Kesehatan

Hati-Hati, 4 Benda Sehari-hari Ternyata Paparkan Radiasi Tinggi

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 27 September 2020
Hati-Hati, 4 Benda Sehari-hari Ternyata Paparkan Radiasi Tinggi

Empat perlatan di rumah ini memproduksi radiasi tinggi. (Foto: Pexels/@RF._.studio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAAT ini dunia luar mungkin jadi tempat yang menyeramkan. Tentu karena adanya COVID-19 yang mengancam nyawa. Jadi lebih aman kalau tinggal di rumah saja, bukan? Eits tapi jangan salah ternyata di rumah pun kamu belum sepenuhnya aman lho.

Soalnya beberapa peralatan elektronik di rumah ternyata menghasilkan radiasi yang juga berbahaya bagi kesehatan. Tonya Harris, pakar lingkungan memaparkan bahwa radiasi menyebabkan kita kesulitan tidur dan berkonsentrasi.

Baca juga:

Air Purifier, Humidifier dan Diffuser, Apa Sih Bedanya?

Lebih lanjut mengutip Environmental Protection Agency AS, paparan radiasi bisa membahayakan kesehatan dan menimbulkan sindrom radiasi akut. Bahkan dapat menyebabkan sakit kanker dan penyakit kardiovaskular.

Maka dari itu kamu harus lebih berhati-hati dengan empat peralatan rumah tangga ini. Apa saja ya? Berikut seperti dikutip dari laman The List.

1. Ponsel

Hati-Hati, 4 Benda Sehari-hari Ternyata Paparkan Radiasi Tinggi
Jangan letakkan HP dekat tempat tidur. (Foto: Unsplash/@Timothy Rubby)

Sejak PSBB, ponsel pasti jadi salah satu benda yang enggak pernah lepas dari genggaman. Entah cuma sekadar mengecek sosmed, menghubungi teman-teman, maupun untuk urusan pekerjaan.

Tapi apakah kamu tahu kalau telepon genggam ini memiliki radiasi yang sangat tinggi. Apalagi jika kamu adalah salah satu orang yang selalu meletakkan HP di sebelahmu ketika tidur. "Jangan tidur dekat HP. Usahakan untuk menjauhkannya, idealnya minimal tiga kaki. Ini akan mengurangi jumlah radiasi yang kamu terima," jelas Harris.

Ia juga menyarankan untuk tidak langsung menempelkan telepon ke telinga, lebih baik gunakan pengeras suara saja. Dan terakhir jika tidak sedang digunakan maka setel HP mu dalam mode pesawat.

2. Hairdyer

Hati-Hati, 4 Benda Sehari-hari Ternyata Paparkan Radiasi Tinggi
Hairdryer langsung memaparkan radiasi ke kepala. (Foto: Unsplash/@Arun Sharma)

Hairdryer adalah salah satu peralatan rumah tangga yang langsung memaparkan radiasi tinggi ke kepala. Oleh karena itu Harris menyarankan untuk memilih alat pengering rambut dengan EMF yang rendah atau yang medan listrik dan magnetnya tidak tinggi.

Kemudian pastikan jauhkan hairdryer beberapa inci dari kepalamu. Lalu alangkah lebih baik jika kamu mengeringkan dulu rambut yang basah dengan handuk. Atau diangin-anginkan terlebih dulu sehingga rambut bukan dalam kondisi basah tapi lembab. Hal ini membantu mengurangi waktu pemakaian hairdryer.

Baca juga:

Gelang Canggih dari PouchNATION untuk Monitor Suhu Tubuh

3. Peralatan dengan sistem komputer canggih

Hati-Hati, 4 Benda Sehari-hari Ternyata Paparkan Radiasi Tinggi
Perlatan canggih dengan sistem komputer memusdahkan tapi memaparkan radiasi tinggi. (Foto: Unsplash/@Naomi Hebert)

Peralatan rumah tangga dengan sistem pintar memang sangat membantu karena enggak akan membuat kita kerepotan. Sayangnya teknologi seperti mesin cuci, microwave, mesin penanak nasi, dan peralatan berteknologi tinggi lainnya memproduksi radiasi tinggi.

"Idealnya, tinggalkan ruangan ketika menyalakan microwave, atau berdiri jauh dari microwave ketika sedang digunakan," jelas Harris. Sementara untuk peralatan lainnya kamu bisa mencabut aliran listriknya ketika sedang tidak digunakan.

4. Keramik antik

Hati-Hati, 4 Benda Sehari-hari Ternyata Paparkan Radiasi Tinggi
Ternyata keramik antik juga jadi sumber radasi karena bahan kimia yang terkandung di dalamnya. (Foto: Unsplash/@Erol Ahmed)

Siapa sangka gelas dan piring antik ternyata juga bisa menjadi sumber radiasi. "Percaya atau tidak, beberapa barang antik memancarkan radiasi," terang Harris. Mengapa demikian? Karena adanya bahan kimiawi yang digunakan dalam pembuatan keramik tersebut.

Harris mkenjelaskan bahwa keramik yang dibuat sebelum tahun 1970an biasanya mengandung radionklida yang dipakai untuk mewarnai lapisan.

Environmental Protection Agency sudah merekomendasikan untuk tidak menggunakan kaca atau keramik jenis ini karena takut bahan kimianya bocor ke makanan dan minuman.

Itu dia empat peralatan di rumah yang ternyata berbahaya bagi kesehatan. Jadi, mulai sekarang lebih berhati-hati ya. (sam)

Baca juga:

Studi: Remote TV Bisa 20 Kali Lebih Kotor dari Toilet

#Kesehatan #Info Kesehatan #Radiasi Ponsel #Radiasi Wi Fi #Radiasi Gadget #Benda Antik
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Bagikan