Informasi ini diunggah akun media sosial Facebook “Syafaat Media”.
Frengky Aruan - Senin, 12 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Ancam Jenderal Polisi di Kementerian, Pensiun Dini atau Balik ke Barak
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Memohon ke Presiden Prabowo Agar Sahkan RUU Perampasan Aset dan Segera Hukum Mati Koruptor
Purbaya dikabarkan memohon kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mengesahkan hukuman mati kepada koruptor. Cek kebenaran faktanya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Memohon ke Presiden Prabowo Agar Sahkan RUU Perampasan Aset dan Segera Hukum Mati Koruptor
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Haruskan Pada 2026 Ojol Wajib Beli Motor Listrik agar Tidak Jadi Beban Subsidi
Beredar unggahan yang berisi informasi bahwa Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mewajibkan ojol pakai motor listrik agar tak jadi beban subsidi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Haruskan Pada 2026 Ojol Wajib Beli Motor Listrik agar Tidak Jadi Beban Subsidi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri ESDM Bahlil Minta PLN Naikkan Harga Token Listrik agar Rakyat Belajar Berhemat
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dikabarkan meminta Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk menaikkan harga token listrik.
Frengky Aruan - Senin, 05 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri ESDM Bahlil Minta PLN Naikkan Harga Token Listrik agar Rakyat Belajar Berhemat
Indonesia
Aparat Diminta Pahami Antara Kritik, Ujaran Kebencian dan Hoaks
Perbedaan antara opini tajam, ujaran kebencian, dan hoaks sering kabur, tetapi secara hukum dan etika publik, pembatasan merupakan hal yang penting.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 04 Januari 2026
Aparat Diminta Pahami Antara Kritik, Ujaran Kebencian dan Hoaks
Bagikan