[HOAKS atau FAKTA]: Barcode Berawalan Angka 729 Merupakan Produk Israel

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 13 November 2023
[HOAKS atau FAKTA]: Barcode Berawalan Angka 729 Merupakan Produk Israel

Tangkapan layar soal hoaks barcode berawalan angka 729 merupakan produk Israel. (Foto: Turnbackhoax.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebuah akun Facebook mengunggah postingan berupa gambar sebuah barcode produk dengan 3 angka awalan bernomor 729.

Angka tersebut diklaim merupakan kode bahwa produk tersebut merupakan buatan Israel.

SUMBER: FACEBOOK

(https://archive.fo/hb5gC)

NARASI:

“Yuk kita wajib boikot produk2 israel dan sekutunya,jika kita membeli produk2 mereka sama saja kita mendzolimi saudara2 kita di palestina.

Ingat sebelum anda membeli produk apapun di cek dulu kode barcode seperti dibawah ini.
Dibawah ini kode barcode negara pembuat.

Kode 729=Israel

Kode 00-13=Amerika”

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Sinyal 5G Mampu Mengaktifkan Virus Marburg

FAKTA:

Berdasarkan hasil penelusuran, nomor unik di bawah kode batang pada produk yang dijual di pasaran merupakan kode yang diatur oleh GS1.

GS1 merupakan perjanjian industri dagang global yang menghasilkan pembuatan kode batang, untuk memudahkan pemindaian dan pemberdayaan rantai pasokan.

Terdapat 13 digit unik yang digunakan hampir di semua negara, yakni European Article Number (EAN) atau Universal Product Code (UPC).

Perusahaan yang terdaftar ke GS1 akan diberi pengenal unik yang dimulai dengan prefix tersebut. Adapun mitra GS1 di Israel memiliki kode 729.

Namun, secara resmi GS1 mengklaim, perusahaan dengan barcode dari organisasinya dapat memproduksi produk dari negara mana saja di seluruh dunia. Prefiks yang diterbitkan GS1 tidak mengidentifikasi negara asal produk tersebut.

Oleh karena itu, tiga digit angka yang tertera dalam barcode produk tidak menunjukkan di mana produk tersebut diproduksi. Kode tersebut hanya menunjukkan lokasi perusahaan, namun produk dapat dibuat dari negara lain.

“Awalan GS1 tidak menunjukkan bahwa produk tersebut diproduksi di negara tertentu atau oleh produsen tertentu,” tulis GS1 melalui situs resminya.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Batal Nyapres Setelah Anwar Usman Dipecat

KESIMPULAN :

Informasi menyesatkan. GS1 memberikan pengenal unik pada perusahaan yang terdaftar, berupa prefix tiga angka disertai negara asalnya.

Namun, prefix GS1 tidak dipakai sebagai penanda asal negara pada produk-produk yang beredar. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Gagal Jadi Cawapres karena Kesalahan Fatal Anwar Usman

##HOAKS/FAKTA
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
Beredar unggahan yang berisi informasi WNI bernama Kezia Syifa bergabung dengan Temtara AS karena gaji besar. Cek kebenaran faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan hendak memindahkan 1 juta orang Israel ke Papua, Indonesia.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri Bahlil Setujui Kenaikan Token Listrik
Alasan Bahlil meminta harga token listrik dinaikkan agara PLN tak rugi dan rakyat jadi belajar untuk berhemat.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri Bahlil Setujui Kenaikan Token Listrik
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Hapus Dana Desa, Diganti dengan Subsidi Listrik dan Sembako
Beredar informasi yang menyebut Menkeu Purbaya mengganti dana desa dengan subsidi listrik, sembako, dan BBM. Cek faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Hapus Dana Desa, Diganti dengan Subsidi Listrik dan Sembako
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Setelah Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Terjerat Narkotika
Orang berinisial RS yang ditangkap polisi terkait kasus narkoba bukan Roy Suryo, melainkan Roby Satria, gitaris grup musik Geisha.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Setelah Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Terjerat Narkotika
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Rakyat Harus Bertahan Hidup! Listrik dan Layanan ATM di Indonesia bakal Mati Selama 7 Hari
Tidak ada data, dokumen, atau keterangan resmi yang mendukung klaim konflik global, khususnya perang antara Amerika Serikat dan Iran, akan berdampak langsung pada terhentinya pasokan listrik maupun layanan internet di Indonesia.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Rakyat Harus Bertahan Hidup! Listrik dan Layanan ATM di Indonesia bakal Mati Selama 7 Hari
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Bahlil Ngambek dan Ancam Mundur dari Jabatan Menteri ESDM jika Purbaya Turunkan Harga BBM
Kali ini, beredar informasi yang menyebut Menteri ESDM Bahlil mengancam akan mundur dari jabatannya jika Purbaya menurunkan harga BBM.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Bahlil Ngambek dan Ancam Mundur dari Jabatan Menteri ESDM jika Purbaya Turunkan Harga BBM
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan Indonesia siap berperang melawan Isreal demi membela Palestina.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Menkeu Purbaya Menolak Dijadikan Wapres, Pilih Fokus Turunkan Harga Bensin dan Sembako
tidak ditemukan pernyataan resmi dari Purbaya mengenai keinginan menstabilkan harga bahan bakar, beras, atau sembako seperti pada masa Presiden Soeharto.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Menkeu Purbaya Menolak Dijadikan Wapres, Pilih Fokus Turunkan Harga Bensin dan Sembako
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Garuda Indonesia Rekrut 'Pramugari Gadungan' yang Pakai Seragam Maskapai Batik Air
Beredar informasi yang menyebut Garuda Indonesia merekrut pramugari gadungan yang sempat viral, cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Garuda Indonesia Rekrut 'Pramugari Gadungan' yang Pakai Seragam Maskapai Batik Air
Bagikan