Hindari Penggunaan Masker dengan Ventilasi!

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 13 Oktober 2020
Hindari Penggunaan Masker dengan Ventilasi!

Hindari penggunaan masker dengan ventilasi. (Foto: Unsplash/Aditya Saxena)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MASA pandemi COVID-19 belum berlalu, bisa jadi akan masih bercokol sampai tahun depan. PSBB atau tidak PSBB kkita wajib memakai masker kemanapun bila keluar dari rumah.

Masker wajah muncul dengan berbagai jenis dan manfaatnya masing-masing. Seperti masker dengan ventilasi atau sering kita dengar dengan masker katup (valve).

Baca Juga:

Masker LED yang Digunakan Lee Min Ho Punya Banyak Manfaat

masker
Masker katup tidak efektif mencegah penyebaran virus COVID-19. (Foto: Unsplash/Ashkan)

Dilansir dari Self.com, ternyata masker dengan ventilasi bukanlah pilihan yang baik untuk digunkan. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyarankan orang Amerika untuk menghindari penggunaan masker wajah dengan katup karena tidak efektif untuk menangkal virus corona.

Hal ini juga disampaikan oleh CDC melalui laman Foxnews.com, pada dasarnya tujuan masker sendiri untuk mencegah droplets pernapasan orang lain mengenai kita. Sementara dengan adanya ventilasi atau katup membuat pernapasan seseorang dapat keluar dari masker. Hal ini tidaklah efektif untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Seperti yang kita ketahui bahwa virus ini menyebar begitu cepat melalui droplets. Bisa dari tetesan ketika mereka berbicara, batuk, atau bersin. Sehingga virus itu bisa saja menempel pada bagian mulut, hidung, atau mata. Namun, dengan menggunakan masker akan melindungi kita dari paparan virus tersebut.

Baca Juga:

Masker Scuba dan Buff Dinilai Berbahaya

masker
Masker kain menjadi alternatif paling efektif dibandingkan menggunakan masker medis. (Foto: Unsplash/Insung Yoon)

Ketika kita menggunakan masker dalam jangka waktu terkadang akan merasa tidak nyaman. Terutama saat berolahraga atau melakukan kegitan lainnya di luar rumah. Hal ini menjadi wajar kenapa orang-orang memilih masker dengan ventilasi ini.

Meski pun ventilasi tersebut membuat masker kita terasa lebih nyaman, tetapi dengan adanya katup tidak akan menyaring udara secara efektif. Laman Foxnews.com juga menyampaikan kalau panduan dari CDC ini muncul setelah adanya masker N95 yang dilengkapi dengan katup kecil.

Banyak pilihan jenis masker lainnya yang bisa digunakan selain masker katup ini. Seperti masker kain yang saat ini banyak dijual baik online atau offline store. Tentunya kamu juga harus ingat untuk rutin mencuci masker kainmu. Pastikan juga masker yang kamu gunakan melindungi dari hidung sampai dagu dengan rapat. (ren)

Baca Juga:

Transparan, Masker Wajah ini Bikin Kamu Merasa 'Normal'

#Masker #COVID-19 #Virus Corona #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Bagikan