Golput di Australia Bakal Kena Denda

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 11 Februari 2024
Golput di Australia Bakal Kena Denda

Denda bisa berkisar antara Rp 200 ribu hingga Rp 1,7 juta. (Foto: Unsplash/Element5 Digital)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Australia telah mengambil langkah ekstrem untuk mencegah golongan putih (golput), dengan memberlakukan denda bagi warga yang tidak menggunakan hak suara mereka dalam pemilu.

Menurut Wakil Duta Besar Australia, David Engel, seperti dikutip berbagai sumber, hal ini sudah diatur dalam undang-undang dan menjadi kebijakan pemerintah untuk mendorong partisipasi.

Baca juga:

KPU Rilis Film 'Kejarlah Janji', Ajak Masyarakat untuk tak Golput

Denda yang dikenakan adalah AUD 20 (Rp 203 ribu), dan jika warga tidak memberikan penjelasan dalam 21 hari, denda dapat meningkat menjadi AUD 170 (Rp 1,7 juta).

Meskipun kebijakan ini berhasil meningkatkan partisipasi pemilih hingga mencapai 94 persen dalam pemilu sebelumnya, tidak sedikit yang menyatakan keberatan.

Ada kritik bahwa hal ini melanggar prinsip demokrasi, dengan beberapa warga bahkan dipenjara karena tidak memilih.

Namun, meski warga datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), ada juga yang sengaja mengisikan suaranya dengan cara yang tidak valid, menciptakan tingkat suara tidak valid sekitar enam persen pada pemilu 2012.

Baca juga:

Keuskupan Agung Jakarta Minta Umat Katolik yang Beriman Jangan Golput

Jason Kent, seorang kolumnis BBC, menyarankan agar daripada memaksa warga menggunakan hak suara mereka, sistem pemilu sebaiknya diubah untuk memberikan kelonggaran kepada warga.

Ia berpendapat bahwa para politisi seharusnya memberikan alasan yang meyakinkan mengapa warga harus memilih, daripada mengancam mereka dengan denda. Meski ada kritik terhadap kebijakan ini, warga Australia di luar negeri tetap dapat menggunakan hak suara mereka. (waf)

Baca juga:

MUI Ajak Warga Tidak Golput pada Pemilu 2024

#Australia #Pemilu
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Olahraga
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D: Amerika Serikat dan Turki Harus Waspadai Paraguay
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D lengkap dengan jadwal pertandingan, analisis kekuatan Amerika Serikat, Turki, Paraguay, Australia, dan peluang lolos.
ImanK - Kamis, 04 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D: Amerika Serikat dan Turki Harus Waspadai Paraguay
Indonesia
Putusan MK soal Kuota Perempuan, Jangan Hanya Sekadar Syarat Administratif
Partai harus melakukan kaderisasi politik perempuan yang serius dan berkelanjutan
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Putusan MK soal Kuota Perempuan, Jangan Hanya Sekadar Syarat Administratif
Indonesia
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen caleg perempuan.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Indonesia
Komisi II DPR Nilai Putusan MK Jadi Perlindungan Hak Politik Perempuan
MK memutuskan ketentuan keterwakilan perempuan paling sedikit 30 persen dalam pencalonan anggota DPR dan DPRD bersifat wajib dipenuhi partai politik.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Komisi II DPR Nilai Putusan MK Jadi Perlindungan Hak Politik Perempuan
Indonesia
Australia Bikin Aturan Pajak Baru, Paksa Raksasa Teknologi Beli Konten dari Media Lokal
Meta, Google, dan TikTok akan diberi kesempatan untuk menjalin kesepakatan konten dengan penerbit berita lokal.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
  Australia Bikin Aturan Pajak Baru, Paksa Raksasa Teknologi Beli Konten dari Media Lokal
Indonesia
Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, PAN: Perlu Revisi UU dan Sistem Pengawasan Ketat
PAN angkat bicara soal pembatasan uang tunai di Pemilu. Hal itu dinilai membutuhkan revisi UU dan sistem pengawasan.
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, PAN: Perlu Revisi UU dan Sistem Pengawasan Ketat
Indonesia
KPK Usulkan Klausul Kaderisasi untuk Pencalonan Presiden hingga Kepala Daerah
KPK mengusulkan klausul kaderisasi dalam pencalonan presiden hingga kepala daerah. Langkah ini dinilai penting untuk mencetak pemimpin berkualitas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
KPK Usulkan Klausul Kaderisasi untuk Pencalonan Presiden hingga Kepala Daerah
Indonesia
KPK Bongkar Celah Korupsi di Parpol, Soroti soal Mahar hingga Biaya Pemilu
KPK mengungkap akar korupsi politik berasal dari internal partai. Soroti mahar politik, biaya Pemilu tinggi, hingga lemahnya transparansi keuangan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
KPK Bongkar Celah Korupsi di Parpol, Soroti soal Mahar hingga Biaya Pemilu
Indonesia
Pemerintah Tunggu Draf RUU Pemilu Dirampungkan DPR, Ingin Semakin Cepat Dibahas
Apabila RUU Pemilu semakin cepat dibahas lantaran idealnya RUU tersebut sudah selesai pada 2 tahun dan 6 bulan masa pemerintahan saat ini.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Pemerintah Tunggu Draf RUU Pemilu Dirampungkan DPR, Ingin Semakin Cepat Dibahas
Indonesia
Dasco Sebut DPR Tidak Buru Buru Bahas RUU Pemilu
Meski tahapan untuk Pemilu 2029 semakin dekat, tahapan-tahapan itu masih bisa berjalan dengan menggunakan Undang-Undang Pemilu yang lama.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Dasco Sebut DPR Tidak Buru Buru Bahas RUU Pemilu
Bagikan