[HOAKS atau FAKTA]: 1.000 Warga Palestina Dievakuasi ke Indonesia

Frengky AruanFrengky Aruan - Rabu, 03 Juli 2024
[HOAKS atau FAKTA]: 1.000 Warga Palestina Dievakuasi ke Indonesia

Ilustrasi Hoaks.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Indonesia tengah membantu perjuangan rakyat Palestina dalam mendapatkan kemerdekaan penuh. Sontak, langkah pemerintah ini mendapatkan respons di media sosial.

Salah satunya beredar sebuah video di media sosial Snack Video milik akun Herlina Indah yang menyebut ada 1.000 warga Palestina yang dievakuasi ke Indonesia.

Dalam video itu tampak sejumlah orang yang turun dari kapal laut dan disebutnya sebagai orang-orang Palestina yang dievakuasi ke Indonesia.

Namun, akun itu tak menyebutkan sumber video tersebut hingga kapan dimana peristiwa itu terjadi.

Sumber: Snack Video

(Dok. Turn Back Hoaks (Mafindo))

Narasi

“Proses Evakuasi 1.000 Warga Palestina ke Indonesia”

Fakta

Dari hasil penelusuran Turn Back Hoaks, informasi yang beredar tersebut adalah hoaks. Saat ini belum ada realisasi pemerintah mengevakuasi seribu warga Palestina.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Bawa Anies ke KPK karena Tolak Diduetkan dengan Kaesang

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi menyebut bahwa evakuasi warga Palestina ke Indonesia kemungkinan akan terlaksana saat pemerintahan presiden terpilih, Prabowo Subianto berjalan nanti.

Retno menjelaskan bahwa saat ini proses evakuasi baru dalam tahap persiapan yang memerlukan waktu yang lama.

Penelusuran untuk mencari dari mana audio dalam postingan Snack Video tersebut, dilakukan dengan mesin pencarian YouTube, ditemukan video berita yang identik dengan audio dalam unggahan tersebut yang diberitakan oleh tvOneNews dengan judul “Menlu Bicara Proses Evakuasi 1.000 Warga Palestina”.

Tidak ditemukan video yang identik seperti pada video tersebut.

Terlihat terdapat tulisan “Bukit Siguntang” pada bagian depan kapal laut yang disorot. Setelah ditelusuri kapal tersebut adalah kapal KM Bukit Siguntang milik Pelayaran Nasional Indonesia (PT Pelni) yang melayani perjalanan penumpang dari Makassar, Parepare, Balikpapan, Tarakan, Nunukan, Maumere, Lewoleba dan Kupang.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Mau Jual 100 Pulau Kosong Tak Berpenghuni

Kesimpulan

Informasi yang beredar tersebut adalah hoaks. Faktanya Menteri Luar Negeri menyebut bahwa evakuasi seribu warga Palestina ke Indonesia kemungkinan akan terlaksana saat pemerintahan presiden terpilih, Prabowo Subianto.

Kapal dalam video tersebut merupakan kapal KM Bukit Siguntang yang melayani perjalanan penumpang dari Makassar, Parepare, Balikpapan, Tarakan, Nunukan, Maumere, Lewoleba dan Kupang milik PT Pelni. (Knu)

#Palestina ##HOAKS/FAKTA
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto memastikan kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak akan mematikan usaha warung kelontong.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dikabarkan akan menerapkan pajak untuk TV, Kulkas, hingga AC. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Indonesia
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Konten-konten hoaks yang beredar saat ini, bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi anggota masyarakat awam yang kurang berhati-hati
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Indonesia
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Negara tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi informasi yang sengaja dipelintir, dimanipulasi, atau disebarkan tanpa dasar
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Disebutkan, larangan mendirikan kios itu berlaku dalam radius 2 kilometer dan jika ketahuan akan diancam denda.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Pengendara sepeda motor yang berkendara menggunakan sendal jepit akan ditilang, denda Rp 250 ribu. Cek informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Bank Indonesia menerbitkan uang kertas pecahan Rp 5 Juta bergambar Soekarno. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Beredar unggahan di media sosial yang menyebut Prabowo akan mengubah IKN jadi markas besar TNI. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Pertamina menegaskan tidak ada kebijakan semacam itu dalam pelayanan.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA ]: Gelombang Panas Eropa Dipicu Paparan 5G
Tidak ada bukti atau mekanisme fisika yang membuktikan bahwa sinyal 5G dapat mengubah cuaca atau memicu gelombang panas.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA ]: Gelombang Panas Eropa Dipicu Paparan 5G
Bagikan