[HOAKS atau FAKTA): Bos Mayapada Pembina Brimob
Postingan Facebook tentang bos Mayapada sebagai pembina Brimob. (Foto: MP/turnbackhoax.id)
MerahPutih.com - Akun Facebook Roni Situmaeng membagikan tangkapan layar postingan Facebook yang berisikan foto Dato’ Sri Thahir yang diklaim sebagai pembina Brimob. Dalam narasi postingan tersebut diklaim juga bahwa Thahir dapat dikatakan sebagai pembina polisi.
"Perlu diketahui, bahwa pembina brimob saat ini adalah Thahir nama aslinya Ang Tjoeng Ming. Dia adalah boss mayapada group sekaligus sodara ipar James Riyadi boss lippo group. Fix ya sekarang kalian tau siapa pembina polisi…”
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Mahasiswa Bisa Minta Bantuan ke Kodam jika Ingin Demo
Narasi postingan:
“MEREKA TERNYATA SUDAH JADI ?? SETIA PIARA’AN REZIM ANTEK CHINA KOMUNIS TIONGKOK?
MEREKA JADI ?? SETIA PIARA’AN REZIM BERBASIS PKI ITU SEJAK JOKODOG JADI GUBERNUR DKI JAKARTA.”
FAKTA:
Berdasarkan hasil penelusuran Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo), klaim tersebut keliru. Sebab, Thahir tidak menjadi pembina Brimob, melainkan menjadi warga kehormatan Brimob. Penganugerahan tersebut dilakukan pada November 2018.
Kala itu, Komandan Korps Brimob Irjen (Pol) Rudy Sufahriyadi menjelaskan, penganugerahan warga kehormatan Korps Brimob bertujuan untuk mendorong jiwa korsa antarwarga korps Brimob dengan masyarakat agar semakin kokoh dan solid ke depannya.
“Penganugerahan warga kehormatan korps Brimob Polri adalah sebagai suatu wujud tertinggi yang diberikan korps Brimob Polri kepada personel Polri atau pejabat Polri di luar Brimob, dan warga masyarakat yang memiliki kontribusi kepada korps Brimob Polri,” kata Rudy.
Isu serupa mengenai Thahir juga sudah pernah diperiksa faktanya pada tahun 2019 dengan judul "[SALAH] Bos Mayapada Jadi Pembina Brimob dan TNI."
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Agar Sembuh, Penderita Prostat Disarankan Buang Urine Sambil Lompat
KESIMPULAN:
Berdasarkan penjelasan tersebut, maka Thahir bukan pembina Brimob, melainkan warga kehormatan Brimob. Oleh sebab itu, konten tersebut masuk ke dalam kategori false context atau konten yang salah. (Knu)
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2024 Dibatalkan, Ditunda hingga 2029
Bagikan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Hapus Dana Desa, Diganti dengan Subsidi Listrik dan Sembako
[HOAKS atau FAKTA] : Setelah Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Terjerat Narkotika
[HOAKS atau FAKTA] : Rakyat Harus Bertahan Hidup! Listrik dan Layanan ATM di Indonesia bakal Mati Selama 7 Hari
[HOAKS atau FAKTA] : Bahlil Ngambek dan Ancam Mundur dari Jabatan Menteri ESDM jika Purbaya Turunkan Harga BBM
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel
[HOAKS atau FAKTA] : Menkeu Purbaya Menolak Dijadikan Wapres, Pilih Fokus Turunkan Harga Bensin dan Sembako
[HOAKS atau FAKTA]: Garuda Indonesia Rekrut 'Pramugari Gadungan' yang Pakai Seragam Maskapai Batik Air
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Persiapkan Menkeu Purbaya Jadi Presiden di Periode Selanjutnya
[HOAKS atau FAKTA] : TNI Kini Bisa Audit Penggunaan Dana Desa karena Sering Digunakan Kades untuk Memperkaya Diri
[HOAKS atau FAKTA]: Menggunakan Handphone di Ruangan Gelap bisa Sebabkan Kebutaan pada Mata