Headline

Hadapi Kemarau Panjang, Pemprov DKI Sediakan Air Bersih untuk Warga

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 25 Agustus 2019
 Hadapi Kemarau Panjang, Pemprov DKI Sediakan Air Bersih untuk Warga

Pemprov DKI Jakarta sediakan air bersih untuk warga saat hadapi kekeringan (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui PD PAM Jaya selaku BUMD penyedia air bersih memiliki cara jitu untuk menghadapi musim kemarau yang melanda Ibu Kota Jakarta.

Direktur PAM Jaya, Bambang mengatakan pihaknya saat ini tengah membangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Hutan Kota di Jakarta. Kapasitasnya didesain untuk mengaliri empat kelurahan yaitu Kamal Muara, Kamal, Tegal Alur, dan Pegadungan.

Baca Juga:

Memasuki Musim Kemarau, Warga Jakarta Diimbau Bijak Gunakan Air

"Melalui fasilitas ini, akan menambah sekitar 30 ribu rumah yang teraliri air pipa," kata Bambang di Jakarta, Minggu (25/8).

Hemat air saat hadapi kemarau panjang
Warga diimbau untuk hemat air saat hadapi kemarau panjang (Foto: antaranews)

Kemudian, lanjut dia, terhadap wilayah yang masih belum mendapatkan akses air perpipaan, PAM JAYA menyiapkan solusi jangka pendek dan sementara berupa pembangunan kios air di beberapa titik di Jakarta.

"Tahun ini akan dibangun 25 kios air, salah satu wilayah yang akan dibangun kios air yaitu daerah Semanan, Kalideres," tuturnya.

Baca Juga:

Kemarau Panjang, Anies Minta Masyarakat Hemat Gunakan Air

Sedangkan untuk kondisi darurat, PAM JAYA bersama Palyja dan Aetra juga menyiapkan mobil tangki. Total mobil tangki sebanyak 26 mobil tangki.

"PAM Jaya 5 tangki, Aetra 6 tangki dan Palyja 15 tangki," jelasnya.

Berdasarkan hasil koordinasi bahwa level ketinggian muka air di waduk Djuanda Jatiluhur masih pada level aman untuk menyuplai air baku ke Jakarta, dan diperkirakan akan tetap aman sampai musim kemarau saat ini usai.

"Saat ini level waduk Jatiluhur di 98 meter di atas permukaan laut, sementara level kritis di 87,5 mdpl," tutupnya.(Asp)

Baca Juga:

Anies Keluarkan Ingub Hadapi Dampak Kekeringan di Jakarta

#Musim Kemarau #Kekeringan #Pemprov DKI #Stok Air Bersih Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
CFD Sudirman-Thamrin Minggu Besok Ditiadakan, Lokasi Digeser ke Kebayoran Lama
Kegiatan Car Free Day (CFD) Sudirman-Thamrin Minggu, 25 Oktober 2026 ditiadakan karena ada Jakarta Running Festival, dan dialihkan ke Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Lama.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Oktober 2026
CFD Sudirman-Thamrin Minggu Besok Ditiadakan, Lokasi Digeser ke Kebayoran Lama
Berita Foto
Danau Cinere Mengering, Dasar Danau Dikeruk untuk Menambah Kedalaman
Sejumlah kendaraan melintasi kamera pengawasa tilang elektronik (ETLE) di Jalan Jenderal Sudirman, Kawasan Senayan, Jakarta, Senin (19/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 19 Oktober 2026
Danau Cinere Mengering, Dasar Danau Dikeruk untuk Menambah Kedalaman
Indonesia
BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Masih Kering hingga 24 Oktober, Waspadai Karhutla
BMKG memperkirakan kondisi relatif kering masih berlanjut di sejumlah wilayah Indonesia pada 17–24 Oktober 2026. Masyarakat juga diminta membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk akibat asap karhutla.
Frengky Aruan - Senin, 19 Oktober 2026
BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Masih Kering hingga 24 Oktober, Waspadai Karhutla
Berita Foto
Pemprov DKI Perluas Akses Hunian Layak lewat Pembiayaan Rumah
Suasana pemukiman padat penduduk di Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 12 Oktober 2026
Pemprov DKI Perluas Akses Hunian Layak lewat Pembiayaan Rumah
Indonesia
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Bank Jakarta dan PAM Jaya bakal IPO. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, Pemprov tetap memegang saham mayoritas.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Indonesia
33 Kabupaten/Kota Terdampak Kekeringan, BPBD Jawa Tengah Salurkan 75,4 Juta Liter Air
Sebanyak 75,4 juta liter air bersih telah disalurkan ke 33 kabupaten/kota di Jawa Tengah akibat kekeringan. Distribusi menjangkau 2,34 juta jiwa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
33 Kabupaten/Kota Terdampak Kekeringan, BPBD Jawa Tengah Salurkan 75,4 Juta Liter Air
Indonesia
Tanggap Darurat Kemarau, Kementerian PU Salurkan 48,9 Juta Liter Air
Langkah penanganan darurat ini diambil sebagai bentuk respons cepat dalam menghadapi gelombang musim kemarau yang melanda dalam beberapa tahun terakhir.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Tanggap Darurat Kemarau, Kementerian PU Salurkan 48,9 Juta Liter Air
Indonesia
Politisi AS dan Uni Eropa Siapkan Teknologi Rekayasa Iklim
Para aktivis lingkungan menentang keras penggunaan teknologi tersebut karena berisiko merusak lapisan ozon pelindung bumi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Politisi AS dan Uni Eropa Siapkan Teknologi Rekayasa Iklim
Indonesia
2 Daerah di Kota Tangerang Masuk Zona Merah Kekeringan, Tiap Hari Dikirim 5.000 Liter Air
Masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih bisa melakukan pengajuan melalui kanal LAKSA di aplikasi Tangerang LIVE, telepon 112 maupun hotline BPBD Kota Tangerang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
2 Daerah di Kota Tangerang Masuk Zona Merah Kekeringan, Tiap Hari Dikirim 5.000 Liter Air
Indonesia
BMKG: Lebih dari 61 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau, Bantul 131 Hari Tanpa Hujan
BMKG mencatat lebih dari 61 persen wilayah Indonesia masih kemarau. Bantul mengalami 131 hari tanpa hujan, musim hujan diprediksi mulai November-Desember 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
BMKG: Lebih dari 61 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau, Bantul 131 Hari Tanpa Hujan
Bagikan