[HOAKS atau FAKTA] : Pelantikan Gibran Sebagai Wapres Terancam Dibatalkan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Sabtu, 27 Juli 2024
[HOAKS atau FAKTA] : Pelantikan Gibran Sebagai Wapres Terancam Dibatalkan

Dok. Mafindo Turn Back Hoax

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Channel YouTube KOPI POLITIK membagikan sebuah video dengan narasi, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengancam membatalkan pelantikan Gibran Rakabuming Raka sebagai wakil presiden.

Dalam narasinya juga disebut bahwa Presiden Joko Widodo khawatir dengan adanya ancaman pembatalan Gibran ini. Namun, tak disebutkan jenis ancaman itu seperti apa dan kapan dilakukannya.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA] : Jelang Pelantikan jadi Wapres, Gibran Putuskan Mundur

NARASI

JOKOWI PANAS DINGIN !! BUKTI KUAT PDIP ANCAM BATALKAN PELANTIKAN GIBRAN

BREAKING NEWS

JOKOWI PANAS DINGIN

TUNTUTAN PDIP BIKIN TERANCAM GAGAL DILANTIK

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Pikul Beban Berat karena Utang Indonesia Tembus Rp 12 Ribu Triliun

FAKTA

Dari hasil penelusuran Turn Back Hoaks (Mafindo), informasi tersebut adalah hoaks.

Setelah menonton keseluruhan isi video, tidak ditemukan pemberitaan terkait klaim narasi yang beredar. Video tersebut hanya menampilkan cuplikan dari beberapa video berbeda yang digabung menjadi satu.

Thumbnail yang ditampilkan tersebut juga merupakan hasil manipulasi dari gabungan beberapa gambar berbeda.

Dalam video tersebut terdapat narasi yang membahas tentang PDIP menggugat KPU terkait dugaan melakukan perbuatan melawan hukum karena tetap menerima pendaftaran Gibran sebagai bakal cawapres di Pilpres 2024 lalu.

Narasi tersebut bersumber dari artikel CNN Indonesia berjudul 'Gugat KPU ke PTUN, Pengacara PDIP Sebut Gibran Bisa Tak Dilantik'.

Dengan demikian, narasi dengan klaim PDIP memiliki bukti kuat yang dapat mengancam dibatalkannya pelantikan Gibran tidak terbukti dan termasuk ke dalam konten yang dimanipulasi.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi dan Gibran Sakit Hati karena Prabowo Usung Ahok di Pilgub Jakarta

KESIMPULAN

Faktanya dalam video tersebut tidak ditemukan informasi valid bahwa PDIP memiliki bukti kuat yang dapat mengancam dibatalkannya pelantikan Gibran.

Selain thumbnail merupakan hasil manipulasi, beberapa cuplikan yang ditampikan juga tidak mendukung klaim narasi. (knu)

##HOAKS/FAKTA
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ikut Peringatan HUT RI di Istana Negara Harus Bayar
Beredar informasi peserta Peringatan HUT ke-81 RI di Istana Negara dipungut bayaran. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Ikut Peringatan HUT RI di Istana Negara Harus Bayar
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto memastikan kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak akan mematikan usaha warung kelontong.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dikabarkan akan menerapkan pajak untuk TV, Kulkas, hingga AC. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Indonesia
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Konten-konten hoaks yang beredar saat ini, bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi anggota masyarakat awam yang kurang berhati-hati
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Indonesia
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Negara tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi informasi yang sengaja dipelintir, dimanipulasi, atau disebarkan tanpa dasar
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Disebutkan, larangan mendirikan kios itu berlaku dalam radius 2 kilometer dan jika ketahuan akan diancam denda.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Pengendara sepeda motor yang berkendara menggunakan sendal jepit akan ditilang, denda Rp 250 ribu. Cek informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Bank Indonesia menerbitkan uang kertas pecahan Rp 5 Juta bergambar Soekarno. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Beredar unggahan di media sosial yang menyebut Prabowo akan mengubah IKN jadi markas besar TNI. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Pertamina menegaskan tidak ada kebijakan semacam itu dalam pelayanan.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Bagikan