Hasto Bantah Megawati Marahi Jokowi
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (tengah), Ketua Umum Partai Hanura Wiranto (kiri) dan Sekjend PDIP Hasto Kristiyanto (kanan). (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:
MerahPutih Politik - Cerita menarik dari Kasus 'Papa Minta Saham' yang melibatkan ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Setya Novanto dan Muhammad Riza Chalid dalam negosiasi kontrak perpanjangan PT Freeport. Terdapat cerita dari Riza yang mengatakan Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri, memarahi presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dalam rekaman para mekelar Freeport yang diperdengarkan dalam sidang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), Riza bercerita tentang kemarahan Megawati memarahi mantan Walikota Solo itu karena dirinya tidak menghendaki Budi Gunawan sebagai Kepala Kepolirisan Republik Indonesia (Kapolri).
Namun hal itu dibantah secara mentah oleh Sekretaris Jenderal PDI-P, Hasto Kristiyanto. Kata Hasto, pembicaraan yang terjadi dalam rekaman tersebut belum tentu dibenarkan.
"Sepengetahuan saya ibu mega tidak seperti itu, dia menjalankan prinsip sebabagai sosok negarawan lalu mengedepankan kepantingan bangsa dan negara," uangkap Hasto Hasto saat ditemui merahputih.com di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat, jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu (6/12).
Hasto berpendapat bahwa rekaman tersebut harus dibuktikan keasliannya. Ia juga berharap Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dibawah pimpinan Surahman Hidayat itu dapat dipertanggungjawabkan.
"sekali lagi kita percayakan kepada MKD jangan biarkan bangsa ini terpecah belah," harapnya.
Dalam rekaman yang diputar di sidang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR, Rabu (2/12/2015) kemaren, MR yang disebut sebagai Muhammad Riza Chalid sempat menyinggung soal Megawati yang memarahi Presiden Jokowi karena menolak melantik Komjen Budi Gunawan yang saat itu sudah disetujui DPR untuk menjadi Kapolri.
"Di Solo ada...ada Surya Paloh, ada si Pak Wiranto pokoknya koalisi mereka. Dimaki-maki Pak, Jokowi itu sama Megawati di Solo. Dia tolak BG. Gila itu, saraf itu," kata Riza seperti yang terdengar dalam rekaman yang diputarkan di MKD. (DIT)
BACA JUGA:
Bagikan
Berita Terkait
Indonesia
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
"Reformasi bukan untuk dibatalkan secara perlahan. Reformasi harus dijaga, diperkuat, dan disempurnakan," tutur Megawati.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
Indonesia
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Legitimasi elektoral dan besarnya kekuasaan negara tidak secara otomatis menjamin terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
Indonesia
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Polri harus tegak lurus sebagai alat negara yang menjaga ketertiban, bukan instrumen kekuasaan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Indonesia
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Kedaulatan politik dan kemandirian ekonomi menjadi harga mati dalam menghadapi tantangan nasional.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Indonesia
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Sikap politik PDIP berpijak teguh pada ideologi Pancasila dengan semangat kelahiran 1 Juni 1945.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Indonesia
PDIP Beri Penghargaan 6 Kader Pelopor di HUT ke-53, Ada Ribka Tjiptaning Hingga FX Rudy
Penghargaan ini menjadi simbol penghormatan atas perjuangan kader PDIP yang konsisten mengabdi.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Indonesia
Aksi Militer AS Culik Presiden Maduro di Mata Megawati: Wujud Penjajahan Modern
Operasi militer AS menculik Presiden Maduro merupakan pelanggaran berat kedaulatan Venezuela dan hukum internasional, serta memicu kecaman dunia internasional.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Indonesia
Ajak Kader Bantu Korban Bencana Sumatera, Megawati: Buktikan Kalian Orang PDIP
Ketua Umum Megawati Soekarnoputri memberikan instruksi ideologis kepada seluruh kader PDIP untuk bergotong royong menolong korban bencana alam di Sumatera.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Indonesia
Mawar Putih Untuk Megawati di Rakernas PDIP
Kehadiran Megawati menandai dimulainya rangkaian agenda besar partai dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I sekaligus peringatan HUT ke-53 PDIP.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Kepincut Menkeu Purbaya, Tawari Masuk PDIP dan Dijadikan Ketua Partai
Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri, kabarnya ingin merekrut Menkeu Purbaya ke PDIP. Apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Selasa, 06 Januari 2026