Pilpres 2019

Hanura Deklarasi Wiranto Cawapres, Pengamat: Gak Ada Untungnya

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 22 Februari 2018
Hanura Deklarasi Wiranto Cawapres, Pengamat: Gak Ada Untungnya

Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto memberikan keterangan pers di Jakarta (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Direktur Media Survei Nasional (Median) Rico Marbun menilai, munculnya nama Wiranto sebagai Cawapres yang diusung Partai Hanura tidak akan memperbaharui elektabilitas partai besutan Oesman Sapta Odang (Oso) itu.

Kata lainnya, Partai Hanura tidak akan mendapatkan keuntungan politik dari deklarasi tersebut. Sebab, kata dia, saat ini belum relevan untuk membicarakan soal cawapres.

"Perlombaan menuju calon presiden itu belum selesai jadi janganlah tokoh-tokoh ini memandang sekarang saatnya menjadi cawapres, karena perlombaan menjadi capres saja belum selesai," kata Rico usai merilis hasil survei di bilangan Cikini Jakarta Pusat, Kamis (22/2).

BACA JUGA: Lolos Pemilu 2019, PPP Berambisi Rebut Tiga Besar

Hasil Survei, Akar Rumput Demokrat Ternyata Dukung Jokowi

Hanura Deklarasikan Wiranto sebagai Calon Wakil Presiden

Seperti diketahui, merujuk pada survei Median awal Februari 2018, elektabilitas Jokowi dan Prabowo cenderung mengalami penurunan dan beberapa kandidat lain meningkat.

"Bagaimana kalau nanti menjelang akhir 2018 suara Pak Jokowi dibawah 20 persen misalnya dan itu terus menurun. kan rugi menjadi cawapresnya orang yang mau kalah. Jadi dilihat saja dulu," ujar Rico.

Di sisi lain, menjadi pertanyaan kenapa hanya PDIP yang mendapat keuntungan dengan mendukung Jokowi, padahal Parpol pendukung pemerintah itu bukan hanya PDIP.

"Berarti karena konstituennya bertentangan dengan elitnya, belum tentu konstituennya mau dengan elitnya. Lihat aja suara partai, Hanura misalnya kenapa dari lembaga survei kok rendah," terang dia.

"Jadi, menurut saya jangan terburu buru menjadikan cawapres dari si A si B, deklarasikan aja sebagai capres siapa tahu bisa menang," imbuhnya.

Apalagi, tambah dia, Wiranto memiliki popularitas yang bagus di masyarakat tanah air. "Siapa yang nggak kenal Pak Wiranto? Hampir mayoritas masyarakat kenal cuma apakah masyarakat tahu kalau Wiranto mau jadi presiden? kan belum tahu," pungkasnya.(Fdi)

#Wiranto #Partai Hanura #Pilpres 2019
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
43.363 Orang Berencana Berangkat Umrah, Pemerintah Minta Ditunda
Calon jemaah umrah yang direncanakan berangkat hingga sebelum musim haji pada 18 April 2026 berjumlah 43.363 orang yang berasal dari 439 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Maret 2026
43.363 Orang Berencana Berangkat Umrah, Pemerintah Minta Ditunda
Indonesia
Wiranto Sebut Mendiang Try Sutrisno Layak Disebut Negarawan Sejati, Taat Konstitusi
Try Sutrisno merupakan figur yang selalu memikirkan langkah terbaik untuk masyarakat selama menjalankan tugas kenegaraan.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Wiranto Sebut Mendiang Try Sutrisno Layak Disebut Negarawan Sejati, Taat Konstitusi
Indonesia
Pemakaman Istri di Karanganyar, Wiranto Turun Langsung ke Liang Lahat
Ratusan pelayat dari keluarga, kerabat, tokoh masyarakat, hingga pejabat negara hadir memberikan penghormatan terakhir.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 17 November 2025
Pemakaman Istri di Karanganyar, Wiranto Turun Langsung ke Liang Lahat
Indonesia
Jokowi Melayat Istri Wiranto di Lanud Adi Soemarmo tidak Ikut ke Lokasi Pemakaman
Wiranto mendapati Jokowi dan Iriana menunggu di landasan bandara untuk melayat, langsung menghampirinya dan mengajak bersalaman.
Wisnu Cipto - Senin, 17 November 2025
Jokowi Melayat Istri Wiranto di Lanud Adi Soemarmo tidak Ikut ke Lokasi Pemakaman
Indonesia
Jenderal Wiranto Berduka, Istrinya Tutup Usia Dimakamkan di Solo Hari Ini
Kabar duka datang dari keluarga mantan Panglima TNI Jenderal Purnawirawan Wiranto. Istrinya, Rugaiya Usman Wiranto, meninggal dunia
Wisnu Cipto - Senin, 17 November 2025
Jenderal Wiranto Berduka, Istrinya Tutup Usia Dimakamkan di Solo Hari Ini
Indonesia
OSO Pimpin 9 Partai Nonparlemen, Bentuk Sekber Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat untuk Lawan Parliamentary Threshold
Sembilan partai yang telah bergabung adalah Partai Hanura, PBB, Partai Buruh, Perindo, PKN, Prima, PPP, Partai Berkarya, dan Partai Ummat
Angga Yudha Pratama - Kamis, 25 September 2025
OSO Pimpin 9 Partai Nonparlemen, Bentuk Sekber Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat untuk Lawan Parliamentary Threshold
Indonesia
Sepak Terjang Wiranto, Pernah Diisukan Berseberangan kini Jadi Penasihat Khusus Prabowo
Wiranto lahir di Yogyakarta 4 April 1947
Angga Yudha Pratama - Rabu, 23 Oktober 2024
Sepak Terjang Wiranto, Pernah Diisukan Berseberangan kini Jadi Penasihat Khusus Prabowo
Indonesia
Swasta Bersedia Bantu Impor Sapi Perah Program Makan Bergizi Gratis
“Kita Impor bahan baku yang belum ada, misal upaya beli sapi perah kecil dengan harapan 5 tahun ke depan sapi baru bisa diperah. Kolaborasi swasta diperlukan.”
Wisnu Cipto - Kamis, 19 September 2024
Swasta Bersedia Bantu Impor Sapi Perah Program Makan Bergizi Gratis
Indonesia
Arah Politik Hanura Bakal Diputuskan Dua Hari ke Depan
Munas ke-4 yang digelar hari sejak Minggu (18/8) hingga hari ini membahas beberapa hal diantaranya pemilihan ketua umum, arah partai ke depan
Angga Yudha Pratama - Senin, 19 Agustus 2024
Arah Politik Hanura Bakal Diputuskan Dua Hari ke Depan
Indonesia
Oso Harap Ada Regenerasi Ketua Umum di Hanura
Oso sangat terbuka kepada siapapun yang mau menggantikan posisinya sebagai ketua umum
Angga Yudha Pratama - Senin, 19 Agustus 2024
Oso Harap Ada Regenerasi Ketua Umum di Hanura
Bagikan