Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Hati-hati Memilih Perusahaan Travel Umrah

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 24 Maret 2016
Hati-hati Memilih Perusahaan Travel Umrah

Lempar jumrah. (Foto: Screenshot Aljazeera)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Menjalankan rukun Islam kelima yakni ibadah haji memang menjadi impian setiap warga muslim. Tak heran banyak orang yang rela berlomba-lomba untuk berangkat ke Tanah Suci Makkah untuk melaksanakan ibadah haji.

Namun kuota pemberangkatan yang dibatasi setiap tahunnya membuat warga muslim harus menunggu bahkan sampai bertahun-tahun. Hingga akhirnya banyak juga orang yang mencari ibadah alternatif lain seperti umrah.

Umrah yang dianggap sebagai lahan basah dipakai segelintir perusahaan travel untuk mencari uang dengan cara licik. Banyak dari mereka menawarkan harga terbilang tidak realistis. Bukan hanya itu, tak sedikit pula perusahaan travel memberikan cicilan bagi seseorang yang ingin berangkat umrah.

"Umrah itu kuenya empuk, sekarang kalau haji kan kuotanya terbatas jadi kebanyakan pada beralih ke umrah. Apalagi Indonesia itu sebagian besar warganya umat muslim," kata Tinny Prayogi, President Director Tima Wisata di kantornya, Jalan Jendral Basuki Rahmat, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (24/3).

Tinny yang juga sebagai Dewan Penasehat Asosiasi Penyelenggara Haji Khusus Umrah dan Inbound Indonesia (Asphurindo) melanjutkan, sebenarnya sah-sah saja perusahaan travel membuat program haji dan umrah. Namun, masyarakat harus jeli melihat mana perusahaan travel yang benar-benar terdaftar untuk menyelenggarakan program haji dan umrah.

"Sebenarnya kita butuh pencerdasan. Salah satunya cerdas memilih travel dan jangan tergiur dengan harga murah. Kalau Rp15 juta sampai Rp16 juta bisa berangkat, perusahaan travel pasti nombok Rp7-8 juta. Nah, itu pakai duit siapa. Ada kemungkinan pakai uang orang lain. Tapi apa terus-terusan begitu. Padahal di dalam Islam sendiri kita tidak boleh menyengsarakan orang lain," terang Tinny.

Bukan hanya itu, perusahaan travel yang menyediakan layanan cicilan bagi para pelanggannya pun harus dicurigai. Pasalnya, tak ada jaminan bagi pelanggan untuk keamanan uang disimpan.

"Kalau dia (perusahaan travel) ngutip uang, apakah ada jaminan? Mereka kan bukan bank. Kalau kita sudah nyicil tapi tiba-tiba perusahaan itu kabur, bagaimana? Kan bisa saja," katanya.

Meski begitu, Tinny mengakui, jika di perusahaan travelnya menyediakan layanan cicilan untuk umrah. Bedanya, cicilan tersebut diserahkan pada pihak bank syariah swasta dengan atas nama si pelanggan.

"Kalau pakai atas nama travel saya enggak mau. Kita ini bukan bank. Program ini cuma buat bantu orang yang enggak mampu saja, tukang ojek, tukang cuci. Nyicil Rp15 ribu sehari. Kalau ngeberangkatin mereka itu ada rasa kebanggaan tersendiri," tuturnya. (Yni)


BACA JUGA:

  1. Opick: Tour and Travel Haji Umrah Jangan Hanya Pikirkan Bisnis
  2. Akhir Tahun Bella Shofie Pergi Umrah
  3. Hindari Tragedi Mina Terulang, Kemenag Sudah Atur Jadwal Lempar Jumrah
  4. Rizki-Ridho Sering Diminta Foto Bareng Selama Umrah
  5. Umrah, Bentuk Kasih Sayang Rizki-Ridho pada Keluarga
#Biro Perjalanan Haji Dan Umrah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Polisi Bakal Jerat Dirut Hanania Group Pakai Pasal Berlapis
Skandal investasi bodong berkedok perjalanan ibadah ini menyisakan luka mendalam bagi para korban
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Polisi Bakal Jerat Dirut Hanania Group Pakai Pasal Berlapis
Indonesia
Kasus Hanania Travel Tilep Rp 12 Miliar, DPR Desak Pemulihan Total Uang Jemaah
Pemerintah dan aparat penegak hukum wajib memastikan seluruh hak materiil korban pulih secara nyata. 

Dwi Astarini - Rabu, 03 Juni 2026
Kasus Hanania Travel Tilep Rp 12 Miliar, DPR Desak Pemulihan Total Uang Jemaah
Indonesia
Korban Hanania Travel Rugi Rp 60 M, Kemenhaj Didesak Buka Nama-Nama Biro Haji-Umrah Bermasalah
Kasus gagal berangkat umrah yang menimpa ribuan calon jamaah Hanania Travel kembali menambah daftar panjang persoalan penyelenggaraan ibadah umrah di Indonesia.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Korban Hanania Travel Rugi Rp 60 M, Kemenhaj Didesak Buka Nama-Nama Biro Haji-Umrah Bermasalah
Indonesia
Kemenhaj Ciduk Penyelundup Spanduk KBIHU, Berani Kuasai Tenda Arafah Siap-Siap Kena Sanksi Kejam
Tim pemantau menemukan selisih kapasitas ruang tidur pada sejumlah titik penampungan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 22 Mei 2026
Kemenhaj Ciduk Penyelundup Spanduk KBIHU, Berani Kuasai Tenda Arafah Siap-Siap Kena Sanksi Kejam
Indonesia
Umrah Mandiri Dinilai tak Ancam Travel Resmi
Kebijakan tersebut bukan dimaksudkan untuk mematikan usaha travel, melainkan untuk memperluas akses dan memberikan fleksibilitas bagi masyarakat yang ingin beribadah dengan cara yang lebih mandiri, transparan, dan efisien.
Dwi Astarini - Minggu, 26 Oktober 2025
Umrah Mandiri Dinilai tak Ancam Travel Resmi
Indonesia
KPK Temukan Modus Sesama Travel Jual-Belikan Kuota Haji untuk Loncati Antrean
Praktik jual-beli kuota haji ini kian menggiurkan karena adanya tawaran berangkat langsung tanpa antre, atau dikenal dengan T0
Wisnu Cipto - Kamis, 25 September 2025
KPK Temukan Modus Sesama Travel Jual-Belikan Kuota Haji untuk Loncati Antrean
Indonesia
Nama 5 Bos Travel yang Diperiksa KPK Terkait Dugaan Uang Palak Kuota Haji
KPK mengusut adanya dugaan permintaan uang kepada biro perjalanan haji dalam kasus dugaan korupsi kuota haji pada Kementerian Agama 2023-2024.
Wisnu Cipto - Rabu, 24 September 2025
Nama 5 Bos Travel yang Diperiksa KPK Terkait Dugaan Uang Palak Kuota Haji
Indonesia
KPK: 10 Travel Haji Besar Terlibat Korupsi Diduga Rugikan Negara Rp 1 T
Biro perjalanan haji mendapatkan jatah haji khusus dari alokasi 10.000 kuota tambahan haji tahun 1445 hijriah atau 2024 masehi dengan jumlah bervariasi.
Wisnu Cipto - Kamis, 14 Agustus 2025
KPK: 10 Travel Haji Besar Terlibat Korupsi Diduga Rugikan Negara Rp 1 T
Indonesia
KPK Sebut Ratusan Travel Haji Terlibat Kasus Korupsi Kuota Khusus, Paling Minim dapat Jatah 10
Para agensi perjalanan haji mendapatkan jatah haji khusus dari alokasi 10.000 kuota tambahan haji tahun 1445 hijriah atau 2024 masehi dengan jumlah bervariasi.
Wisnu Cipto - Rabu, 13 Agustus 2025
KPK Sebut Ratusan Travel Haji Terlibat Kasus Korupsi Kuota Khusus, Paling Minim dapat Jatah 10
Bagikan