[HOAKS atau FAKTA]: Hamas Ancam Serang Olimpiade Paris 2024

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 01 Agustus 2024
[HOAKS atau FAKTA]: Hamas Ancam Serang Olimpiade Paris 2024

Tangkapan layar hoaks. Foto: Dok Mafindo

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Isu ancaman terhadap Olimpiade Paris 2024 tengah viral di media sosial X (Twitter). Unggahan itu dimunculkan akun X GHarold dengan memposting sebuah gambar yang diklaim diterbitkan organiasi Palestina, Hamas memperingatkan akan adanya ‘banjir darah’ di Olimpiade Paris.

Dituliskan, ancaman itu dilakukan karena Hamas sebagai bentuk protes akan dukungan Prancis terhadap Israel. Berikut narasi lengkap yang diunggah akun X GHarold:

Teroris hamas lagi menebar teror dimana2 termasuk eropa
Di Paris, hamas teroris lg mengancam olimpiade
Makin bangga suporter2 hamas teroris

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA] : Vaksin COVID-19 Mengandung Bluetooth dan Pemancar ke Ponsel

FAKTA

Hasil penelusuran Turn Back Hoaks (Mafindo) melalui google search image dikutip Kamis (1/8), terdapat beberapa artikel berita yang telah membahas informasi yang identik. Ternyata, potongan gambar itu sebenarnya merupakan potongan dari video yang telah beredar sebelumnya.

Melalui telegram, pejabat Hamas Izzat al-Risheq membantah video itu berasal dari Hamas, serta menyebut informasi tersebut adalah pemalsuan identitas.

Para peneliti dari Pusat Analisis Ancaman Microsoft, yang telah meninjau atas permintaan NBC News, mengatakan orang dalam frame tersebut berasal dari kelompok disinformasi Rusia yang terkenal, yaitu Storm-1516.

Baca juga:

Indonesia Kecam Pembunuhan Pemimpin Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh

Para peneliti Microsoft mengatakan, konten disinformasi Storm-1516 disebarkan di Telegram, X (Twitter), dan situs web yang menyamar sebagai situs berita lokal atas nama Hamas atau sebagai konten bersponsor di situs berita asing.

Aksen orang di video viral itu tidak terdengar seperti aksen Palestina. Lambang bendera Palestina yang digunakan juga memicu kejanggalan. Biasanya, bendera Palestina dikenakan di lengan baju oleh juru bicara Hamas, namun dalam video tersebut, bendera Palestina ditempatkan di bagian dada pria bertopeng.

KESIMPULAN

Informasi yang beredar tersebut adalah hoaks. Faktanya, Video tersebut adalah konten disinformasi yang diproduksi oleh kelompok Rusia, Storm-1516. (Knu)

#Olimpiade Paris 2024 ##HOAKS/FAKTA #Penyebar Hoaks
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Kota Malang Resmi Tolak MBG
Narasi itu merujuk pada peristiwa yang terjadi hampir tiga bulan sebelumnya, yakni aksi demonstrasi mahasiswa di Kota Malang pada Senin (15/6).
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Kota Malang Resmi Tolak MBG
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Resmi Keluar dari Keanggotaan World Bank
Beredar konten yang menyebut Indonesia keluar dari keanggotaan World Bank. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Resmi Keluar dari Keanggotaan World Bank
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA ]: Pemerintah Enggan Keluarkan Anggaran untuk Tangani Karhutla Kalimantan karena Efisiensi
Beredar informasi yang menyebut pemerintah enggan mengeluarkan anggaran untuk penanganan karhutla di Kalimantan. Cek informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
[HOAKS atau FAKTA ]: Pemerintah Enggan Keluarkan Anggaran untuk Tangani Karhutla Kalimantan karena Efisiensi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pulau Menjangan Kecil di Karimunjawa Dijual Rp 500 Miliar
Bupati Jepara Witiarso Utomo mengatakan informasi mengenai penjualan Pulau Menjangan Kecil tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pulau Menjangan Kecil di Karimunjawa Dijual Rp 500 Miliar
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Gunung Lewotobi Langsung Erupsi setelah Gempa Flores
Rekaman yang ditampilkan erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada 17 Juni 2025 bukan pascagempa Agustus 2026.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Gunung Lewotobi Langsung Erupsi setelah Gempa Flores
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Gubernur Pramono Anung Larang Warga Non-DKI Kerja di Jakarta
Ketentuan KTP DKI Jakarta tersebut berlaku khusus bagi pendaftar program padat karya, bukan larangan untuk seluruh warga KTP non-DKI untuk bekerja di Jakarta.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Gubernur Pramono Anung Larang Warga Non-DKI Kerja di Jakarta
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Demi MBG, Ratusan Perusahaan BUMN Ditutup Tahun Ini
Pemerintah dikabarkan akan menutup ratusan perusahaan BUMN di akhir tahun 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Demi MBG, Ratusan Perusahaan BUMN Ditutup Tahun Ini
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Laran Orang Tua Kasih Nama Anak dari Karakter Fiksi dan Film Kartun
Beredar informasi Dukcapil melarang orang tua menamai anak berdasarkan karakter fiksi maupun film kartun. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Laran Orang Tua Kasih Nama Anak dari Karakter Fiksi dan Film Kartun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jogging di Area Tertentu Akan Dipungut Pajak
Pemerintah dikabarkan akan memungut pajak untuk masyarakat yang ingin jogging.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jogging di Area Tertentu Akan Dipungut Pajak
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih Capai Rp16 Juta per Bulan
Beredar informasi di media sosial yang menyebut, gaji manajer Koperasi Desa Merah Putih mencapai Rp16 juta. Cek kebenaran informasinya.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih Capai Rp16 Juta per Bulan
Bagikan