Hadiri Sidang Umum PBB, Prabowo Diyakini Bisa 'Buka Pintu' Kemerdekaan Palestina
Presiden RI, Prabowo Subianto. Foto: Dok. Istimewa
MerahPutih.com - Kehadiran Presiden RI, Prabowo Subianto, di sidang Majelis Umum PBB diharapkan mampu membawa kemerdekaan bagi Palestina.
Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta.
“Kami harap hadirnya Presiden Prabowo Subianto di Sidang Majelis Umum PBB menjadi langkah konkret untuk Palestina merdeka,” jelas Sukamta dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, (23/9).
Keyakinan Sukamta bukan tanpa alasan. Ia menyoroti dukungan terhadap Palestina yang terus meningkat.
Setelah pengumuman resmi Inggris, Kanada, Australia, dan Portugal, terhitung ada 147 negara yang mendukung Palestina untuk merdeka.
Baca juga:
Prabowo Ajak Dunia Bertindak Atasi Bencana Kemanusiaan di Gaza, Tak Sekadar Bicara
Ia berharap, dunia lebih berdaya untuk menghentikan kejahatan Israel terhadap Palestina.
“Dengan dukungan yang sudah luar biasa besar ini membuat dunia lebih berdaya untuk menghentikan kejahatan Israel dengan segera,” ucap politikus PKS ini.
Dukungan ini dikeluarkan bertepatan dengan satu bulan operasi militer Israel yang menyerang Gaza. Lalu, jumlah korban jiwa di Palestina juga terus bertambah.
“Jangan sampai dukungan-dukungan ini berhenti di meja dan forum diplomasi, tapi harus berimplikasi nyata dan signifikan di lapangan,” ucap Sukamta.
Wakil Ketua Fraksi PKS ini mengapresiasi sikap PBB sebelumnya, yang telah menetapkan bahwa Israel melakukan genosida. PBB juga telah menetapkan terjadinya kelaparan di Gaza.
Baca juga:
Prabowo segera Bentuk Komisi Reformasi Polri, Usman Hamid: Belum Punya Konsep dan Tujuan yang Jelas
“Penetapan-penetapan seperti ini harus segera ditindaklanjuti dengan kebijakan yang lebih konkret dan segera, untuk menghentikan arogansi Israel,” ujarnya.
Sekadar informasi, Presiden RI, Prabowo Subianto, akan hadir dalam gelaran Konferensi Internasional Tingkat Tinggi untuk Penyelesaian Damai atas Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara.
Forum ini berlangsung di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat (AS), Senin (22/9) waktu setempat.
Sementara di panggung dunia, Prabowo menyerukan kemerdekaan Palestina dan desakan menghentikan perang. Melalui pidatonya, Prabowo menekankan dunia harus mengakui negara Palestina.
Baca juga:
PBB Sah Deklarasi New York, Indonesia Siap Gabung Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza
"Kita harus mengakui Palestina sekarang. Kita harus menghentikan bencana kemanusiaan di Gaza," kata Prabowo seperti disiarkan langsung di Situs PBB, Selasa (23/9) dini hari waktu Indonesia.
Selain itu, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia siap mengambil langkah menuju perdamaian.
“Kami bersedia menyediakan pasukan penjaga perdamaian," katanya. (knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Komisi II DPR Nilai Kunjungan Prabowo ke IKN Bawa Pesan Politik Keberlanjutan
Prabowo Ultimatum Dirut Simon Aloysius dan Direksi Jangan Cari Kekayaan di Pertamina
Putus Rantai Kemiskinan, Prabowo Targetkan 500 Ribu Murid Masuk Sekolah Rakyat