Heboh, Joko Widodo(L) Raih Roket Award 2015

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 21 Agustus 2015
Heboh, Joko Widodo(L) Raih Roket Award 2015

Sebuah foto karikaturial beredar di jejaring sosial yang berisikan foto Jokowi raih Roket Award 2015 (Foto: Screenshot Facebook)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internet - Netizen Indonesia selalu kreatif dalam menyikapi kondisi dan situasi sosial politik di Tanah Air. Entah bersifat sindiran maupun guyonan, semuanya disampaikan dengan gaya karikaturial. Selain meme, foto-foto karikaturial kerap menghiasi media sosial saat melancarkan kritik atau protes terhadap pemerintahan.

Teranyar, ketika nilai tukar dolar Amerika Serikat begitu perkasa terhadap rupiah, nyaris mendekati angka Rp14.000 muncul foto yang mencatut sosok Presiden Jokowi memegang peluru dengan tulisan Roket Award 2015. Di atas foto tersebut terpampang tulisan dengan huruf kapital: JOKO WIDODO(L) RAIH PENGHARGAAN "ROKET AWARD 2015".

Tak jelas benar siapa yang pertama kali mengunggah foto tersebut, yang pasti foto yang dilengkapi catatan minus pemerintahan Jokowi itu sudah banyak tersebar di jejaring sosial seperti twitter dan facebook.

Roket Award 2015 secara satiris merefleksikan kinerja pemerintahan Jokowi selama 10 bulan. Diawali dengan langkanya daging sapi di pasaran kemudian dikuti meroketnya harga daging sapi dan ayam membuat banyak warga mengeluhkan kondisi tersebut. Pemerintahan Jokowi dianggap jadi biang dibalik naiknya harga bahan bakar minyak. Kondisi tersebut diperparah lagi dengan ancaman PHK yang kian merebak di sejumlah perusahaan. Bahkan sampai akhir tahun 2015, diperkirakan sekitar 30.000 pekerja bakal dirumahkan.

Penghargaan 'lucu-lucuan' kepada Jokowi mengetengahkan kondisi umum yang sedang terjadi di Indonesia. Dalam tempo 10 bulan, semua serba meroket. Khususnya harga dan nilai tukar yang paling terasa saat ini.

Sosok yang mencatut sosok presiden Joko Widodo itu tampak memegang piala penghargaan berbentuk selongsong peluru ukuran besar sambil tersenyum lebar. Jokowi hasil editan itu menggunakan selempang garis merah-putih dan mengenakan kemeja panjang batik.

Meski sudah dijelaskan bahwa melemahnya rupiah karena faktor eksternal, dalam Roket Award 2015 nilai dolar Amerika Serikat yang terus meroket justru berbuah penghargaan bagi Jokowi. Joko Widodo(l) didaulat sebagai peraih penghargaan Roket Award tahun ini.Tidak hanya nilai dolar yang meroket, penghargaan juga karena hal lain yang dinilai prestasi, yaitu karena harga BBM meroket, harga daging, jumlah PHK, dan perusahaan pailit/tutup yang juga ikut meroket.

Namun, penghargaan Roket Award 2015 itu terjadi di dunia maya berbentuk sebuah meme. Gambar yang mencatut Jokowi mendapat Roket Award beredar di dunia maya belakangan ini dan menjadi buah perbincangan netizen.

"Terima kasih atas perhargaan award-nya ini semoga semoga saya dapat membuat semuanya semakin meroket mulai September 2015 nanti," tulis komentar Joko Widodo(L) atas penghargaan tersebut. (zul)

 

Baca Juga:

Netizen Minta Diundang HUT RI Tahun Depan ke Istana Negara

Heboh Ada Lafaz Allah di Sandal Jepit

Video Bayi ‘Ngamuk’ Gegerkan Netizen

Mengerikan, Video Detik-Detik Ledakan Bom di Kuil Bangkok

Heboh Candaan Rupiah ‘di Atas’ Dolar

 

#Harga Bahan Pokok #Rupiah Anjlok #Meme Lucu #Meme Jokowi #Roket Award 2015
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Diminta Maksimalkan UU P2SK Guna Tahan Kejatuhan Nilai Tukar Rupiah
Cucun menegaskan otoritas keuangan wajib menyikapi pergerakan nilai tukar mata uang secara tepat dan cepat
Angga Yudha Pratama - 2 jam, 45 menit lalu
Pemerintah Diminta Maksimalkan UU P2SK Guna Tahan Kejatuhan Nilai Tukar Rupiah
Indonesia
Rupiah Tembus Rp 18.043 per Dolar AS, BI Ungkap Penyebab hingga Langkah Stabilisasi
Bank Indonesia menjelaskan pelemahan rupiah hingga menyentuh Rp 18.043 per dolar AS. Faktor geopolitik Timur Tengah, arus modal keluar, hingga kebutuhan domestik menjadi pemicunya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Juni 2026
Rupiah Tembus Rp 18.043 per Dolar AS, BI Ungkap Penyebab hingga Langkah Stabilisasi
Indonesia
Rupiah Melemah Sentuh Rp17.928 Jadi Biang Kerok IHSG Anjlok Parah 4 Persen Hari Ini
Pada perdagangan pukul 11.10 WIB, papan informasi pasar uang menunjukkan rupiah bertengger pada level Rp17.928,50 per dolar AS.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Rupiah Melemah Sentuh Rp17.928 Jadi Biang Kerok IHSG Anjlok Parah 4 Persen Hari Ini
Indonesia
IHSG Rontok Efek Sentimen Global, Aksi Jual Massal Guncang Bursa Saham Indonesia
Pelaku pasar global saat ini menghadapi ketidakpastian ekonomi tinggi, sehingga memicu tren risk-off
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
IHSG Rontok Efek Sentimen Global, Aksi Jual Massal Guncang Bursa Saham Indonesia
Indonesia
Rupiah Hari Ini Makin Terpuruk, Bergerak Tembus Rp 17.900 per Dolar
Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, menilai tren pelemahan rupiah belakangan ini bukan sekadar faktor musiman.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Rupiah Hari Ini Makin Terpuruk, Bergerak Tembus Rp 17.900 per Dolar
Indonesia
IHSG Hari Ini Terancam Ambruk Akibat Harga Minyak Dunia Meroket
Namun, pasar modal masih menghadapi sejumlah risiko. Investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp1,39 triliun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
IHSG Hari Ini Terancam Ambruk Akibat Harga Minyak Dunia Meroket
Indonesia
Rupiah Tembus Rp 17.640 per Dolar AS, Komisi XI DPR Minta Pemerintah Kelola Ekspektasi Pasar
Anggota Komisi XI DPR RI meminta pemerintah mengelola ekspektasi pasar di tengah pelemahan rupiah. Ia menilai kondisi saat ini berbeda dengan krisis 1998.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 20 Mei 2026
Rupiah Tembus Rp 17.640 per Dolar AS, Komisi XI DPR Minta Pemerintah Kelola Ekspektasi Pasar
Indonesia
Rupiah Hancur Menyentuh Rp17.600 Per Dolar AS, Bank Indonesia Hadapi Pilihan Suku Bunga BI-Rate Hari Ini
Fenomena menyempitnya selisih imbal hasil obligasi pemerintah jangka panjang dan pendek mengindikasikan investor melihat risiko jangka pendek jauh lebih tinggi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 20 Mei 2026
Rupiah Hancur Menyentuh Rp17.600 Per Dolar AS, Bank Indonesia Hadapi Pilihan Suku Bunga BI-Rate Hari Ini
Indonesia
IHSG dan Rupiah Kompak Tiarap Pagi Ini Usai Pertemuan Trump-Xi Jinping Buntu
Dalam pertemuan tersebut, China sebenarnya mendesak pembukaan kembali Selat Hormuz dan mempertahankan gencatan senjata
Angga Yudha Pratama - Senin, 18 Mei 2026
IHSG dan Rupiah Kompak Tiarap Pagi Ini Usai Pertemuan Trump-Xi Jinping Buntu
Indonesia
Dolar AS Makin Pedas Akibat Gejolak Global, Airlangga: Kita Monitor Saja
Airlangga menekankan bahwa pemerintah tidak akan mengambil langkah reaktif setiap hari
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 April 2026
Dolar AS Makin Pedas Akibat Gejolak Global, Airlangga: Kita Monitor Saja
Bagikan