Hasto Kristiyanto: Maksimalkan 25 Hari Terakhir untuk Kemenangan Ganjar-Mahfud

Pradia EggiPradia Eggi - Sabtu, 20 Januari 2024
Hasto Kristiyanto: Maksimalkan 25 Hari Terakhir untuk Kemenangan Ganjar-Mahfud

; Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto. Foto: Merahputih.com/Ponco Sulaksono

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - 25 hari menjelang pencoblosan Pilpres 2024, para kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) diminta untuk meningkatkan keaktifan mereka turun ke lapangan guna menyampaikan 21 program unggulan dari pasangan calon nomor 3, yaitu Ganjar-Mahfud MD.

Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal DPP PDIP, menyampaikan instruksi ini saat memberikan panduan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PDIP Sulawesi Utara yang diadakan di Manado pada Sabtu (20/1).

Hasto menyatakan bahwa Ganjar adalah pemimpin rakyat dan pembela wong cilik yang akan berfokus pada bidang ekonomi. "Mari bergerak ke bawah dalam sisa 25 hari ini. Sampaikan 21 program Ganjar-Mahfud. Program utama Ganjar-Mahfud adalah ekonomi," ujar Hasto.

Dia menegaskan bahwa PDIP merupakan partai pelopor yang mampu menghadapi berbagai ujian sejarah untuk memenangkan Ganjar-Mahfud.

Baca Juga: KTP Sakti Program Ganjar-Mahfud Diklaim Bakal Permudah Hidup Rakyat

"Konsolidasi melalui rakerda H -25 ini sangat tepat. Di sinilah kita menyatukan tekad kita bersama, seperti yang disampaikan dalam pidato Ibu Megawati Soekarnoputri," tambah Hasto.

"25 hari ke depan sangat menentukan masa depan Indonesia. Mari persembahkan energi terbaik berjuang dengan semangat banteng ketaton untuk kemenangan Ganjar-Mahfud dan PDI Perjuangan," lanjutnya.

Hasto yakin bahwa proses konsolidasi di Sulawesi Utara telah berlangsung lancar. Dia mendapatkan laporan dari Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sulut, Steven Kandouw, yang menyebutkan bahwa persiapan menuju 2024 berjalan sesuai rencana mulai dari tingkat provinsi hingga tingkat ranting.

Baca Juga: Program Ganjar-Mahfud: Satu Desa Satu Sarjana hingga Jagoan Berantas Korupsi

Menurut Hasto, Sulawesi Utara bukan hanya menjadi basis kuat bagi PDIP, tetapi juga menjadi salah satu titik penting dalam semangat nasionalisme ala Soekarno yang membuka pintu kemajuan di wilayah Pasifik.

"Mari kita buktikan bahwa meskipun PDIP mengalami berbagai bentuk penghianatan, kita tidak pernah tunduk pada intimidasi. Kita adalah partai yang kader-kadernya tidak pernah menyerah di bawah berbagai bentuk intimidasi," tegasnya.

Untuk itu, Hasto memberikan motivasi agar dalam 25 hari ke depan, para kader dan simpatisan PDIP membuktikan semangat pantang menyerah, turun ke lapangan, dan menyatu dengan rakyat.

"Saatnya memperkuat kemenangan kita. Kemenangan ini akan ditentukan oleh dukungan rakyat, baik dalam satu putaran atau dua putaran," tutup Hasto. (Pon)

#PDIP #Hasto Kristiyanto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Kelompok yang dinilai perlu menjadi prioritas, lanjutnya, meliputi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang berisiko mengalami gangguan gizi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Indonesia
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Gagasan Public Pulse 28 sejatinya telah dirintis sejak 2024 sebagai ruang dialektika berkala.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Bagikan