[Hoaks atau Fakta]: Luhut Panjaitan Ambil Alih Barcelona FC

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 10 November 2021
[Hoaks atau Fakta]: Luhut Panjaitan Ambil Alih Barcelona FC

Tangkapan layar soal hoaks Luhut Panjaitan ambil alih Barcelona FC. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Beredar postingan di Facebook oleh akun bernama Rahmat Joan di grup “Dukung Jokowi 3 Periode” bahwa Luhut Panjaitan mengambil alih klub sepak bola Barselona FC.

Dalam postingannya disertakan sebuah screenshoot artikel berita berjudul “Barcelona Tunjuk Luhut Panjaitan Sebagai Pelatih Menggantikan Ronald Koeman”, terdapat juga foto Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan sedang berjalan di sebuah stadion.

Rahmat juga menambahkan narasi dalam postingannya yang seolah narasi tersebut adalah isi dari berita. Dikatakan bahwa Luhut ditunjuk oleh manajemen Barcelona untuk menjadi kepala pelatih menggantikan Ronald Koeman.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] Muncul Uang Kertas Baru Rp 1 Juta

Koeman sendiri telah dipecat setelah Barca menghadapi kekalahan keempat dari enam pertandingan. Manajemen mempercayai Luhut untuk menjadi pelatih karena performa kinerja Luhut yang bagus di pemerintahan Jokowi.

SUMBER:

Facebook

https://archive.vn/UsZN2

FAKTA:

Setelah dilakukan penelusuran fakta terkait, ditemukan ternyata judul berita tersebut sudah diedit. Judul aslinya yakni “Barcelona Tunjuk Sergi Barjuan Jadi Pelatih Sementara”.

Penampakan kanal berita yang sama persis seperti screenshoot Rahmat adalah kanal berita Beritasatu.com, tanggal penayangan dan penulis berita juga persis sama.

Judul yang asli sama sekali tidak berkaitan dengan Luhut Panjaitan dan faktanya yang menggantikan pelatih Barcelona adalah bernama Sergi Barjuan.

Baca Juga:

[Hoaks atau fakta]: Berhasil Kendalikan Ekonomi Saat Pandemi, Indonesia Pimpin G20

Ronald Koeman dipecat setelah Barca kalah 1-0 dari Rayo Vallecano, kekalahan keempat mereka dalam enam pertandingan di semua kompetisi. Barjuan sendiri akan mengambil alih sementara manajemen teknis tim senior.

Adapun gambar pada headline berita tersebut juga diedit. Dalam artikel aslinya terpampang foto Sergi Bajuan. Sedangkan foto Luhut pada artikel berita palsu adalah saat Luhut menghadiri PON Papua XX.

KESIMPULAN:

Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa klaim Rahmat Joan adalah hoaks dan termasuk kategori Konten yang Dimanipulasi. (*)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Anies-Ganjar Resmi Diusung Maju di Pilpres 2024

##HOAKS/FAKTA #Luhut Panjaitan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto memastikan kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak akan mematikan usaha warung kelontong.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dikabarkan akan menerapkan pajak untuk TV, Kulkas, hingga AC. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Indonesia
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Konten-konten hoaks yang beredar saat ini, bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi anggota masyarakat awam yang kurang berhati-hati
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Indonesia
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Negara tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi informasi yang sengaja dipelintir, dimanipulasi, atau disebarkan tanpa dasar
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Disebutkan, larangan mendirikan kios itu berlaku dalam radius 2 kilometer dan jika ketahuan akan diancam denda.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Pengendara sepeda motor yang berkendara menggunakan sendal jepit akan ditilang, denda Rp 250 ribu. Cek informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Bank Indonesia menerbitkan uang kertas pecahan Rp 5 Juta bergambar Soekarno. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Beredar unggahan di media sosial yang menyebut Prabowo akan mengubah IKN jadi markas besar TNI. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Pertamina menegaskan tidak ada kebijakan semacam itu dalam pelayanan.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA ]: Gelombang Panas Eropa Dipicu Paparan 5G
Tidak ada bukti atau mekanisme fisika yang membuktikan bahwa sinyal 5G dapat mengubah cuaca atau memicu gelombang panas.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA ]: Gelombang Panas Eropa Dipicu Paparan 5G
Bagikan