Hitung-hitungannya Prabowo Lebih Condong ke AHY daripada Anies

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 31 Juli 2018
Hitung-hitungannya Prabowo Lebih Condong ke AHY daripada Anies

AHY (kiri) berada satu meja saat pertemuan SBY dan Prabowo Subianto pada 24 Juli lalu. (Foto: Imelda Sari/Rizki Abror)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto diprediksi bakal lebih memilih Ketua Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai pendamping di Pilpres 2019 ketimbang nama cawapres yang diajukan forum ijtima ulama.

Pengamat Politik Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komaruddin menganalisa posisi tawar AHY semakin tinggi dengan ketegasan Demokrat lewat pernyataan Ketum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang tegas mendukung pencapresan Prabowo.

"Saya pikir, Prabowo juga berhitung untuk menentukan calonnya. Sehingga dengan modal politik yang sudah ada AHY lebih berpeluang menjadi pasangannya," kata Ujang, saat dihubungi di Jakarta, Selasa (31/7).

sby prabowo
Prabowo Subianto dan SBY menikmati Kopi 08 dalam pertemuan di kediaman Ketum Gerindra di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan. Foto: Istimewa

Menurut Ujang, hasil survei sejumlah lembaga membuktikan elektabilitas AHY yang bagus ketimbang calon lain. "Dilihat dari dinamika terkini, nama AHY lebih berpeluang besar," ujar dia.

Apalagi, lanjut dia, AHY dianggap kuat di kalangan kaum muda sehingga bisa menjadi basis pemetaan langkah politik oposisi dalam meramu strategi. "Kalau dilihat dari hasil survei elektabilitas AHY lebih baik dan bisa mewakili kalangan Milenial, ini bisa disebut pasangan ideal."

Ujang menambahkan nama Gubernur DKI Anies Baswedan yang juga tergolong bagus dalam sejumlah survei, tetapi cukup berat peluangnya untuk menjadi pendamping Prabowo.

"Berat, Anies tidak punya partai. Kemudian jika dia dicalonkan maka akan berbenturan dengan Peraturan Pemerintah (PP) yang harus meminta izin presiden terlebih dahulu," ucap dia.

aNIES
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Foto: MP/Asropih

Di lain pihak, kata Ujang, rekomendasi ulama yang memutuskan sejumlah nama Cawapres bagi Prabowo juga dinilai tak akan mengangkat elektabilitas. Walaupun bisa disebut Ustaz Abdul Somad cukup populer dan Habib Salim mempunyai basis massa riil.

"Tapi ini kan bicara politik, 'siapa dapat apa'. UAS sendiri belum berpengalaman dalam politik, sementara Habib Salim dalam kalkulasi politik tidak masuk hitungan," tandas dia. (Fad)

#Prabowo Subianto #Agus Harimurti Yudhoyono
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Presiden RI, Prabowo Subianto, mencabut izin 28 perusahaan penyebab banjir di Sumatra. Berikut adalah daftar lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Indonesia
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Partai Gerindra membantah Presiden RI, Prabowo Subianto, mengusulkan Thomas Djiwandono menjadi Deputi Gubernur BI.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Berita Foto
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
Presiden Prabowo Subianto tiba di London, Inggris, Minggu (18/1/2026).
Didik Setiawan - Senin, 19 Januari 2026
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Presiden AS, Donald Trump, dikabarkan akan menangkap Presiden RI, Prabowo Subianto, jika melakukan kerusakan alam hingga terjadi bencana.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Indonesia
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
Pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan Rancangan Undang-Undang tentang Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
Indonesia
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
Daerah-daerah yang masih tertinggal, seperti sebagian wilayah di Pulau Sumbawa, harus menjadi perhatian utama
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Januari 2026
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
Indonesia
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Azis optimis Indonesia mampu tumbuh menjadi negara besar dan bermartabat selama pemerintah konsisten menjaga keadilan dan rakyat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Januari 2026
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Indonesia
Komisi II DPR Nilai Kunjungan Prabowo ke IKN Bawa Pesan Politik Keberlanjutan
Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda menilai, kunjungan Presiden RI, Prabowo Subianto, ke Ibu Kota Nusantara (IKN) membawa pesan politik.
Soffi Amira - Selasa, 13 Januari 2026
Komisi II DPR Nilai Kunjungan Prabowo ke IKN Bawa Pesan Politik Keberlanjutan
Indonesia
Prabowo Ultimatum Dirut Simon Aloysius dan Direksi Jangan Cari Kekayaan di Pertamina
Prabowo menyoroti adanya korupsi selama bertahun-tahun dalam tubuh Pertamina dan sektor energi Indonesia, termasuk manipulasi harga impor minyak.
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Prabowo Ultimatum Dirut Simon Aloysius dan Direksi Jangan Cari Kekayaan di Pertamina
Indonesia
Putus Rantai Kemiskinan, Prabowo Targetkan 500 Ribu Murid Masuk Sekolah Rakyat
Saat ini, sekitar 15 ribu siswa telah terdaftar di Sekolah Rakyat
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Putus Rantai Kemiskinan, Prabowo Targetkan 500 Ribu Murid Masuk Sekolah Rakyat
Bagikan