Kesehatan

Gummy Smile Jennie BLACKPINK, Apakah Berbahaya?

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Jumat, 19 Januari 2024
Gummy Smile Jennie BLACKPINK, Apakah Berbahaya?

Kondisi ketika seseorang tersenyum memperlihatkan lebih banyak bagian gusi seperti Jennie BLACKPINK disebut gummy smile. (Foto: YouTube/KP Dental Place)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Jennie BLACKPINK punya suara, tarian, dan fesyen yang unik di panggung. Ia juga terkenal berkat senyumnya yang menawan.

Tiap kali tersenyum, Jennie menampakkan giginya yang rapi. Gusinya yang berwarna merah jambu juga terlihat jelas. Untuk yang terakhir ini, tak semua orang punya kondisi macam ini.

Secara medis, kondisi ketika seseorang tersenyum yang memperlihatkan lebih banyak bagian gusi seperti Jennie BLACKPINK disebut gummy smile.

Beberapa orang menyebut gummy smile sebagai kelainan. Sebab, umumnya, gusi tertutup oleh bibir. Sebagian orang juga merasa tak nyaman dengan ini. Namun, kondisi ini bukanlah sebuah gangguan dan tak akan menimbulkan komplikasi berarti.

Baca juga:

Kebebasan Jadi Alasan Jennie BLACKPINK Dirikan ODD ATELIER

"Namun, individu yang senyumannya menunjukkan gummy smile sebaiknya berkonsultasi dengan dokter gigi untuk memastikan tidak ada masalah kesehatan yang besar," terang www.ohiocosmeticdentists.com.

Kondisi gummy smile umum terjadi pada kelompok usia lebih muda dibandingkan kelompok usia lanjut. Prevalensi gummy smile sekitar 10 persen pada kelompok usia 20-30 tahun.

Pada sebagian besar kasus, jaringan gusi yang berlebih murni disebabkan oleh faktor keturunan. Kombinasi gigi kecil, rahang besar, dan bibir atas yang pendek dapat memberikan tampilan senyuman yang bergetah.

Dalam kasus yang jarang terjadi, garis gusi yang besar bisa jadi disebabkan oleh kondisi yang disebut fibromatosis gingiva herediter, yaitu pembesaran jaringan gusi secara perlahan namun progresif. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan masalah bicara.

Jika gusi seseorang tiba-tiba tampak lebih besar dari biasanya dan gusinya merah serta bengkak, masalahnya mungkin karena kurangnya kebersihan mulut.

Ketika seseorang mengabaikan kebersihan gigi, plak dapat menumpuk di gigi. Pada akhirnya, plak tersebut dapat turun ke garis gusi, menyebabkan gusi meradang dan bengkak. Kejadian ini dikenal sebagai penyakit gusi atau gingivitis. Namun, itu bukanlah gummy smile.

Dalam kebanyakan kasus, gummy smile tidak perlu dikhawatirkan. Jennie BLACKPINK sendiri tak pernah mempermasalahkan gummy smile-nya. (dru)

Baca juga:

ODDATELIER, Agensi Baru Besutan Jennie BLACKPINK untuk Karier Solo

#Jennie BLACKPINK #Kesehatan #Gigi
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
ShowBiz
Siapa Member BLACKPINK Paling Kaya? Ada yang Tembus Rp600 Miliar!
Siapa member BLACKPINK paling kaya? Ini daftar kekayaan Lisa, Rosé, Jennie, dan Jisoo dalam rupiah dengan kurs terbaru.
ImanK - Jumat, 02 Januari 2026
Siapa Member BLACKPINK Paling Kaya? Ada yang Tembus Rp600 Miliar!
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Bagikan