Harta 3 Menteri Tokoh Golkar: Bahlil Naik Rp 15 M, Eks Ketum Rp 200 M, Luhut Lampaui Keduanya

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 10 Oktober 2024
Harta 3 Menteri Tokoh Golkar: Bahlil Naik Rp 15 M, Eks Ketum Rp 200 M, Luhut Lampaui Keduanya

Presiden Joko Widodo menghadiri Penutupan Musyawarah Nasional Ke-XI Golkar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (21/8/2024). (ANTARA/Andi Firdaus)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Golkar merupakan bagian penting dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dua periode, tidak pernah absen mengirimkan wakilnya sebagai menteri. Menariknya, ada dua pembantu Jokowi di periode kedua ini yang pernah atau masih menjabat sebagai orang nomor satu di partai beringin.

Yakni, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, yang tercatat sebagai ketua Umum (ketum) Golkar lama sebelum digantikan posisinya oleh Menteri Investasi/Kepala BPKM, Bahlil Lahadalia, berdasarkan putusan munas partai baru-baru ini.

Kali ini, MerahPutih.com mengulas harta kedua menteri di kabinet Jokowi itu berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) mereka ke KPK, jelang purna tugas Kabinet Indonesia Maju (KIM) pada 19 Oktober mendatang.

Jika membahas menteri Golkar tentu tidak bisa dilupakan tokoh senior partai beringin Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. Terlebih, Luhut bisa dibilang menjadi sosok kepercayaan Jokowi yang telah mendampinginya selama hampir 10 tahun terakhir menjadi presiden.

Baca juga:

Jokowi Belum Minta Masuk Partai Golkar

Berikut harta kekayaan ketiga menteri yang juga tokoh Golkar itu:


Bahlil Lahadalia

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. MP/Didik Setiawan.

Berdasarkan laporan LHKPN terbaru, jumlah harta Ketum baru Golkar itu mencapai Rp 310.420.076.693 menurut laporan yang diajukan pada 1 April 2024. Namun, pergerakan harta Bahlil tak begitu signifikan hanya mengalami peningkatan Rp 15 miliar, dari laporan LHKPN sebelumnya Rp 295.149.680.731 (Rp 295 miliar).

Rincian harta Menteri Investasi/Kepala BPKM itu berdasarkan LHKPN 2024 terdiri dari aset tanah dan bangunan senilai Rp 291.617.305.000, alat transportasi dan mesin senilai Rp 98.400.000.

Menteri Bahlil juga melaporkan memiliki harta berupa surat berharga senilai Rp 1.612.500.000 serta kas dan setara kas senilai Rp 17. 091.871.693.

Baca juga:

Kekayaan Menteri Jelang Purna Tugas: Nadiem Tambah Rp 3,7 T, Sandi Naik-turun, Basuki Hartanya Rp 33,1 M

Airlangga Hartarto

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: ANTARA/Yashinta Difa

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu tercatat memiliki harta yang mengalami fluktuasi berdasarkan laporan periodik LHKPN ke KPK. Sejak awal menjabat di tahun 2019, Airlangga tercatat memiliki harta senilai Rp 253.678.497.212.

Pada LHKPN terakhir, harta milik eks Ketum Golkar itu naik sebanyak Rp 200 miliar hingga mencapai Rp 454.390.229.404. Adapun rincian harta kekayaan Airlangga Hartarto terdiri dari tanah dan bangunan Rp 113.977.496.224, alat transportasi dan mesin Rp 2.489.000.000, serta harta bergerak lainnya Rp 573.500.000.

Menko Airlangga juga tercatat harta surat berharga senilai Rp 56.254.288.666, kas dan setara kas Rp 335.086.703.413, serta harta lainnya senilai Rp 16.637.735.150.

Baca juga:

Istana Persilakan Publik Tafsirkan Sendiri


Luhut Binsar Pandjaitan

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan memberi keterangan setelah menghadiri rapat kerja bersama Badan Anggaran DPR RI, Jakarta, Rabu (5/6/2024). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan membukukan penambahan harta melampaui dua rekannya yang pernah menjadi ketum Golkar di atas. Harta tokoh senior Golkar itu bertambah Rp 366 miliar sejak awal periode kedua Jokowi menjadi presiden berdasarkan laporan LHKPN terakhirnya.

Berdasarkan laporan kekayaan periode 2023, total kekayaan Luhut mencapai Rp1,04 triliun. Rinciannya antara lainnya, surat berharga tercatat senilai Rp 374,78 miliar dan harta lainnya Rp 294,59 miliar.

Luhut juga melaporkan aset tanah dan bangunan Rp 251,61 miliar ditambah kas dan setara kas senilai Rp 164 miliar, serta mencatat utang sebesar Rp51,23 miliar.

Jika dilihat dari LHKPN 2019, harta Luhut hanya tercatat senilai Rp 677,44 miliar. Dengan demikian harta Luhut naik sekitar Rp 366 miliar dalam satu periode masa jabatan. (Pon)

#LHKPN #Ketum Golkar #Golkar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Sarmuji Dari Pengurus Koperasi Mahasiswa Menjadi Menteri Perindustrian
Karier politiknya kemudian berlanjut di parlemen yang terpilih menjadi anggota DPR RI di tahun 2014,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sarmuji Dari Pengurus Koperasi Mahasiswa Menjadi Menteri Perindustrian
Indonesia
Petinggi Golkar Di Kabinet ; Bahlil Jadi Menko, Sarmuji Jadi Memperin
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar M Sarmuji juga merapat ke Istana jelang pelantikan tersebut. Dia mengaku mendapat tugas untuk membantu Presiden Prabowo di bidang perindustrian.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Petinggi Golkar Di Kabinet ; Bahlil Jadi Menko, Sarmuji Jadi Memperin
Indonesia
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Sistem tersebut menarik karena partai politik memiliki peran dalam menentukan calon yang memperoleh mandat rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Indonesia
Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Partai, Golkar: Fokus ke Hal Lain
Nusron disebut mundur dari pengurus Golkar sejak enam bulan silam.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Partai, Golkar: Fokus ke Hal Lain
Indonesia
Golkar Pastikan Bahlil Tak Nyapres 2029, Mau Maju Jadi Caleg dari Papua
Sekjen Partai Golkar Sarmuji mengatakan Bahlil akan maju sebagai calon anggota legislatif (caleg).
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Golkar Pastikan Bahlil Tak Nyapres 2029, Mau Maju Jadi Caleg dari Papua
Indonesia
Baru Dibuka ke Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari DPP Golkar
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid ternyata telah mengundurkan diri dari kepengurusan DPP Partai Golkar sejak beberapa bulan lalu. Cek penjelasan resminya!
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Baru Dibuka ke Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari DPP Golkar
Indonesia
KPK Dorong RUU Perampasan Aset Atur Harta Pejabat yang Tak Dilaporkan di LHKPN
KPK mendorong RUU Perampasan Aset mengatur harta pejabat yang tidak dilaporkan dalam LHKPN dapat dirampas melalui mekanisme NCB.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
KPK Dorong RUU Perampasan Aset Atur Harta Pejabat yang Tak Dilaporkan di LHKPN
Indonesia
Waketum Golkar Sebut AHY Kasih Sinyal Kuat Siap Jadi Penantang di Pilpres 2029
Sinyal tersebut muncul ketika kondisi masyarakat masih menghadapi berbagai tantangan.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Waketum Golkar Sebut AHY Kasih Sinyal Kuat Siap Jadi Penantang di Pilpres 2029
Indonesia
Selama Jabat Bos BI Harta Perry Warjiyo Naik 2 Kali Lipat Lebih, Total Rp 80,5 Miliar Nol Utang!
Perry Warjiyo mundur sebagai Gubernur BI dengan harta Rp80,5 miliar tanpa utang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Selama Jabat Bos BI Harta Perry Warjiyo Naik 2 Kali Lipat Lebih, Total Rp 80,5 Miliar Nol Utang!
Indonesia
Harta Bersih Plt Gubernur BI Destry Damayanti Rp100 Miliar, Utang Rp3,5 Miliar
Plt Gubernur BI Destry Damayanti laporkan harta Rp100,2 miliar dan utang Rp3,5 miliar dalam LHKPN terbaru. Rincian aset tanah, kendaraan, surat berharga, hingga kas.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Harta Bersih Plt Gubernur BI Destry Damayanti Rp100 Miliar, Utang Rp3,5 Miliar
Bagikan