[HOAKS atau FAKTA]: PDIP Deklarasikan Ganjar-Ahok di Pemilu 2024

Mula AkmalMula Akmal - Sabtu, 07 Januari 2023
[HOAKS atau FAKTA]: PDIP Deklarasikan Ganjar-Ahok di Pemilu 2024

Tangkap layar konten hoaks. (Foto: mafindo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Sebuah kanal Youtube bernama KABAR POLITIK mengunggah video yang mengklaim bahwa PDIP umumkan ke publik terkait duet pasangan Ganjar dan Ahok sebagai Capres dan Cawapres pada pemilu 2024 nanti.

Dalam thumbnail video tersebut berisi gambar Ganjar dan Ahok tengah memotong pita dan disebelahnya terdapat ketua umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Baca Juga:

Sindir Djarot PDIP, Wasekjen NasDem Singgung Kasus Korupsi Juliari

FAKTA

Berdasarkan hasil penelusuran Mafindo, video berdurasi 10 menit tersebut berisi cuplikanRefli Harun yang tengah membacakan sebuah artikel terkait Ahok yang ingin menjadi Capres.

Kemudian terdapat juga wawancara Ganjar terkait kisruh di internal partai PDIP mengenai bakal calon Presiden dari partai itu.

Selain itu juga terdapat cuplikan wawancara Ahok di sebuah stasiun televisi terkait ambisinya untuk menjadi Presiden RI.

Namun, dalam video tersebut tidak ada pernyataan Megawati terkait pengumuman duet paslon Ganjar dan Ahok dalam pemilu 2024 nanti.

Hingga saat ini tidak ada informasi yang krebidel atau tak ada pernyataan resmi dari PDIP soal klaim tersebut.

Baca Juga:

PDIP Jangan Merasa Puas Menang Pemilu dengan 20 Persen

Megawati Soekarnoputri pun hingga kini belum mengumumkan siapa Capres yang dicalonkan dari parati PDIP.

Sementara itu, foto thumbnail dalam video teersebut juga merupakan hasil editan dari 2 foto yang berbeda dan bukan merupakan momen pengumuman paslon Ganjar dan Ahok.

PDIP melalui Sekjen Hasto Kristiyanto memastikan Ketum Megawati Soekarnoputri akan mengumumkan capres usungan pada tahun ini. Pengumuman itu sendiri diprediksi oleh kalangan PDIP akan diumumkan saat HUT ke 50 PDIP pada 10 Januari 2023.

Sejauh ini, nama Puan Maharani dan Ganjar Pranowo santer diberitakan yang bakal menjadi kandidat terkuat sebagai calon Presiden dari partai dengan julukan mocong merah tersebut.

KESIMPULAN

Informasi menyesatkan. Hingga saat ini tidak ada informasi yang krebidel atau tak ada pernyataan resmi dari PDIP soal klaim tersebut.

Megawati Soekarno Putri pun hingga kini belum mengumumkan siapa Capres yang dicalonkan dari parati PDIP. (Knu)

Baca Juga:

PDIP Harus Waspada dengan Kutukan 'Kekuasaan'

##HOAKS/FAKTA #PDIP #Pemilu #Pemilu 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Wapres Gibran Rakabuming Raka meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan.
Frengky Aruan - Senin, 28 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Beredar isu di media sosial, eks Menkeu Purbaya dilantik menjadi Dirjen Bea Cukai. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Beredar unggahan yang menyebut tarif parkir mobil di Jakarta kini menjadi Rp 60 ribu per jam. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Indonesia
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Sistem tersebut menarik karena partai politik memiliki peran dalam menentukan calon yang memperoleh mandat rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Indonesia
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Pembahasan mengenai mekanisme tersebut, masih terus dilakukan id antara partai politik sebagai bagian dari penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Demokrat lebih menyoroti potensi banyaknya suara rakyat yang hangus akibat penerapan PT.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pembangunan IKN Dihentikan, Anggaran Dialihkan Buat MBG
Hasil pencarian hanya memberitakan jika pembangunan IKN hanya sekali dilaporkan berhenti sementara, yakni pada 10 Agustus 2024 lalu.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pembangunan IKN Dihentikan, Anggaran Dialihkan Buat MBG
Bagikan