Harapan PARFI 56 di Hari Film Nasional 2024

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Sabtu, 30 Maret 2024
Harapan PARFI 56 di Hari Film Nasional 2024

Ketua Umum PARFI 56 Marcella Zalianty untuk Hari Film Nasional 2024. (Foto: Antara/Livia Kristanti)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) 56 menggelar perayaan Hari Film Nasional 2024 di Jakarta, Sabtu (30/3). Dalam perayaan ini, Ketua Umum PARFI 56 Marcella Zalianty mengajak pemerintah agar tidak bosan untuk berkolaborasi untuk meningkatkan kualitas ekosistem industri film Indonesia lewat dukungan hingga kebijakan yang konstruktif.

"Mengingat besarnya kontribusi industri film dan kreatif terhadap ekonomi nasional, kami semua berharap bahwa pemerintah tidak lelah dan terus memberikan kolaborasinya, kerja sama, dan dukungan lewat kebijakan-kebijakan yang konstruktif serta efektif yang memang bisa mendorong ekosistem perfilman nasional," kata Marcella dilansir Antara.

Baca juga:

5 Film Indonesia Berjaya di Penghargaan Film Internasional

Lebih lanjut, Marcella mengatakan sepanjang 2023 saja industri perfilman Indonesia menunjukkan pertumbuhan signifikan dengan jumlah penonton mencapai 54 juta lebih dan perfilman Indonesia mencatatkan pangsa pasar 61 persen.

Menurutnya angka tersebut merupakan hal yang membanggakan mengingat angka tersebut terus meningkat dari tahun ke tahun setelah masa sulit pandemi harus dihadapi oleh industri.

Hadirnya platform digital sebagai akses distribusi baru menjadi salah satu faktor yang berkontribusi menurut Marcella, di samping bioskop yang masih menjadi jalur distribusi primadona untuk film-film dalam negeri. Platform digital disebut meningkatkan minat masyarakat untuk menikmati film buatan anak bangsa.

"Saat melihat angka-angka tersebut, kita dapat melihat bahwa resiliensi dari pekerjaan film dan juga penontonnya luar biasa. Pada awalnya kita takutkan bahwa film Indonesia susah launch up, tapi ini (jumlah penonton dan market share) membuktikan resiliensi dan kecintaan masyarakat terhadap film produksi dalam negeri tetap bisa diandalkan atau patut dibanggakan," katanya.

Dalam hal kebijakan pemerintah yang suportif, Marcella menyebutkan upaya pemerintah dalam mendukung industri perfilman juga ikut berkontribusi dalam peningkatan kualitas industri film.

Salah satunya seperti langkah mencabut film dari Daftar Negatif Investasi yang memberikan kesempatan industri film mendapatkan investasi lebih besar dari para pemilik modal asing.

Baca juga:

Film 'Agak Laen' Masuk 5 Besar Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa

Meski demikian, PARFI 56 mengharapkan adanya keberlanjutan dukungan dari sisi regulasi dari pemerintah untuk dapat mendukung pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) industri film Indonesia.

Misalnya seperti mewajibkan investor asing yang berproduksi di Indonesia untuk menggunakan talenta lokal baik untuk kru hingga aktor utamanya.

Contoh lain dari sisi kebijakan yang PARFI 56 harapkan dapat diberikan pemerintah untuk pertumbuhan industri perfilman ialah berupa insentif pajak untuk produksi film.

Menurut Marcella, dengan hadirnya keringanan dari segi pajak, biaya tersebut nantinya bisa dialokasikan untuk mendukung pengembangan dari sisi riset hingga promosi film yang tentunya dapat meningkatkan kualitas karya.

"Di kita itu masih kurang pengembangan story untuk film. Dalam produksi kami seringkali jadi kurang waktu untuk riset, lalu kurang budget juga untuk promosi. Jadi kalau insentif pajak ini bisa didukung kembali pada ekosistem perfilman maka pertumbuhan SDM film dan kualitas produksinya diharapkan bisa lebih tinggi," pungkas Marcella. (*)

Baca juga:

Jumlah Layar Terus Bertambah, Indonesia Tawarkan Kolaborasi Bikin Film Skala Global

#Film #Film Indonesia #Hari Film Nasional
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

ShowBiz
'Aku yang Engkau Cari', Lagu Maudy Ayunda yang Lahir dari Dunia 'Para Perasuk'
Maudy Ayunda merilis single 'Aku yang Engkau Cari' sebagai original soundtrack film Para Perasuk garapan Wregas Bhanuteja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
'Aku yang Engkau Cari', Lagu Maudy Ayunda yang Lahir dari Dunia 'Para Perasuk'
ShowBiz
Mawar Eva de Jongh dan Deva Mahenra Beradu Emosi di Series 'Luka, Makan, Cinta'
Serial Luka, Makan, Cinta mengangkat drama bisnis keluarga dan konflik ibu-anak. Disutradarai Teddy Soeria Atmadja, dibintangi Mawar Eva de Jongh dan Deva Mahenra.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Mawar Eva de Jongh dan Deva Mahenra Beradu Emosi di Series 'Luka, Makan, Cinta'
ShowBiz
Netflix Rilis Film Coming of Age 'Surat untuk Masa Mudaku', Tayang 29 Januari 2026
Netflix menyiapkan film coming of age Surat untuk Masa Mudaku karya Sim F. Dibintangi Millo Taslim dan Fendy Chow, tayang 29 Januari 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Netflix Rilis Film Coming of Age 'Surat untuk Masa Mudaku', Tayang 29 Januari 2026
ShowBiz
Film 'Aku Sebelum Aku' Siap Tayang di Netflix, Kolaborasi Gina S Noer dan Ringgo Agus Rahman
Ringgo Agus Rahman membintangi film coming of age 'Aku Sebelum Aku', debut Gina S Noer di Netflix. Simak sinopsis dan fakta menariknya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Film 'Aku Sebelum Aku' Siap Tayang di Netflix, Kolaborasi Gina S Noer dan Ringgo Agus Rahman
Fun
Sinopsis Night Shift for Cuties, Debut Sutrada Monica Vanesa Tedja di Proyek Netflix
Film Night Shift for Cuties sendiri dijadwalkan bakal tayang di platform streaming global Netflix tahun 2026 ini.
Wisnu Cipto - Rabu, 21 Januari 2026
Sinopsis Night Shift for Cuties, Debut Sutrada Monica Vanesa Tedja di Proyek Netflix
ShowBiz
Intip Sederet Aktor Kawakan yang Turut Memeriahkan Film Terbaru Joko Anwar 'Ghost in Cell'
Film terbaru Joko Anwar berjudul Ghost in Cell dibintangi sederet aktor kawakan Tanah Air. Intip daftar lengkap pemainnya di sini.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
Intip Sederet Aktor Kawakan yang Turut Memeriahkan Film Terbaru Joko Anwar 'Ghost in Cell'
ShowBiz
Joko Anwar Hadirkan Trailer Film 'Ghost in Cell', Satir Penjara Berbalut Horor-Komedi
Joko Anwar merilis trailer Ghost in Cell, film komedi satir berlatar penjara yang akan debut di Berlin Film Festival dan tayang tahun ini.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
Joko Anwar Hadirkan Trailer Film 'Ghost in Cell', Satir Penjara Berbalut Horor-Komedi
ShowBiz
Film Korea 'My Dad, the Zombie' Mulai Produksi, Sajikan Komedi Keluarga yang Menyentuh
Film Korea My Dad, the Zombie resmi memulai syuting. Dibintangi Yoo Jae Myung, Lee Si Eon, dan Oh Dal Soo. Mengangkat kisah aktor zombie dan cinta keluarga.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
Film Korea 'My Dad, the Zombie' Mulai Produksi, Sajikan Komedi Keluarga yang Menyentuh
ShowBiz
Deretan Film Horor Lokal Siap Teror Bioskop Akhir Januari 2026, Catat Jadwalnya!
Sejumlah film horor Indonesia siap tayang di bioskop akhir Januari 2026. Dari Sengkolo hingga Kuyank, kisah mitos dan legenda kelam siap meneror penonton.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
Deretan Film Horor Lokal Siap Teror Bioskop Akhir Januari 2026, Catat Jadwalnya!
ShowBiz
Film 'Sadali' Tampilkan Dilema Cinta Jarak Jauh, Adinia Wirasti Comeback ke Layar Lebar
Film Sadali mengangkat kisah cinta jarak jauh penuh dilema, dibintangi Adinia Wirasti dan Hanggini, tayang 5 Februari 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
Film 'Sadali' Tampilkan Dilema Cinta Jarak Jauh, Adinia Wirasti Comeback ke Layar Lebar
Bagikan