Hingga Sabtu Subuh, 10 RT masih Kebanjiran

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 23 Maret 2024
Hingga Sabtu Subuh, 10 RT masih Kebanjiran

Banjir di kawasan Joglo, Jakarta, Jumat (22/3). Foto: Dok/ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - BANJIR yang menerjang Jakarta belum surut juga pada Sabtu (23/3) subuh. Badan Penanggulangan Bencan Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat terdapat 10 RT yang masih kebanjiran dan 562 jiwa mengungsi.

Namun, BPBD DKI melaporkan, untuk ruas jalan di seluruh Jakarta yang sebelumnya alami banjir kini sudah aman. Banjir ini terjadi, akibat hujan dengan intensitas sedang hingga deras pada Jumat (22/3) dini hari.

Baca juga:

Banjir Jakarta Meluas jadi 69 RT, Tinggi Air di Cawang Hampir 2,5 Meter

Hujan yang melanda wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Jumat (22/3) dini hari pula menyebabkan kenaikan status Pintu Air Pulo Gadung pada pukul 05.00 WIB menjadi Siaga 3 (Waspada) dan kenaikan Pos Angke Hulu pada pukul 07.00 WIB menjadi Siaga 3 (Waspada).

Adapun wilayah yang terdampak banjir, sebagai berikut:

Jakarta Barat terdapat 10 RT yang terdiri dari:

Kel. Kamal

Jumlah: 1 RT

Ketinggian: 35 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi

Kel. Semanan

Jumlah: 1 RT

Ketinggian: 40 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi

Kel. Tegal Alur

Jumlah: 8 RT

Ketinggian: 40 s.d. 60 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi

Pengungsi:

Kel. Tegal Alur

147 KK 562 Jiwa

Lokasi: RPTRA Alur Kemuning, Rusun Lokbin, Musholla Al-Hidayah, SDN 11 PAGI RA 04, Musholla Al-Mukhlisin, SDN 02 Pagi, RPRTA Alur Anggrek, Masjid As-Saudiyah, Balai Warga RT 02/03

BPBD DKI Jakarta memberikan bantuan terpal 235 lembar, selimut 760 lembar, air mineral 43 dus, family kit 100 paket, mukena 138 pcs, sarung 180 pcs, matras 50 lembar, paket kebersihan keluarga 19 paket, paket sandang 100 paket.

Lalu kidsware 90 pcs, sabun 754 batang, biskuit 59 kaleng, Paket perlengkapan sekolah 6 paket, alat pel 10 buah, ember 10 buah, sikat lantai 10 buah, wiper 10 buah.

Untuk upaya penanganan, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk mamantau kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat.

Selain itu, BPBD DKI Jakarta juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial, AGD Dinkes, PMI untuk penanganan pengungsi. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat.(Asp)

Baca juga:

Banjir Jakarta Makin Berkurang, Sampai Sore Tersisa 20 RT

#Banjir #Banjir Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Indonesia
Penanganan Sampah Diperkuat, DLH DKI Dorong Pengurangan Risiko Banjir
DLH DKI Jakarta memperkuat penanganan sampah badan air dari hulu ke hilir, mengoptimalkan saringan sampah dan menyiagakan Pasukan Orange untuk cegah banjir.
Ananda Dimas Prasetya - 44 menit lalu
Penanganan Sampah Diperkuat, DLH DKI Dorong Pengurangan Risiko Banjir
Indonesia
Curah Hujan Jakarta Tembus 267 Milimeter, Pramono Sebut Sangat Jarang Terjadi
Curah hujan di Jakarta mencapai 267 milimeter per hari. Gubernur Pramono Anung menyebut kondisi ini jarang terjadi dan memicu banjir di sejumlah wilayah.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 56 menit lalu
Curah Hujan Jakarta Tembus 267 Milimeter, Pramono Sebut Sangat Jarang Terjadi
Indonesia
Kelapa Gading hingga Koja Rawan Banjir, Pemprov DKI Fokus Benahi Kali Cakung Lama
Pemprov DKI Jakarta akan menormalisasi Kali Cakung Lama sepanjang 2 km untuk mengatasi banjir di Kelapa Gading, Cilincing, hingga Koja.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 38 menit lalu
Kelapa Gading hingga Koja Rawan Banjir, Pemprov DKI Fokus Benahi Kali Cakung Lama
Indonesia
Banjir Meluas di Jakarta, 143 RT dan 16 Ruas Jalan Terendam
Banjir meluas di Jakarta akibat hujan lebat dan luapan sungai. BPBD mencatat 143 RT dan 16 ruas jalan tergenang, ketinggian air hingga 120 cm.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 57 menit lalu
Banjir Meluas di Jakarta, 143 RT dan 16 Ruas Jalan Terendam
Indonesia
Jakarta Dikepung Cuaca Ekstrem, ASN dan Karyawan Swasta Diizinkan WFH
Cuaca ekstrem melanda Jakarta. Pemprov DKI menerapkan WFH bagi ASN dan pegawai swasta hingga 28 Januari 2026. Ini aturan lengkapnya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Jakarta Dikepung Cuaca Ekstrem, ASN dan Karyawan Swasta Diizinkan WFH
Indonesia
Pemprov DKI Andalkan Saringan TB Simatupang jadi Filter Raksasa Hadang Sampah Masuk Jakarta
SSTBS diposisikan sebagai garda terdepan untuk memastikan plastik, kayu, dan limbah padat lainnya tidak melenggang bebas ke saluran air Jakarta
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Januari 2026
Pemprov DKI Andalkan Saringan TB Simatupang jadi Filter Raksasa Hadang Sampah Masuk Jakarta
Indonesia
Modifikasi Cuaca Jangan Cuma Fokus di Jakarta, Daerah Kiri-kanannya Juga Dong
Gubernur Jakarta Pramono Anung meminta agar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) tidak hanya dilakukan di wilayah Jakarta, tetapi juga diperluas ke daerah penyangga
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Modifikasi Cuaca Jangan Cuma Fokus di Jakarta, Daerah Kiri-kanannya Juga Dong
Indonesia
TransJakarta Hentikan Layanan Rute Grogol & Jakut Akibat Banjir, Jalur Sibuk Blok M Dialihkan
TransJakarta terpaksa menghentikan sementara sejumlah rute bus dan Mikrotrans di beberapa area akibat banjir dan genangan yang terjadi sejak Jumat (23/1) pagi.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
TransJakarta Hentikan Layanan Rute Grogol & Jakut Akibat Banjir, Jalur Sibuk Blok M Dialihkan
Indonesia
Air Kirim Dari Ciliwung Rendam Kawasan Kebon Pala Jakarta Sampai 130 Cm
Sebagian warga memilih bertahan di rumah masing-masing dengan menempati lantai dua, sementara sebagian lainnya mengungsi ke rumah sanak saudara.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Januari 2026
Air Kirim Dari Ciliwung Rendam Kawasan Kebon Pala Jakarta Sampai 130 Cm
Indonesia
Pengendara Tewas Terjebak Macet di Jakbar, DPRD DKI Kritik Penanganan Banjir oleh Gubernur Pramono
Kasus kematian terkait dengan banjir ini tidak boleh dibiarkan terus berlanjut. Pemprov DKI harus bisa melindungi nyawa penduduknya.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Januari 2026
Pengendara Tewas Terjebak Macet di Jakbar, DPRD DKI Kritik Penanganan Banjir oleh Gubernur Pramono
Bagikan