GP Ansor: Jangan Beri Ruang Kelompok Anti-Pancasila

Thomas KukuhThomas Kukuh - Selasa, 29 Agustus 2017
GP Ansor: Jangan Beri Ruang Kelompok Anti-Pancasila

Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Yaqut Cholil Qoumas. (MerahPutih.com/Fadli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Yaqut Cholil Qoumas menyerukan kepada semua pihak untuk bersama-sama melawan kelompok anti-Pancasila. Dia menegaskan, kelompok yang ingin merubah negara ini, meruntuhkan NKRI tidak boleh diberikan ruang berkembang.

"Jangan biarkan kelompok yang ingin merubah negara ini, meruntuhkan negara ini mempunyai ruang, itu pesan yang ingin kita sampaikan," tegasnya usai menggelar Tasyakuran Kemerdekaan RI ke-72 di Gedung PP GP Ansor, Jakarta Pusat, Senin (28/8).

Dinyatakannya, negara yang telah dimerdekakan oleh semua pihak dengan pengorbanan darah dan nyawa harus dijaga jangan sampai terpecah-belah. "Saya kira Indonesia dimerdekakan dengan susah payah dengan keringat, darah dan nyawa oleh pejuang, oleh semua kelompok agama. Kita harus menjaganya sekarang," kata dia.

Oleh sebab itu, siapapun yang berkeinginan mendirikan negara dengan ideologi apapun selain Pancasila harus dilawan.

"Indonesia itu ada Islam, Kristen, katolik, Buddha, Hindu, Indonesia itu Jawa, Sunda, Batak, Ambon. Indonesia itu bukan suku tertentu atau agama tertentu," tandasnya. (Fdi)

#GP Ansor #Saracen
Bagikan
Ditulis Oleh

Thomas Kukuh

Berita Terkait

Indonesia
KPK Periksa Wasekjen GP Ansor, Dalami Hasil Penggeledahan di Rumah Gus Yaqut
KPK memeriksa Wakil Sekjen GP Ansor, Syarif Hamzah Asyathry. Hal itu terkait hasil penggeledahan di rumah mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut.
Soffi Amira - Senin, 08 September 2025
KPK Periksa Wasekjen GP Ansor, Dalami Hasil Penggeledahan di Rumah Gus Yaqut
Indonesia
GP Ansor Tegaskan RUU TNI Masih Selaras dengan Cita-Cita Reformasi
Addin juga mengapresiasi peran aktif masyarakat sipil, media, dan mahasiswa dalam mengawal pembahasan RUU TNI
Angga Yudha Pratama - Kamis, 20 Maret 2025
GP Ansor Tegaskan RUU TNI Masih Selaras dengan Cita-Cita Reformasi
Indonesia
GP Ansor DKI Jakarta akan Laporkan Suswono ke Polisi
GP Ansor DKI Jakarta akan melaporkan Suswono ke polisi. Hal itu buntut dari statement-nya soal janda kaya yang menikahi pria pengangguran.
Soffi Amira - Selasa, 29 Oktober 2024
GP Ansor DKI Jakarta akan Laporkan Suswono ke Polisi
Indonesia
Tidak Ingin Ada Demo di PBNU, Banser Ansor Dikerahkan 24 Jam Jaga Kantor
GP Ansor bakal melakukan tindakan paksa apabila ada orang yang hendak menggeruduk kantor PBNU
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Agustus 2024
Tidak Ingin Ada Demo di PBNU, Banser Ansor Dikerahkan 24 Jam Jaga Kantor
Indonesia
GP Ansor Wajib Menjaga Prabowo-Gibran
Keberpihakan terhadap masyarakat dan keberpihakan pembangunan wajib GP Ansor mendukung dan menjaganya
Angga Yudha Pratama - Minggu, 07 Juli 2024
GP Ansor Wajib Menjaga Prabowo-Gibran
Indonesia
Kode Ketum Ansor Sapa Nama Belakang Kapolri dan Panglima TNI di depan Jokowi
Yaqut menyapa nama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dengan nama belakang.
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Februari 2024
Kode Ketum Ansor Sapa Nama Belakang Kapolri dan Panglima TNI di depan Jokowi
Indonesia
Kapolda Metro Janji Tuntaskan Kasus Hukum Penganiyaan yang Libatkan Anak Pejabat Pajak
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran memastikan pihaknya akan memproses kasus ini hingga tuntas.
Mula Akmal - Kamis, 23 Februari 2023
Kapolda Metro Janji Tuntaskan Kasus Hukum Penganiyaan yang Libatkan Anak Pejabat Pajak
Bagikan