Haul Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi Jadi Wisata Religi, Ratusan Ribu Jemaah Diperkirakan akan Hadir
Tim sukarelawan mamasak nasi kebuli untuk tamu wisata jamaah haul Solo, Sabtu (11/10). (Foto: Merahputih.com/Ismail)
MERAHPUTIH.COM - PANITIA Haul Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi menyiapkan 5 ton beras dan 300 ekor kambing untuk disajikan pada ratusan ribu jemaah. Haul habib merupakan wisata religi yang masuk agenda kalender wisata Kota Solo ini berlangsung pada Kamis-Senin (9-13/10).
Panitia Haul Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi, Abdul Kadir Hasan Al Habsyi, mengatakan pihaknya menyiapkan makanan dan minuman untuk para tamu kegiatan yang rutin digelar setiap tahun itu.
Menu berupa nasi kebuli khas Timur Tengah yang itu bisa dinikmati secara cuma-cuma oleh peserta haul yang datang dari luar negeri dan luar Kota Solo. “Kami siapkan beras 5 ton, kambingnya 250-300 ekor. Menunya berupa nasi kebuli," ujar Kadir, Sabtu (11/10).
Ia mengatakan dapur masak melihatkan sekitar 50 sukarelawan dari berbagai daerah termasuk sejumlah sukarelawan dari Solo. Mereka akan bekerja secara tim untuk bergantian menyiapkan konsumsi selama acara berlangsung. “Tim dapur ini akan lebih banyak jelang puncak acara. Aktivitas memasak ini terus berlangsung selama 24 jam. Jadi aktivitas tidak pernah kosong karena bergantian," kata dia.
Baca juga:
Polemik Bajaj Online di Solo: Pengemudi Becak Menolak Keras, Dianggap Belum Berizin
Ia memprediksi 5 ton beras dan 300 ekor kambing itu cukup memenuhi kebutuhan makan untuk 30 ribu peserta. Atas dasar itu, ia memohon maaf jika ada tamu yang belum kebagian karena antusiasme luar biasa para jemaah.
Untuk Haul Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi yang dihelat pada 9-11 Oktober itu dipusatkan di Masjid Ar-Riyadh, Pasar Kliwon. Kegiatan akan diisi Ngaji Alquran, Khataman Alquran, pujian-pujian, diakhiri doa, dan dilanjutkan salat serta dilanjutkan pembacaan kitab hingga pembacaan nasihat Habib Ali dan para ulama lain sampai magrib.
Sementara itu, pengisi acara ditentukan pada saat acara sudah dimulai, meski demikian ada sejumlah ulama yang rutin hadir seperti Habib Jindan dari Jakarta, Habib Taufiq dari Pasuruan, Jatim, dan Habib Umar bin Hafidz dari Yaman dan lainnya.
"Puncak haul sama Maulid pada 12 dan 13 Oktober. Jangan sampai di sini ganggu kenyamanan masyarakat sekitar dan kenyamanan tamu yang lain. Kita tahu banyak kerumunan itu rawan. Untuk yang hadir supaya menjaga barang bawaan masing-masing," pesannya.(Ismail/Jawa Tengah)
Baca juga:
UEA Resmi Hibahkan RS Kardiologi Emirates-Indonesia Senilai Rp 417,3 Miliar ke Pemkot Solo
Bagikan
Berita Terkait
Rakorwil PSI Jateng, Kaesang Tekad Jateng Menang Telak di Kandang Gajah
Selama Libur Nataru, Bandara Adi Soemarmo Layani 60.782 Penumpang
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
PSI Jateng Gelar Rakorwil di Solo, Undang Jokowi Hingga Kaesang
Pemkot Solo Hentikan Permanen Operasional BST Koridor 6, tak Dapat Anggaran Pusat
Kasus Kriminalitas di Surakarta Naik 20,94 Persen Sepanjang 2025
687.726 Kendaraan Lintasi Jalan Tol Solo-Ngawi di Libur Nataru, Bukti sebagai Infrastruktur Vital untuk Efisiensi
Ribuan Lilin Terangi Car Free Night Solo Sambut Tahun Baru 2026
Cuaca Buruk, Pendakian Gunung Merbabu Ditutup 2 Bulan
Nataru 2025, Stasiun Solo Balapan Layani 11.872 Penumpang