Relationship

Heboh Jasa Sewa Pacar, Apa Perlu?

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 27 Juni 2023
Heboh Jasa Sewa Pacar, Apa Perlu?

Heboh di Indonesia, ternyata jasa sewa pacar ini sudah lama terkenal di Jepang dan Tiongkok sejak 2007.(foto: freepik/felicities)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERNAH dengar jasa sewa pacar? Fenomena itu tengah terjadi di beberapa kota besar di Indonesia. Di ramainya kota-kota besar tersebut, ternyata masih ada jiwa-jiwa yang merasa kesepian.

Kemajuan teknologi seolah mempermudah jasa sewa pacar muncul dan berkembang cepat. Jasa sewa pacar muncul seolah menjadi pahlawan yang dapat memenuhi tuntutan sosial. Sebelum heboh di Indonesia, ternyata jasa sewa pacar ini sudah lama terkenal di Jepang dan Tiongkok sejak 2007.

BACA JUGA:

Supaya Lebih Awet, Cari Pacar yang Selevel

Sebagai niat awal, seperti dilansir Jendela Psikologia, jasa sewa pacar ini hendak membantu seseorang mendapat pasangan sementara untuk menghadiri pesta pernikahan, bertukar pesan, dan kencan.

Jasa sewa pacar ini mempunyai aturan rumit, seperti dilarang menanyakan informasi pribadi, terbawa perasaan, sampai hubungan seksual. Tentu saja jasa ini dikenai tarif. Tarif jasa sewa pacar ini dipatok mulai dari Rp500 per menit untuk telepon. Ada pula yang menawarkan harga Rp300.000 untuk menemani kamu datang ke acara seperti nikahan sepupu, teman, atau mantan.

pacar

Fenomena jasa sewa pacar ini sangat wajar jika terjadi di kehidupan modern saat ini karena kesepian menjadi salah satu faktornya.(foto: Freepik/freepik)

Kamu pun bisa membayar biaya tambahan bila hendak dikirimi selfie si pacar sewaan atau ingin melakukan video call bersamanya. Saat bertemu, ada yang memperbolehkan untuk berfoto bersama tanpa mengekspose wajah.

Menurut psikolog klinis Sani B Hermawan, fenomena jasa sewa pacar ini sangat wajar jika terjadi di kehidupan modern saat ini. "Mengapa saya bilang wajar, ini karena adanya kebutuhan dari si penyewa untuk memenuhi kebutuhannya dalam situasi tertentu," jelas Sani.

Menurut Sani, kesepian memang mungkin menjadi salah satu faktor, yang umumnya ditakuti oleh manusia. Akan tetapi biasanya rasa sepi itu tidak selalu disadari oleh manusia. "Kesepian seringkali tidak disadari, namun kesepian juga tidak selalu sampai membuat seseorang menyewa pacar juga. Biasanya orang yang kesepian lebih membutuhkan relasi yang memang memiliki emotional attachment yang sesungguhnya," kata Sani.

Di era digital ini sangat erat hubungan interaksi seseorang dengan media sosial yang bisa memengaruhi kehidupannya. Sehingga, ketika di media sosial muncul jasa sewa pacar dan adanya kebutuhan seseorang untuk eksis dan pengakuan di media sosial, maka hal tersebut seolah 'gayung bersambut'.

BACA JUGA:

Empat Tanda Kamu Punya Pacar Rasa Sahabat

Sani mengingatkan dalam hal sewa pacar ini bahwa relasi yang terjadi itu hanya bersifat profesional. Penting untuk mengingat bahwa itu tidak bisa menawarkan rasa seperti pacar sungguhan. "Jadi kita tidak bisa meminta lebih seperti layaknya relasi pacaran yang sesungguhnya dan memiliki emotional attachment," ujar Sani.

Hal yang harus diingat dari jasa sewa pacar ini ialah adanya dampak negatif secara psikologis. Salah satunya yaitu jika si penyewa akhirnya hidup dalam tidak kenyataan (tidak realistis) dan seolah lupa tidak lagi membutuhkan hubungan dengan orang lain. "Si penyewa harus sadar bahwa ia masih perlu sosialisasi, masih perlu juga menjalin hubungan dengan orang lain, sehingga ia tidak terlena hidup dalam kebohongan. Dan akhirnya akan terjadi ketidakmatangan secara psikologis," jelas Sani.

pacar

Sewa pacar ini terjadi relasi yang hanya bersifat profesional, tidak bisa menawarkan rasa seperti pacar sungguhan.(foto: freepik/jcomp)

Sani pun mengingatkan bahwa fenomena jasa sewa pacar ini boleh dilakukan dengan segala risikonya, namun hati-hati dalam menyewa pacar sewaan ini. "Harus diketahui dulu apakah jasa sewa pacar ini kredibel atau tidak, profesional atau tidak, jangan sampai akhirnya si penyewa kena 'boomerang' berupa kejahatan yang sebenarnya dapat dihindari dan diantisipasi sebelum melakukan sewa pacar," pungkas Sani.

Jasa sewa pacar mungkin bisa menjadi cara instan untuk memenuhi kebutuhan kamu dalam mengatasi kesepian ataupun tuntutan punya pasangan. Namun sayangnya, sewa pacar bukanlah solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut.(dgs)

BACA JUGA:

Flexing Pacar di Media Sosial, Tanda Lebih Bahagia?

#Relationship
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Buat Calon Pengantin nih, Rekomendasi 5 Restoran Terbaik untuk Wedding Venue di Jakarta
Menyewa restoran jadi pilihan terbaik untuk mewujudkan resepsi wedding yang sarat makna dan intim.
Dwi Astarini - Rabu, 19 Februari 2025
Buat Calon Pengantin nih, Rekomendasi 5 Restoran Terbaik untuk Wedding Venue di Jakarta
Lifestyle
Gen Z Spill 2 Tantangan sebelum Menikah, Ekspektasi Orangtua dan Biaya
Keterbatasan bujet menjadi tantangan yang paling banyak diungkap, yakni oleh 59 persen calon mempelai yang menjadi responden.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Februari 2025
Gen Z Spill 2 Tantangan sebelum Menikah, Ekspektasi Orangtua dan Biaya
Lifestyle
5 Tanda si Dia Effort dalam Hubunganmu
Effort membutuhkan kerja sama.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Januari 2025
5 Tanda si Dia Effort dalam Hubunganmu
Lifestyle
3 Tanda Cintamu Bertepuk Sebelah Tangan, Tinggalkan Saja
Lebih baik tidak perlu memperjuangkan cinta yang bertepuk sebelah tangan itu.
Dwi Astarini - Selasa, 24 Desember 2024
3 Tanda Cintamu Bertepuk Sebelah Tangan, Tinggalkan Saja
Lifestyle
Pentingnya Komitmen untuk Bikin Hubungan Langgeng
Dalam membangun komitmen ada dua faktor yang membuatnya berjalan baik sesuai tujuan.
Dwi Astarini - Sabtu, 21 Desember 2024
Pentingnya Komitmen untuk Bikin Hubungan Langgeng
Lifestyle
5 Tahap Berdamai saat Kena Ghosting
Beberapa orang bahkan butuh beberapa waktu untuk pulih dari efek di-ghosting.
Dwi Astarini - Rabu, 18 Desember 2024
5 Tahap Berdamai saat Kena Ghosting
Lifestyle
Korea Selatan Sambut Generasi Baru, Angka Kelahiran Catatkan Rekor Tertinggi dalam 14 Tahun
Rekor kali ini merupakan yang tertinggi dalam 3 tahun 8 bulan.
Dwi Astarini - Kamis, 28 November 2024
Korea Selatan Sambut Generasi Baru, Angka Kelahiran Catatkan Rekor Tertinggi dalam 14 Tahun
Lifestyle
Lajang Berhak Bahagia, Aktivitas Seru ini Bisa Dilakukan Sendirian
Kamu justru memiliki lebih banyak waktu untuk mengenal diri sendiri dan melakukan hal-hal yang kamu sukai.
Dwi Astarini - Sabtu, 16 November 2024
Lajang Berhak Bahagia, Aktivitas Seru ini Bisa Dilakukan Sendirian
Lifestyle
Memahami Kata Gaul 'Bestie', Apa cuma buat Cewek?
Kata 'bestie' tidak terbatas pada jenis kelamin tertentu.
Dwi Astarini - Senin, 04 November 2024
Memahami Kata Gaul 'Bestie', Apa cuma buat Cewek?
Lifestyle
BI Checking ke Calon Pasangan, Penting enggak Sih?
Perbincangan mengenai finasial di Indonesia masih terbilang tabu.
Dwi Astarini - Senin, 21 Oktober 2024
BI Checking ke Calon Pasangan, Penting enggak Sih?
Bagikan