[HOAKS atau FAKTA]: Gubernur Anies Mengecat Atap Rumah Warga untuk Antisipasi Banjir

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 29 Januari 2021
[HOAKS atau FAKTA]: Gubernur Anies Mengecat Atap Rumah Warga untuk Antisipasi Banjir

Tangkapan layar media sosial soal hoaks Anies Baswedan mengecat atap rumah warga untuk cegah banjir. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Akun Facebook bernama Fitriani Habibah membuat posting dengan klaim yang menyatakan bahwa Anies Baswedan mengecat atap rumah warga untuk mengantisipasi banjir di Jakarta.

Dalam unggahannya ditambahkan pula foto pemukiman warga yang tampak berwarna warni, serta foto underpass di sekitar Stasiun Sudirman.

Postingan yang di-upload pada 19 Januari 2021, beredar bersamaan dengan postingan akun Instagram @dkijakarta yang memperlihatkan foto pemukiman warga di kawasan Jalan Layang Tapal Kuda, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, yang sudah dicat warna-warni.

Foto tersebut kemudian menimbulkan pro kontra khususnya warganet, terkait kebijakan Anies Baswedan untuk memperindah penampilan kota.

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Berkumur Dengan Air Garam Redakan COVID-19

NARASI:

"Antisipasi banjir Jakarta “gubernurku” Anis Rasyid Baswedan mengecat atap rumah warga (ga nyambung banget).

Kampret di kasih liat cat dan lampu warna warni aja girangnya minta ampun, heboh Anis keren Anis hebat, lu pikir harga cat dan lampu itu berapa sih pret

*foto underpass di sekitar Stasiun Sudirman dan pemukiman warga di sekitar flyover Jakarta Selatan"

Tangkapan layar media sosial soal hoaks Anies Baswedan mengecat atap rumah warga untuk cegah banjir. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)
Tangkapan layar media sosial soal hoaks Anies Baswedan mengecat atap rumah warga untuk cegah banjir. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)


FAKTA:

Klaim bahwa pembuatan kampung warna-warni untuk mencegah banjir di Jakarta adalah tidak benar.
Setelah dilakukan pencarian fakta, diketahui bahwa dilakukannya pengecatan permukiman warga di sekitaran flyover, Jalan Layang Tapal Kuda, Lenteng Agung, Jakarta Selatan adalah untuk estetika.

Anies telah merencanakan pengecatan sejak Agustus 2020. Ia meminta Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali untuk membicarakan rencana pengecatan tersebut dengan warga. Adapun tujuan dari pengecatan tersebut adalah agar pemandangan di sekitar flyover lebih cantik.

Sebelumnya, Pemrov DKI pada tahun 2018 juga telah menginisiasi pengecatan rumah perkampungan warga. Bersumber dari kompas.com, Gubernur Anies Baswedan mengupayakan pengecatan permukiman warga yang dekat dengan lokasi Asian Games Jakarta-Palembang 2018. Tujuannya adalah untuk “beautifikasi” kampung.

“BUMN mendukung ‘beautifikasi’ kampung Jakarta,” ungkap Anies.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Fadli Zon Bersama Seorang Wanita di Atas Ranjang

KESIMPULAN:

Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa upaya pengecatan permukiman penduduk di Jakarta oleh Gubernur Anies Baswedan adalah untuk estetika bukan mencegah banjir. Sehingga klaim Fitriani Habibah adalah HOAX dan termasuk kategori FALSE CONTEXT. (Knu)

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Lianhua Qingwen Jadi Obat Atasi COVID-19

##HOAKS/FAKTA #Banjir Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Bekukan DPR karena Tunda Pengesahan RUU Perampasan Aset
Isi video terdapat cuplikan wawancara Mahfud MD yang membahas isi serta kelemahan RUU Perampasan Aset.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Bekukan DPR karena Tunda Pengesahan RUU Perampasan Aset
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : 18 Gubernur Berontak, Ancam Keluar NKRI
Setelah disimak, tidak benar ada 18 gubernur yang memberontak ingin keluar dari NKRI.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : 18 Gubernur Berontak, Ancam Keluar NKRI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Beredar informasi yang menyebut Kemendikbud akan melarang guru memiliki barang mewah. Cek Kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Wapres Gibran Rakabuming Raka meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan.
Frengky Aruan - Senin, 28 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Beredar isu di media sosial, eks Menkeu Purbaya dilantik menjadi Dirjen Bea Cukai. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Beredar unggahan yang menyebut tarif parkir mobil di Jakarta kini menjadi Rp 60 ribu per jam. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pembangunan IKN Dihentikan, Anggaran Dialihkan Buat MBG
Hasil pencarian hanya memberitakan jika pembangunan IKN hanya sekali dilaporkan berhenti sementara, yakni pada 10 Agustus 2024 lalu.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pembangunan IKN Dihentikan, Anggaran Dialihkan Buat MBG
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Video yang dibagikan merupakan video petugas penertiban PPKM yang bersitegang dengan pemilik warung kopi di Bandar Lampung pada Juli 2021.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Dunia Tempatkan Indonesia Jadi Negara Termiskin 2026
Klasifikasi resmi World Bank sendiri menempatkan Indonesia di kelompok negara berpenghasilan menengah-atas, bukan negara paling miskin.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Dunia Tempatkan Indonesia Jadi Negara Termiskin 2026
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Kota Malang Resmi Tolak MBG
Narasi itu merujuk pada peristiwa yang terjadi hampir tiga bulan sebelumnya, yakni aksi demonstrasi mahasiswa di Kota Malang pada Senin (15/6).
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Kota Malang Resmi Tolak MBG
Bagikan