Goyang Kursi Ketum Golkar Airlangga oleh Jokowi-Gibran

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Maret 2024
 Goyang Kursi Ketum Golkar Airlangga oleh Jokowi-Gibran

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah), Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar Luhut Binsar Pandjaitan (kanan) dan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (kiri). (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Musyawarah Nasional Golkar dijadwalkan pada Desember 2024 atau bahkan dapat dipercepat sebelum pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada Oktober 2024.

Saat ini, spekulasi jika Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, bakal digeser oleh orang lain, terutama oleh keluarga Presiden Joko Widodo (Jokowi), dengan berhembus isu Gibran Rakabuming Raka atau Jokowi yang bakal jadi Ketua Umum Golkar, terutama setelah dihembuskan oleh Pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari.

Baca juga:

Peneliti Ingatkan Golkar Partai yang Tidak Hanya Andalkan Sosok Ketum, Beda dengan PSI

Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Adies Kadir menegaskan sebagai organisasi mendirikan Partai Golkar menyerahkan kepada Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar terkait penetapan jadwal Musyawarah Nasional (Munas) Golkar.

"Sebagai ormas pendiri yang bernaung di bawah Partai Golkar kami selalu siap saja mendukung, kapan pun diputuskan oleh pak Airlangga Hartarto. Munas itu kapan, kami selalu siap mendukung kepemimpinan beliau," kata Ketua Umum MKGR Adies Kadir di Jakarta, Minggu malam.

MKGR, tegas ia, mendukung Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar untuk periode ketiga 2024-2029.

"Airlangga telah menunjukkan kinerja dan perhatian sampai dengan Partai Golkar ke tingkat akar rumput," katanya.

Airlangga, kata ia, telah memberikan perhatian kepada Hasta Karya, organisasi yang mendirikan dan didirikan Partai Golkar hingga organisasi sayap Golkar.

"Kami punya suara di musyawarah nasional. Kami punya suara sebagai organisasi pendiri. Dan yang memperhatikan cuma Airlangga Hartarto," ungkapnya.

Adies yang juga Wakil Ketua Komisi III DPR itu menegaskan, MKGR mendukung calon ketua umum yang sudah terbukti, yang telah memberikan bukti bukan janji dan Airlangga telah memberikan bukti dan memperlihatkan kerja nyata.

Ketua DPP Partai Golkar Dave Laksono turut merespom wacana pencalonan Gibran Rakabuming Raka di bursa Ketua Umum Golkar pada Musyawarah Nasional (Munas) Desember 2024.

"Belum ada Munas tuh. Perasaan ini tidak ada pembahasan apapun yang mengarah ke Munas," katanya.

Peneliti Populi Center Usep S. Ahyar mengatakan Gibran Rakabuming Raka belum memiliki kapasitas yang cukup untuk memimpin partai sebesar Golkar.

“Saya kira untuk memimpin di partai yang sekuat Golkar, memang harus orang yang memang punya pengalaman dan punya karakter yang kuat. Sementara Gibran belum teruji untuk itu. Kecuali kalau bapaknya,mungkin saya malah mengusulkan Jokowi,” katanya.

Pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari menilai Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Joko Widodo, mampu memimpin Partai Golkar.

“Saya kira elite politik jangan menganggap enteng Mas Gibran. Elite politik jangan mengulangi kesalahan menjelang Pilpres 2024, di mana banyak yang meragukan kemampuan Gibran," kata Qodari dalam keterangan tertulisnya pada Minggu (17/3).

Dewan Pakar MKGR Azwir Dainy Tara menyatakan Airlangga sangat layak untuk melanjutkan kepemimpinan sebagai Ketua Umum Partai Golkar untuk periode ketiga. Alasannya, Airlangga berhasil mengantar Prabowo dan Gibran jadi presiden dan wakil presiden dengan sukses.

"Kami meminta seluruh warga Golkar, khususnya MKGR, meminta Airlangga untuk memimpin Golkar," katanya. (*)

Baca juga:

Pengamat Nilai Gibran Belum Punya Kemandirian Politik untuk Pimpin Golkar

#Golkar #Gibran Rakabuming #Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Indonesia
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Pernyataan itu disampaikan Jokowi menanggapi kemungkinan munculnya upaya pemakzulan Gibran setelah MK membacakan putusan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Indonesia
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
PSI bongkar isi obrolan pertemuan makan malam Jokowi dan Prabowo di Kertanegara saat sidang MK perkara ijazah SMA Wapres Gibran
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Oktober 2026
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
Berita
MK Tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Denny Minta Mundur
Putusan MK ijazah Gibran menyatakan gugatan Denny Indrayana tak dapat diterima. Denny kemudian membuka opsi pemakzulan Gibran.
ImanK - Selasa, 06 Oktober 2026
MK Tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Denny Minta Mundur
Indonesia
Link Live Streaming Sidang Putusan MK PHPU Pilpres 2024, Nasib Gibran Ditentukan Malam Ini!
Jangan lewatkan ketegangan sidang putusan MK soal syarat pendidikan SMA Gibran Rakabuming malam ini. Cek prediksi skor hakim dan link live streaming resminya!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 06 Oktober 2026
Link Live Streaming Sidang Putusan MK PHPU Pilpres 2024, Nasib Gibran Ditentukan Malam Ini!
Bagikan