Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Pemilu 2019

Hadiri Aksi Unjuk Rasa Depan Bawaslu, Titiek Soeharto: Rezim Ini Parah

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 21 Mei 2019
Hadiri Aksi Unjuk Rasa Depan Bawaslu, Titiek Soeharto: Rezim Ini Parah

Titiek Soeharto bersama para pendukungnya dalam sebuah kesempatan kampanye (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Politikus Partai Berkarya, Titiek Soeharto hadir dalam aksi di Bawaslu, Jakarta Pusat. Titiek mengecam pemerintahan Jokowi yang disebutnya lebih parah dari kekuasaan Presiden Soeharto selama 32 tahun.

“Masa semuanya dibilang makar, makar, makar. Ini apa? Dulu zamannya Pak Soeharto enggak kaya gini, kayaknya sekarang lebih gila lagi. Makar, makar apa sih?” kata Titiek di depan Bawaslu, Jakarta, Selasa, (21/5).

Mantan istri Prabowo Subianto itu juga menyoroti ditahannya eks Danjen Kopassus Mayjen (Purn) Soenarko.

“Dan itu Danjen Kopassus itu sudah berjuang (untuk negra), diperlakukan seperti itu,” kritik Titiek.

Titiek Soeharto memberikan keterangan kepada awak media
Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya, Titiek Soeharto . (MP/Ismail)

Titiek juga heran saat semalam ada surat perintah penyidikan kepada Prabowo Subianto.

Menurutnya, surat tersebut tidak tepat dialamatkan kepada seorang calon presiden. Ia merasa dengan berbagai kejadian itu, demokrasi tidak berjalan dengan baik.

“Ini katanya demokrasi, kita sudah reformasi dan boleh keluarkan pendapat. Belum apa-apa sudah dibungkam,” tutur Titiek.

Putri bungsu mendiang Presiden Soeharto itu mengungkapkan sejumlah keluhannya karena geraknya merasa dibatasi oleh blokade para petugas kepolisian yang menjaga aksi tersebut. Bahkan ia mengaku harus meloncat pagar untuk bisa sampai ke tengah kerumunan massa tersebut.

"Saya disini menyambangi teman-teman yang ikut aksi damai ini. Mereka datang dari penjuru tanah air walaupun dicegat. Mereka cuma mau aksi damai. Tapi kok disambut sama polisi-polisi. Mbok ya kesanaan dikit gitu. saya di blokir tidak bisa lewat. Saya harus loncat pagar untuk masuk sini," kata Titiek.

Prabowo dan Titiek Soeharto dalam sebuah acara di Kertanegara
Prabowo dan Titiek Soeharto dalam sebuah acara di Kertanegara, Jakarta Selatan (Foto: BPN Prabowo-Sandi)

Titiek Soeharto megaku sengaja datang untuk bertemu massa yang sudah jauh-jauh datang untuk menggelar unjuk rasa.

“Saya hari ini, sore ini menyempatkan datang ke sini untuk ketemu teman-teman yang sudah datang jauh dan ikut aksi damai di sini, pengin ikut buka bersama sama mereka, dan beri semangat pada rekan yang dukung 02 di sini. Terima kasih sudah sampai di sini, sudah ikut aksi damai,” ucapnya.

Meski begitu, Titiek mengaku kaget saat tiba di lokasi dan melihat penjagaan ketat polisi. Ia menilai penjagaan yang dilakukan polisi bak perang.

“Saya kaget sampai sini, ini aksi damai banyak ibu-ibu tapi kok kita dijagain kayak mau perang sama aparat di sini, nih mau ada apa sih, kita tidak ada bawa senjata, lagian mau apa? Kita masa mau geruduk Bawaslu, kan tidak, inikan bagian dari rumah kita. Kita tidak mau bikim onar, mau aksi damai kok dilarang dan dilakukan ini,” tandas dia.

Usai berbuka puasa, massa yang tergabung dari Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) ini akan menggelar sholat maghrib. Mereka beraksi memprotes hasil Pilpres yang disebutnya curang. Mereka mengancam akan kembali beraksi besok, Rabu,(22/5).(Knu)

#Titiek Soeharto #Partai Berkarya #Prabowo Subianto #Pemilu 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Dapat Rapor Merah dari SMRC, Istana Tegaskan Prabowo Kerja Bukan Demi Survei
Istana menegaskan kerja Presiden Prabowo Subianto berorientasi pada kepentingan rakyat, bukan survei.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
Dapat Rapor Merah dari SMRC, Istana Tegaskan Prabowo Kerja Bukan Demi Survei
Indonesia
Mensesneg Bilang Prabowo Juga Naikkan Tukin Guru-Nakes 3T Bukan Cuma TNI
Presiden Prabowo Subianto resmi menaikkan tunjangan kinerja bukan hanya untuk TNI dan Kemenhan, tetapi juga guru, dosen, dan tenaga kesehatan di wilayah 3T.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
Mensesneg Bilang Prabowo Juga Naikkan Tukin Guru-Nakes 3T Bukan Cuma TNI
Indonesia
Prabowo Bakal Resmikan Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Fasad Bersejarah Dikembalikan
Stasiun Semarang Tawang segera direvitalisasi. Presiden RI, Prabowo Subianto, segera meresmikannya.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
Prabowo Bakal Resmikan Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Fasad Bersejarah Dikembalikan
Indonesia
Prabowo Terbitkan Perpres Baru, Tunjangan Kinerja TNI dan ASN Kemhan Naik
Presiden RI, Prabowo Subianto, menaikkan tunjangan kinerja TNI dan ASN Kemhan. Hal itu tertuang dalam Perpres Nomor 42 Tahun 2026.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
Prabowo Terbitkan Perpres Baru, Tunjangan Kinerja TNI dan ASN Kemhan Naik
Indonesia
Prabowo Tekankan Lulusan IPDN Harus Dekat dengan Rakyat dan Tolak Korupsi
Presiden RI, Prabowo Subianto, meminta lulusan IPDN untuk dekat dengan rakyat dan menolak korupsi.
Soffi Amira - Rabu, 29 Juli 2026
Prabowo Tekankan Lulusan IPDN Harus Dekat dengan Rakyat dan Tolak Korupsi
Indonesia
Sah Diteken Prabowo! Kejagung Punya 7 Kejaksaan Negeri Baru, 2 di Pulau Jawa
Presiden Prabowo Subianto menandatangani Perpres Nomor 40 Tahun 2026 tentang pembentukan tujuh kejaksaan negeri baru, termasuk Pangandaran dan Serang di Pulau Jawa.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 Juli 2026
Sah Diteken Prabowo! Kejagung Punya 7 Kejaksaan Negeri Baru, 2  di Pulau Jawa
Indonesia
Ekonom Ingatkan Presiden Salah Pilih Gubernur BI Baru Bisa Picu Bahaya Fiskal
Ekonom Achmad Nur Hidayat menilai mundurnya Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI jadi momentum menjaga independensi bank sentral.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Ekonom Ingatkan Presiden Salah Pilih Gubernur BI Baru Bisa Picu Bahaya Fiskal
Indonesia
Kronologi Bos BI Perry Warjiyo Mundur tanpa Alasan Detail: Internal Tahu Sabtu Sampai Istana Minggu
Gubernur BI Perry Warjiyo resmi mundur. Surat diterima Presiden tanpa alasan detail. Pemerintah bantah ada intervensi politik.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Kronologi Bos BI Perry Warjiyo Mundur tanpa Alasan Detail: Internal Tahu Sabtu Sampai Istana Minggu
Indonesia
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Prabowo Sampaikan Apresiasi atas Pengabdiannya
Presiden RI, Prabowo Subianto, telah menerima surat pengunduran diri Perry Warjiyo dari Gubernur BI. Ia pun mengucapkan terima kasih atas dedikasinya.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Prabowo Sampaikan Apresiasi atas Pengabdiannya
Indonesia
Perry Warjiyo Lepas Jabatan Gubernur BI, Destry Damayanti Ditunjuk Jadi Pengganti Sementara
Perry Warjiyo mundur dari Gubernur BI. Presiden RI, Prabowo Subianto, sudah menerima surat pengunduran dirinya.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Perry Warjiyo Lepas Jabatan Gubernur BI, Destry Damayanti Ditunjuk Jadi Pengganti Sementara
Bagikan