GP Ansor Perkuat IT Demi NKRI

Thomas KukuhThomas Kukuh - Minggu, 17 September 2017
GP Ansor Perkuat IT Demi NKRI

Ilustrasi

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua GP Ansor Pusat Lukman Hakim menegaskan pihaknya siap menangkal gerakan radikalisme yang akan menganggu keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Ansor dan Banser memiliki tugas menjaga keutuhan NKRI. Oleh karena, bagi siapa saja yang mencoba secara nyata menggangu keutuhan NKRI maka GP Ansor dan banser akan berada di garda terdepan melawan segala macam radikalisme dan terorisme," kata Lukman Hakim saat menjadi pembina apel kesetiaan NKRI di Batang, Minggu (17/9).

Menurut dia, Indonesia lahir dan tumbuh bersama para kiai dan ulama yang telah dibuktikan dengan adanya resolusi jihad pada 22 Oktober 1945. "Oleh karena itu, kita sebagai generasi penerus dan sebagai pewaris amanah para pendiri Nahdlatul Ulama (NU) maka Ansor harus mempertahankan NKRI," kata Lukman yang disambut tepuk tangan oleh ribuan anggota ansor dan banser.

Ia mengatakan GP Ansor sudah berupaya melakukan penguatan pada bidang informasi teknologi (IT) dengan melalui tim "cyber crime" yang setiap saat mendeteksi potensi radikalime di media sosial serta secara seporadis mengkampanyekan idiologinya.

NKRI lahir dan tumbuh atas dasar keragaman berbagai suku, agama, dan ras. Oleh karena kita sebagai bangsa harus mengakui berdiri kokoh atas kebhinekaan, keragaman, yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan etnis," katanya.

Ia mengatakan GP Ansor dan banser berupaya terus memiliki kesadaran dalam menggunakan media sosial dan menjadi bagian lain untuk menghalau radikalisme dan terorisme.

"Kita sekarang tidak lagi berperang di darat melainkan perang di dunia maya. Oleh karena ansor dan banser agar tidak terprovokasi pada semua berita yang berkembang di media sosial," katanya. (*)

Sumber: Antara

#GP Ansor
Bagikan
Ditulis Oleh

Thomas Kukuh

Berita Terkait

Indonesia
KPK Periksa Wasekjen GP Ansor, Dalami Hasil Penggeledahan di Rumah Gus Yaqut
KPK memeriksa Wakil Sekjen GP Ansor, Syarif Hamzah Asyathry. Hal itu terkait hasil penggeledahan di rumah mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut.
Soffi Amira - Senin, 08 September 2025
KPK Periksa Wasekjen GP Ansor, Dalami Hasil Penggeledahan di Rumah Gus Yaqut
Indonesia
GP Ansor Tegaskan RUU TNI Masih Selaras dengan Cita-Cita Reformasi
Addin juga mengapresiasi peran aktif masyarakat sipil, media, dan mahasiswa dalam mengawal pembahasan RUU TNI
Angga Yudha Pratama - Kamis, 20 Maret 2025
GP Ansor Tegaskan RUU TNI Masih Selaras dengan Cita-Cita Reformasi
Indonesia
GP Ansor DKI Jakarta akan Laporkan Suswono ke Polisi
GP Ansor DKI Jakarta akan melaporkan Suswono ke polisi. Hal itu buntut dari statement-nya soal janda kaya yang menikahi pria pengangguran.
Soffi Amira - Selasa, 29 Oktober 2024
GP Ansor DKI Jakarta akan Laporkan Suswono ke Polisi
Indonesia
Tidak Ingin Ada Demo di PBNU, Banser Ansor Dikerahkan 24 Jam Jaga Kantor
GP Ansor bakal melakukan tindakan paksa apabila ada orang yang hendak menggeruduk kantor PBNU
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Agustus 2024
Tidak Ingin Ada Demo di PBNU, Banser Ansor Dikerahkan 24 Jam Jaga Kantor
Indonesia
GP Ansor Wajib Menjaga Prabowo-Gibran
Keberpihakan terhadap masyarakat dan keberpihakan pembangunan wajib GP Ansor mendukung dan menjaganya
Angga Yudha Pratama - Minggu, 07 Juli 2024
GP Ansor Wajib Menjaga Prabowo-Gibran
Indonesia
Kode Ketum Ansor Sapa Nama Belakang Kapolri dan Panglima TNI di depan Jokowi
Yaqut menyapa nama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dengan nama belakang.
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Februari 2024
Kode Ketum Ansor Sapa Nama Belakang Kapolri dan Panglima TNI di depan Jokowi
Indonesia
Kapolda Metro Janji Tuntaskan Kasus Hukum Penganiyaan yang Libatkan Anak Pejabat Pajak
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran memastikan pihaknya akan memproses kasus ini hingga tuntas.
Mula Akmal - Kamis, 23 Februari 2023
Kapolda Metro Janji Tuntaskan Kasus Hukum Penganiyaan yang Libatkan Anak Pejabat Pajak
Bagikan