Gunung Sinabung Erupsi, Masyarakat Diminta Waspada
Gunung Sinabung yang erupsi dilihat dari Desa Guru Singa, Karo. (ANTARA FOTO/Tibta Peranginangin)
MerahPutih.com - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara mengeluarkan asap vulkanik. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara mengalami erupsi, Kamis (20/7), pukul 07.20 WIB.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, erupsi itu disertai semburan abu vulkanik dengan tinggi kolom 3.500 meter dan guguran lava sejauh 1.000 meter ke arah Selatan.
Selain mengeluarkan abu vulkanik dan guguran lava, erupsi tersebut juga menimbulkan gempa tektonik yang berlangsung selama 386 detik.
Pada Rabu (19/7) hingga pukul 06.00 WIB, Gunung Sinabung juga teramati mengalami erupsi yang memuntahkan abu vulkanik setingg 1.500 meter.
Hingga pukul 06.00 WIB tersebut, tercatat juga ada satu kali gempa tektonik, 20 gempa guguran, dan enam kali gempa dengan getaran rendah.
Hingga pukul 12.00 WIB, teramati guguran kubah lava dengan jarak luncur 700 meter ke arah tenggara dan 35 kali gempa guguran, dan satu kali gempa tektonik jauh.
Hingga pukul 18.00 WIB, Gunung Sinabung juga teramati mengeluarkan erupsi dengan tinggi abu vulkanik 700 m, juga guguran kubah lava dengan jarak luncur 1.000 meter ke arah timur dan tenggara.
Dari rangkaian kindisi itu, BNPB menyimpulkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Sinabung masih tinggi dan masih diberlakukan Status "Awas".
BNPB merekomendasikan agar masyarakat dan pengunjung tidak melakukan aktivitas di dalam radius tiga kilometer dari puncak, dalam jarak tujuh km untuk sektor selatan-tenggara, jarak enam km untuk sektor tenggara-timur, serta jarak empat km untuk sektor utara-timur.
Masyarakat yang beraktivitas dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung juga diingatkan agar tetap waspada terhadap potensi bahaya lahar hujan. (*)
Sumber: ANTARA
Bagikan
Berita Terkait
48 Rumah Warga Korban Longsor Cisarua Bakal Direlokasi, Segera Dapat Huntara
Hujan Lebat yang Dapat Disertai Angin Kencang Akan Terjadi di Sejumlah Wilayah di Indonesia hingga 29 Januari, BNPB Imbau Tingkatkan Kewaspadaan
Kesulitan Akses Alat Berat, Masih Ada Puluhan Korban Tertimbun Longsor di Cisarua Bandung
Arahan dari Prabowo, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek
Sumatera Barat Masuki Fase Pemulihan, BNPB Tekankan Validasi Lahan Aman Hunian
Korban Bencana Sumatra Tembus 1.189 Orang, 195 ribu Jiwa Masih Bertahan Hidup di Tenda Pengungsian
Curah Hujan Tinggi, BNPB Turun Tangan Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta
Listrik di Talaud Kembali Menyala Usai Digoyang Gempa Dahsyat Magnitudo 7,1
Kepulauan Talaud Sulawesi Utara Diguncang Gempa Bumi Bermagnitudo 7,1, BNPB: Tidak Ada Korban Jiwa
3 Kecamatan di Dompu NTB Dilanda Banjir, Tanggap Darurat Diberlakukan