Hadapi Musim Hujan, Pemprov DKI Lebih Besarkan Anggaran Trotoar Ketimbang Waduk

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 12 November 2019
Hadapi Musim Hujan, Pemprov DKI Lebih Besarkan Anggaran Trotoar Ketimbang Waduk

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Juaini Yusuf (ANTARA/Ricky Prayoga)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Juaini Yusuf menegaskan, anggaran yang diajukan dalam Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020 untuk menangani banjir tak sebesar pembangunan trotoar.

Dari total anggaran untuk Dinas SDA sebesar Rp3,9 triliun, sekitar Rp 1 triliun dialokasikan untuk penanganan banjir. Sementara anggaran membangun trotoar mencapai Rp 1,2 triliun di pos anggaran Dinas Bina Marga DKI.

Baca Juga:

Ketua Komisi D Kritik Anies yang Fokus ke Trotoar Ketimbang Perbaiki Waduk

"(Satu triliunnya) kan itu masing-masing ada pembelian alat ekskavator di situ ada, terus pembuatan waduk-waduk di masing-masing aliran kan," jelas Junaini.

Junaini menuturkan, rencana awal anggaran untuk penanganan banjir besar namun urung terlaksana lantara ada efisiensi anggaran.

"Itu dikurang-kurangi, malah tadinya Rp425 miliar untuk pembebasan, kurang kan. Anggaran sekarang kami aja nih Rp850 miliar tahun 2019, yang sudah terserap Rp350 miliar. Berarti kan masih ada Rp 500 miliar lagi, tapi kan disetop sekarang," ujar dia.

Rapat Komisi D DPRD DKI Jakarta, Senin (11/11). (Foto: MP/Asropih)

Sebelumnya, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ida Mahmudah menyoroti Pemprov DKI yang lebih memprioritaskan pembangunan trotoar ketimbang mengeruk Waduk untuk menghadapi musim penghujan yang berpotensi banjir.

"Kok justru program prioritas dia trotoar? sebentar lagi yang banjir nih kenapa tidak konsentrasi bahwa waduk itu memang segera diperbaiki," kata Ida.

Baca Juga:

Jawaban Anies Dikritik Ketua Komisi D Soal Prioritas Trotoar Ketimbang Waduk

Harusnya, menurut Ida, Pemprov DKI utamakan perbaikan Waduk dan aliran sungai agar dapat menampung debit air saat hujan guna mengatasi banjir. Politikus PDI-P ini pun heran dengan usulan anggaran yang besar untuk pengadaan pembangunan trotoar.

"Harusnya kan gitu. Ini kan prioritas program nasional. Macet, banjir, ini kan harus segera diselesaikan. Tapi kalau saya melihat konsentrasinya justru di anggaran ini yang lumayan besar, di trotoar, sama di penataan RW," cetus dia. (Asp)

#DPRD DKI Jakarta #Banjir #Waduk
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Penyediaan hunian menjadi salah satu prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan setelah bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Indonesia
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Usul tersebut bukan untuk menambah jumlah anggota DPRD dari 106 menjadi 180–220 kursi, melainkan untuk memastikan 106 saat ini tetap dapat dipertahankan.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Indonesia
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Jakarta mengajukan pembentukan dana cadangan daerah untuk memperkuat kapasitas fiskal sekaligus menjamin ketersediaan anggaran pembangunan Ibu Kota.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Indonesia
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
DPRD DKI Jakarta meminta pengelolaan data desil dikembalikan kepada Pemprov DKI setelah perubahan pemeringkatan berdampak pada bansos dan KJP.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
Indonesia
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek akan disesuaikan mulai 1 Januari 2027. DPRD DKI masih mengkaji besaran tarif baru.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Dunia
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Bencana banjir parah terjang 23 provinsi di Thailand, tewaskan 19 orang dan berdampak pada 700 ribu warga Bangkok. Pemerintah tetapkan libur khusus!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
DPRD DKI menyoroti kesulitan pedagang tradisional Jakarta bersaing dengan e-commerce dan meminta DPPKUKM serta Pasar Jaya berkolaborasi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
Indonesia
DPRD DKI Jakarta Usul Pengembangan Desalinasi Olah Air Laut Jadi Air Bersih, Hadapi Kekeringan
Di Kepulauan Seribu sudah ada desalinasi, mengubah air laut jadi air bersih, air tawar.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
DPRD DKI Jakarta Usul Pengembangan Desalinasi Olah Air Laut Jadi Air Bersih, Hadapi Kekeringan
Bagikan