Gubernur Anies Tinjau Langsung Lokasi Kebakaran di Kampung Bandan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Minggu, 12 Mei 2019
Gubernur Anies Tinjau Langsung Lokasi Kebakaran di Kampung Bandan

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meninjai korban kebakaran di Kampung Bandan (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan meninjau langsung lokasi kebakaran yang terjadi di wilayah Kampung Bandan, Jakarta Utara, pada Minggu (12/5). Selain mendata jumlah kerugian dan warga yang terdampak, Gubernur Anies menegaskan kebutuhan korban akan terpenuhi dengan baik.

"Jadi, terjadi kebakaran hari Sabtu, sekitar waktu Ashar di tempat ini. Ada lebih dari 450 pintu rumah dan 450 Kepala Keluarga (menjadi korban), dengan total lebih dari 3.500 warga. Sebenarnya, warga di sini ada sekitar 2.000, lalu 1.500 adalah mereka yang kos di tempat ini. Dan pemerintah sudah langsung hadir. Dari mulai tadi malam kita menyiapkan tenda-tenda pengungsian. Ada empat posko pengungsian," kata Anies.

BACA JUGA: Polisi Bocorkan Kesimpulan Sementara Penyebab Kebakaran Hebat di Kampung Bandan

Anies mengungkapkan, terdapat tim praktisi dan pegiat kesehatan yang langsung hadir ke lokasi dan bekerja usai peristiwa kebakaran, lantaran banyak keluhan warga yang menderita gangguan pernafasan dan luka akibat terkena serpihan benda tajam saat bencana terjadi.

"Kita bantu semua. Anak-anak sekolah sudah langsung disiapkan baju seragam, buku-buku, sehingga tidak terganggu sekolahnya. Ada 5 anak SD, 27 (anak) SMP dan 3 (anak) SMA. Mereka semua dijamin untuk bisa langsung meneruskan sekolah tanpa ada gangguan. Kemudian, untuk orang tua, sudah banyak kebutuhan di sini yang kita siapkan dengan adanyabtim dari Dinas Sosial, sudah membantu dari semalam," tambah Anies.

Anies juga menyatakan, Pemprov DKI Jakarta telah memulai proses pendataan bagi korban. Untuk itu, Gubernur Anies mengimbau setiap warga agar secara aktif melaporkan dokumen administrasi yang hilang atau terbakar dalam musibah ini.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meninjai korban kebakaran di Kampung Bandan (MP/Ponco Sulaksono)

Anies menjamin setiap dokumen administrasi sejatinya telah dicatat dengan baik di setiap lingkup pemerintahan, sehingga pemerintah bisa segera menyiapkan dokumen-dokumen pengganti.

"Bagi masyarakat di sini, ini kerugian luar biasa karena habis (tempat) mereka, tinggal badan saja, meninggalkan tempat tanpa bawa apa-apa. Tinggal bawa badan, jadi mereka semua akan mulai dari nol. Jadi, berapapun itu hitungan rupiahnya bagi mereka yang terkena ini habis, berapapun rupiahnya. Jadi, kita, pemerintah akan membantu meringankan beban mereka dengan memudahkan hal-hal apa yang bisa kita lakukan, akan kita kerjakan untuk mereka di sini," imbuhnya.

Secara umum, penanganan pasca bencana telah dilakukan dengan memastikan api sepenuhnya padam. Kemudian, warga dapat tinggal di shelter sementara tanpa terkena hujan dan panas. Anies menekankan, secepatnya tempat pengungsian akan dibersihkan dan ditata, sembari menyusun solusi komprehensif bagi wilayah Kampung Bandan.

"Jadi, nanti mungkin Senin atau Selasa, kita akan berbicara dengan PT KAI yang secara resmi memiliki banyak lahan di tempat ini untuk melihat secara detail situasi dan rencana ke depannya. Nanti dari situ baru kita tentukan langkah-langkahnya," tandas Anies. (Pon)

#Anies Baswedan #Kebakaran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
20 Korporasi Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan
Penyidik Bareskrim Polri juga merekomendasikan pencabutan izin usaha terhadap 23 korporasi yang diduga terkait karhutla.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
20 Korporasi Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan
Berita Foto
Warga Mengais Sisa Barang Pascakebakaran di Permukiman Padat Menteng, Jakarta
Warga mencari barang berharga yang masih tersisa pascakebakaran di permukiman padat penduduk kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 28 Oktober 2026
Warga Mengais Sisa Barang Pascakebakaran di Permukiman Padat Menteng, Jakarta
Indonesia
Asap Karhutla Meluas, Ganguan Penerbangan Sampai ke Ambon dan Papua
Asap mengurangi jarak pandang di sekitar bandar udara. Kondisi ini mempengaruhi proses lepas landas, pendaratan, dan pergerakan pesawat
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Asap Karhutla Meluas, Ganguan Penerbangan Sampai ke Ambon dan Papua
Indonesia
Asap Karhutla Dirasakan di Jakarta, Pemprov Minta Warga Pakai Masker N95 atau KN95
warga juga diminta memantau kualitas udara melalui kanal resmi BMKG, Kementerian Lingkungan Hidup, atau Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Asap Karhutla Dirasakan di Jakarta, Pemprov Minta Warga Pakai Masker N95 atau KN95
Indonesia
Kepala BNPB Baru Akan Pertimbangkan Usulan Karhutla Jadi Bencana Nasional
BNPB akan memetakan kemampuan dan sumber daya yang tersedia di pemerintah pusat maupun daerah sebelum menentukan kebutuhan bantuan tambahan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Kepala BNPB Baru Akan Pertimbangkan Usulan Karhutla Jadi Bencana Nasional
Indonesia
Dampak Karhutla Dikeluhkan Singapura dan Malaysia, Prabowo Panggil Para Menteri
Dudung turut merespons pertanyaan mengenai dampak karhutla yang saat ini turut dialami negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Dampak Karhutla Dikeluhkan Singapura dan Malaysia, Prabowo Panggil Para Menteri
City Property
Jakarta Langganan Kebakaran, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Putung Rokok Sembarangan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memprioritaskan berbagai upaya preventif terhadap potensi kebakaran.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Jakarta Langganan Kebakaran, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Putung Rokok Sembarangan
Indonesia
Permukiman Padat di Kramat Pulo, Jakpus, Terbakar, Gulkarmat Kerahkan 30 Mobil Pemadam
Objek yang terbakar rumah tinggal dengan kategori bangunan rendah.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Permukiman Padat di Kramat Pulo, Jakpus, Terbakar, Gulkarmat Kerahkan 30 Mobil Pemadam
Indonesia
Bukan Mereda! Titik Panas Makin Bertambah di Sumatera, Udara Sudah Sangat Tidak Sehat
Konsentrasi Partikulat dalam Indeks Standar Pencemaran Udara sejak Kamis dini hari masuk kategori sangat tidak sehat di atas 200 mikrogram per meter kubik.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Bukan Mereda! Titik Panas Makin Bertambah di Sumatera, Udara Sudah Sangat Tidak Sehat
Indonesia
Diduga Bakar Lahan, 12 Perusahaan di Sumatera Selatan Disegel
Sampel dari lokasi perusahaan yang telah disegel kini telah dikirim ke laboratorium untuk diperiksa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Diduga Bakar Lahan, 12 Perusahaan di Sumatera Selatan Disegel
Bagikan