Hasil Pemilu Mengecewakan, Bupati Madina Sumut Kirim Surat Pengunduran Diri ke Jokowi

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Minggu, 21 April 2019
Hasil Pemilu Mengecewakan, Bupati Madina Sumut Kirim Surat Pengunduran Diri ke Jokowi

Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution. (Facebook)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut Muktar Afandi Lubis membenarkan perihal surat pengunduran diri Bupati Madina ke Presiden RI yang beredar di media sosial.

"Iya, surat tersebut benar adanya," katanya dikutip dari Antara, Minggu (21/4).

Surat pengunduran diri Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution itu tertanggal 18 April 2019 dan bernomor 019.6/1214/TUMPIM/2019. Surat tersebut ditujukan kepada Presiden RI d.p Menteri Dalam Negeri.

Kami tidak tahu siapa yang mengedarkan foto surat itu, namun dari stempel dan tanda tangannya, itu memang sah surat bupati,

View this post on Instagram Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya. Surat pengunduran diri Bupati yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo beredar luas di masyarakat. Pengunduran diri tersebut disebut buntut kegagalannya memenangkan suara untuk Pasangan Calon Presiden-Calon Wakil Presiden Nomor Urut 01, Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin pada Pemilu Presiden, Rabu, 17 April lalu. Saat ini, foto surat pengunduran diri Bupati Madina beredar luas di masyarakat. Surat pengunduran diri itu menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat. Terkait hal ini, pihak Pemkab Madina membenarkan jika stempel dan tanda tangan pada surat memang milik Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution. kata Kepala Bidang (Kabid) Informasi Diskominfo Madina, Wildan, saat dihubungi, Minggu (21/4/2019). Wildan mengatakan, dirinya juga tidak tahu kapan surat bupati itu diterbitkan. Dia sempat berkomunikasi dengan orang yang selalu bersama dengan Bupati Madina setelah melihat dan mengetahui beredarnya surat pengunduran diri bupati itu. “Sempat saya hubungi tadi beberapa orang yang paling dekat dengan bapak Bupati. Tapi, mereka pun tidak tahu kapan dan siapa yang membuat surat itu. Namun secara stempel dan tanda tangan, itu memang milik bupati Madina,” katanya. Terkait surat pengunduran diri Bupati Madina yang beredar luas, kepala Bagian Hubungan Masyarakat (kabag Humas) Pemkab Madina tidak bisa dikonfirmasi. Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution diketahui menjabat Ketua Dewan Penasehat N4J DPC Madina. N4J atau Nusantara Untuk Jokowi (N4J) merupakan organisasi yang mendukung pemenangan Jokowi-Ma’ruf pada Pilpres 2019. Dahlan sebelumnya menyampaikan keyakinannya, pembangunan di wilayah Tapanuli bagian Selatan akan terus meningkat jika Jokowi terpilih kembali menjadi presiden RI. (Inews.id) #harianmedancom #bupatimadina #bupatimundur #dahlanhasannasution #beritaviral #beritaheboh A post shared by PT. Harian Medan Digital (@harianmedancom) on Apr 21, 2019 at 12:16am PDT

Dalam surat itu, Bupati Madina H Dahlan Hasan Nasution menuturkan, bahwa pelaksanaan Pemilu di Madina Sumut berjalan lancar, aman dan terkendali. Namun, hasilnya sangat mengecewakan dan tidak seperti yang diharapkan.

Dalam alinea lainnya, Dahlan menuturkan bahwa dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, pembangunan di Madina cukup signifikan seperti pembangunan Pelabuhan Palimbungan, rumah sakit, lanjutan pembangunan jalan Pantai Barat, dan rencana pembangunan Bandar Udara Bukit Malintang.

Namun, katanya, meski pencerahan sudah cukup diberikan bersama putra daerah dan kalangan ulama baik yang berdomisili di Medan dan Jakarta, tetapi belum berhasil mengubah pola pikir masyarakat dalam mendukung berbagai pembangunan.

Untuk itu, dengan segala kerendahan hati, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada bapak Presiden.

Dan sebagai ungkapan rasa tanggung jawab atas ketidaknyamanan ini dengan segala kerendahan hati izinkan kami menyampaikan permohonan untuk berhenti sebagai Bupati Madina.

Pada akhir surat yang langsung ditandatanganinya juga menegaskan bahwa Dahlan siap untuk mendukung segala pembangunan meski dia sudah tidak menjabat lagi.

Surat pengunduran diri Bupati Madina dari jabatannya yang beredar luas di media sosial itu menghebohkan warga masyarakat Sumut khususnya Tabagsel. (*)

Baca Juga: PDIP: Klaim Menang Boleh, Tapi Disertai Data

#Bupati #Pemilu 2019 #Joko Widodo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Jokowi mengungkap isi pertemuan dua jam dengan Prabowo di Kertanegara. Mereka membahas sepak bola, ekonomi, politik, hingga isu Pemilu 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
Terima Gratifikasi Penyediaan Tenaga Outsourcing, Bupati Pekalongan Fadia Dituntut 5 Tahun
Jaksa KPK meyakni, terdakwa Fadia diduga memerintahkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Pekalongan untuk memenangkan PT Raja Nusantara Berjaya (RNB) dalam pengadaan tenaga alih daya
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Terima Gratifikasi Penyediaan Tenaga Outsourcing, Bupati Pekalongan Fadia Dituntut 5 Tahun
Indonesia
Lebih dari 50 Orang Melintas Bersamaan, Sling Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Putus
Jembatan Gantung Pongpet di Pangandaran miring saat peresmian setelah lebih dari 50 orang melintas bersamaan. Sling sisi kiri terlepas dari pengikat utama.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
Lebih dari 50 Orang Melintas Bersamaan, Sling Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Putus
Indonesia
KPK OTT Bupati Langkat, Sudah 2 Bupati Dalam Pekan Ini Ditangkap KPK
KPK telah mulai melakukan OTT pertama di 2026 dengan menangkap delapan orang selama 9–10 Januari.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
KPK OTT Bupati Langkat, Sudah 2 Bupati Dalam Pekan Ini Ditangkap KPK
Indonesia
Dr Tifa Tolak Damai di Sidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Tegaskan Pantang Mundur
Dr Tifa menolak damai di sidang kasus ijazah palsu Jokowi. Ia menegaskan, bahwa dirinya tidak akan mundur.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Dr Tifa Tolak Damai di Sidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Tegaskan Pantang Mundur
Indonesia
Sidang dr Tifa Berlanjut Pekan Depan, Jokowi Siap Hadir Bawa Ijazah Asli
Jokowi siap hadir di sidang dr Tifa pekan depan. Ia akan membawa ijazah aslinya ke persidangan.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Sidang dr Tifa Berlanjut Pekan Depan, Jokowi Siap Hadir Bawa Ijazah Asli
Berita
Ijazah Jokowi Dinyatakan Asli, Jaksa Sebut dr Tifa tak Mampu Buktikan Tuduhannya
Jaksa menyatakan bahwa ijazah Jokowi asli. Dr Tifa disebut tak mampu membuktikan tuduhannya.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Ijazah Jokowi Dinyatakan Asli, Jaksa Sebut dr Tifa tak Mampu Buktikan Tuduhannya
Indonesia
Link Live Streaming Sidang Perdana dr Tifa Dugaan Kasus Ijazah Palsu Jokowi
Kendati demikian, PN Jaktim menerapkan sterilisasi total saat memasuki fase pembuktian demi menjaga integritas kesaksian para saksi ahli maupun saksi fakta
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 Juli 2026
Link Live Streaming Sidang Perdana dr Tifa Dugaan Kasus Ijazah Palsu Jokowi
Bagikan