[HOAKS atau FAKTA]: Kominfo Diperintahkan Matikan Jaringan Internet saat Penghitungan Suara

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Jumat, 23 Februari 2024
[HOAKS atau FAKTA]: Kominfo Diperintahkan Matikan Jaringan Internet saat Penghitungan Suara

Foto: Dok. Turn Back Hoaks

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebuah unggahan yang menarik views besar beredar di Tiktok. Unggahan itu mengklaim bahwa ada kecurangan saat penghitungan Pilpres 2024 kemarin dan pihak Istana akan memerintahkan Kominfo untuk mematikan internet dan sosial media.

NARASI

“GUYS ADA INFO NIH..

ISTANA SEDANG

MEMPERSIAPKAN

SEKENARIO KECURANGAN

PILPRES. DIA AKAN MENUGASKAN KOMINFO UNTUK MEMATIKAN INTERNET DAN MEDIA SOSIAL SAAT PERHITUNGAN SUARA PILPRES BERLANGSUNG.

HATI HATI. SEBARKAN DAN VIRALKAN.”

Baca juga:


FAKTA

Hal tersebut tidak benar. Sebab, jaringan internet tetap beroprasi normal saat tahapan penghitungan suara Pemilu 2024.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Budi Arie Setiadi memastikan jaringan internet maupun telekomunikasi aman selama penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu 2024) maupun Pemilihan Presiden (Pilpres 2024).

Budi Arie menyatakan, Kominfo sudah melakukan koordinasi dan berkomunikasi dengan semua penyedia operator seluler di Indonesia. Dengan demikian jaringan internet tetap stabil di masa pencoblosan hingga perhitungan suara.

Melalui bantahan tersebut, dapat dipastikan postingan Tiktok tersebut adalah klaim yang keliru terkait usaha kecurangan oleh pihak Istana dengan cara meminta Kominfo matikan internet saat Pilpres 2024 kemarin.

KESIMPULAN

Informasi yang beredar tersebut dipastikan hoaks.

Faktanya pihak Kominfo sendiri memastikan jika akan memastikan jaringan internet maupun telekomunikasi aman selama penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu 2024) maupun Pemilihan Presiden (Pilpres 2024). (knu)

Baca juga:

##HOAKS/FAKTA #Hoax Atau Fakta
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: KTP Warga Aceh Disebut 'Kebal Pinjol' berkat Kebijakan Pemprov
KTP warga Aceh disebut kebal pinjol atas kebijakan Pemprov Aceh. Lalu, apakah informasi tersebut benar?
Soffi Amira - Jumat, 28 November 2025
[HOAKS atau FAKTA]: KTP Warga Aceh Disebut 'Kebal Pinjol' berkat Kebijakan Pemprov
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Kasih Duit Rp 50 Juta untuk Masyarakat yang Butuh Bantuan Jelang Akhir Tahun
Presiden Prabowo dikabarkan akan memberikan bantuan uang puluhan juta untuk masyarakat jelang akhir tahun. Cek faktanya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 November 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Kasih Duit Rp 50 Juta untuk Masyarakat yang Butuh Bantuan Jelang Akhir Tahun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Resmi Tetapkan Pulau Galang Riau untuk Dijadikan ‘Rumah Sementara’ Rakyat Gaza Palestina yang Jadi Korban Perang
Beredar kabar yang menyebut Pulau Galang Riau akan menampung warga Gaza. Cek faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 November 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Resmi Tetapkan Pulau Galang Riau untuk Dijadikan ‘Rumah Sementara’ Rakyat Gaza Palestina yang Jadi Korban Perang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Minta Prabowo Setop Penerimaan CPNS 2026, Anggarannya Dialihkan untuk Lunasi Bayar Utang Kereta Cepat
Menkeu Purbaya disebut meminta izin untuk menghentikan CPNS karena ingin fokus lakukan penghematan demi bayar utang Whoosh.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 November 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Minta Prabowo Setop Penerimaan CPNS 2026, Anggarannya Dialihkan untuk Lunasi Bayar Utang Kereta Cepat
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Tenggelamkan 31 Kapal Asal China di Natuna, Masuk secara Ilegal
Indonesia dikabarkan menenggelamkan 31 kapal asal China. Kapal itu masuk ke perairan Indonesia secara ilegal.
Soffi Amira - Rabu, 26 November 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Tenggelamkan 31 Kapal Asal China di Natuna, Masuk secara Ilegal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Marahi Menkeu Purbaya karena Menolak Membayar Utang Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Beredar video yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo marah kepada Menkeu Purbaya karena menolak bayar utang Whoosh menggunakan APBN.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 25 November 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Marahi Menkeu Purbaya karena Menolak Membayar Utang Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bobby Nasution Sebut Hanya Iblis yang Tak Bisa Dipanggil Penegak Hukum
Bobby Nasution viral di medsos karena pernyataan menyinggung ke aparat. Cek kebenaran infonya!
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 November 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Bobby Nasution Sebut Hanya Iblis yang Tak Bisa Dipanggil Penegak Hukum
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Roy Suryo Akhirnya Akui Keaslian Ijazah dan Meminta Maaf kepada Jokowi
Akun TikTok 'Voxa File Media' menyebut Roy Suryo mengaku keliru soal ucapannya menuding ijazah Jokowi palsu dan meminta meminta maaf.
Dwi Astarini - Minggu, 23 November 2025
[HOAKS atau FAKTA] : Roy Suryo Akhirnya Akui Keaslian Ijazah dan Meminta Maaf kepada Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Dana Bansos Rp 500 Triliun Dipakai untuk Bayar Buzzer Kampanye Buat Jokowi
Beredar informasi yang menyebut dana Bantuan Sosial senilai Rp 500 triliun diisukan dipakai untuk membayar Buzzer dan kampanye pro Jokowi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 22 November 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Dana Bansos Rp 500 Triliun Dipakai untuk Bayar Buzzer Kampanye Buat Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: RUU KUHAP Disahkan, Aparat Boleh Tangkap Orang tanpa Bukti
Isi aturan RUU KUHAP disebut memperbolehkan aparat menangkap orang tanpa bukti. Benarkah demikian? Cek Faktanya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 21 November 2025
[HOAKS atau FAKTA]: RUU KUHAP Disahkan, Aparat Boleh Tangkap Orang tanpa Bukti
Bagikan