Harga Beras di Cirebon Masih Tinggi
Gerakan Pangan Murah Pemkab Cirebon. (Foto: Mauritz)
MerahPutih.com - Harga sejumlah komoditas pangan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, saat ini mengalami peningkatan signifikan.
Kenaikan harga pangan tersebut disebabkan pasokan berkurang, yang diklaim akibat dampak musim kemarau.
Baca Juga:
Heru Budi Ungkap Harga Beras Masih Tinggi di Jakarta
Hasil panen gabah dan tebu telah mengalami penurunan 40 persen dari luas lahan yang panen per hektar akibat dari kurangnya pasokan air.
Saat ini, harga beras kualitas premium menembus angka Rp 14.500 dan kualitas medium Rp 13.500.
Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Samsat Kecamatan Sumber.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Cirebon Hafidz Iswahyudi mengatakan, GPM dilakukan sebagai upaya meningkatkan keterjangkauan dan daya beli pangan masyarakat serta strategis bagi masyarakat.
"Dalam GPM kali ini, kami menyediakan sejumlah komoditas pangan, mulai dari beras, telur, minyak goreng, cabe, bawang dan gula pasir untuk ditawarkan kepada masyarakat dengan harga terjangkau," kata Hafidz.
Dalam GPM tersebut, beras SPHP dijual dengan harga Rp 52.500 per lima kilogram, minyak goreng Camar Rp 15.000 per liter. (Mauritz/Jawa Barat)
Baca Juga:
Pemkot Bandung Minta Bulog Siapkan 5 Ton Beras Medium Per Kecamatan
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Jelang Ramadan, Rina Saadah Minta Pemerintah Petakan Stok dan Risiko Harga Pangan
DPRD DKI Bersiap Sidak Pasar, Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Jelang Puasa
Jelang Imlek hingga Lebaran 2026, Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman
Permintaan Daging Naik, Pramono Pastikan Pasokan Aman Jelang Imlek dan Ramadan
Pemprov DKI Klaim Ketersedian Pangan Cukup Jelang Imlek dan Puasa
Pemerintah Janji Jaga Inflasi Harga Bergejolak Tidak Melebihi 5 Persen
Harga Bawang Putih Melonjak, Kemendag Janji Barang Impor Segera Masuk
Satgas Pangan Pastikan Tindak Pedagang Jual Kebutuhan Pokok di Atas HET
Indonesia Surplus Beras 3,5 Juta Ton, DPR Ingatkan Jangan Abaikan Petani
Beras Wajib Satu Harga di Seluruh Indonesia, Bulog Dapat Margin 7 Persen