Program uang muka atau down payment (DP) rumah 0 rupiah yang diusung pasangan calon gubernur DKI Jakarta dan calon wakil gubernur DKI Anies Baswedan dan Sandiaga Uno mendapat apresiasi dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi).
"Program ini memberikan kesempatan bagi generasi muda di Jakarta untuk memiliki rumiah hunian yang layak di Ibu Kota," kata Ketua Badan Pengurus Pusat Hipmi Bidang Organisasi, Anggawira seperti dikutip Antara di Jakarta, Sabtu (1/4).
Anggawira mengatakan, saat ini generasi milenial banyak yang terancam tidak bisa mencicil atau membeli rumah di Jakarta karena kenaikan pendapatan mereka tidak sebanding dengan kenaikan harga tanah. Kenaikan harga tanah di kawasan ibukota dapat mencapai sekitar 15-20 persen per tahun.
"Program 0 rupiah ini bisa menjadi solusi bagi mereka untuk mendapatkan rumah hunian yang layak," kata Anggawira.
Menurut Anggawira program itu sangat membantu memberikan skema kredit berupa subsidi DP bagi masyarakat menengah ke bawah yang sulit mendapatkan tempat tinggal.
"Kalau dibilang akan menghabiskan dana APBD DKI tentu saja tidak. Saya contohkan, untuk target penerima program sebanyak 50.000 keluarga maka Pemprov DKI akan menalangi DP sebesar Rp350 juta. Biaya tersebut, hanya 4 persen dari APBD DKI per tahunnya," ungkapnya.