[HOAKS atau FAKTA]: Gara-Gara Pegi Setiawan, Kapolda Jabar Ikut Terancam
Channel YouTube PILIHAN RAKYAT menarasikan gara-gara Pegi Setiawan Kapolda Jawa Barat Irjen Akhmad Wiyagus jadi terancam (Mafindo)
MerahPutih.com - Kasus pembunuhan Vina Dewi Arsita dan Muhammad Rizky Rudiana di Cirebon masih ramai dibahas di media sosial. Apalagi, pasca bebasnya bekas tersangka dalam kasus ini, Pegi Setiawan.
Salah satu ya beredar sebuah video dari channel YouTube bernama PILIHAN RAKYAT bernarasikan gara-gara Pegi Setiawan, Kapolda Jawa Barat Irjen Akhmad Wiyagus jadi terancam.
Namun, tak disebutkan apa alasan Kapolda Jawa Barat terancam.
Baca juga:
[HOAKS atau FAKTA ]: Prabowo Gagal Dilantik, Gibran Ambil Alih Kursi Presiden
NARASI
PEGY BUKAN MASALAH, TETAPI KINERJA POLRI ?
BREAKING NEWS
GARA GARA PEGI?
KAPOLDA JABAR JADI TERANCAM BEGINI
FAKTA
Setelah dilakukan penelusuran Turn Back Hoaks (Mafindo), thumbnail yang ditampilkan merupakan hasil manipulasi dari foto Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Jules Abraham Abast saat memberikan keterangan di Mapolda Jabar.
Foto aslinya dimuat dalam artikel palpos.bacakoran.co berjudul “Diminta Segera Bebaskan Pegi Setiawan Setelah Kalah Praperadilan : Ini Jawaban Polda Jawa Barat!”.
Dalam video tersebut terdapat narasi yang membahas tentang DPR RI desak Polri memberikan sanksi kepada penyidik yang salah menetapkan tersangka kasus pembunuhan Vina Cirebon.
Baca juga:
[HOAKS atau FAKTA] : Biaya Transfer Antar Bank di BCA jadi Rp 150 Ribu Per Bulan
Narasi tersebut bersumber dari artikel tribunnews.com berjudul “DPR RI Desak Penyidik yang Mentersangkakan Pegi Setiawan Dapat Sanksi dari Polri”.
Berdasarkan penjelasan di atas, narasi yang disebarluaskan oleh channel youtube PILIHAN RAKYAT adalah keliru dan termasuk ke dalam konten yang dimanipulasi.
KESIMPULAN
Informasi yang beredar tersebut adalah hoaks. Faktanya tidak ditemukan pemberitaan terkait klaim narasi yang beredar.
Selain thumbnail merupakan hasil manipulasi, video tersebut hanya berisi cuplikan dari beberapa peristiwa berbeda yang ditambahi dengan narasi menyesatkan.
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Persiapkan Menkeu Purbaya Jadi Presiden di Periode Selanjutnya
[HOAKS atau FAKTA] : TNI Kini Bisa Audit Penggunaan Dana Desa karena Sering Digunakan Kades untuk Memperkaya Diri
[HOAKS atau FAKTA]: Menggunakan Handphone di Ruangan Gelap bisa Sebabkan Kebutaan pada Mata
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Pecat Sejumlah Menteri ketika Retret di Hambalang
[HOAKS atau FAKTA]: Pengaruh Menkeu Purbaya, Presiden Prabowo Sepakat Harga BBM Turun jadi Rp 7 Ribu Per Liter
[HOAKS atau FAKTA]: Gara-Gara Banyak Siswa yang Keracunan, Menkeu Purbaya Minta MBG Diganti Uang Tunai
[HOAKS atau FAKTA]: Kebijakan Makan Bergizi Gratis Ditolak Digelar saat Bulan Puasa karena Bertentangan dengan Nilai Agama
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Ancam Jenderal Polisi di Kementerian, Pensiun Dini atau Balik ke Barak
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Memohon ke Presiden Prabowo Agar Sahkan RUU Perampasan Aset dan Segera Hukum Mati Koruptor