Golkar Tegaskan Reshuffle Kabinet Hak Prerogatif Presiden
Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung. Foto : Geraldi/hr
MerahPutih.com - Partai Golkar enggan memberikan tanggapan terkait wacana reshuffle kabinet yang berhembus seiring dengan bergabungnya Partai Amanat Nasional (PAN) ke dalam koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Saya dari pertama kali ditanya itu semua adalah hak prerogatif Presiden," kata Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, (21/9).
Baca Juga
Senator Aceh Minta Jokowi Lakukan Reshuffle Sejumlah Menteri
Menurut Doli, Presiden Jokowi yang paling tahu tentang bagaimana menyusun posisi kabinet untuk membantu dirinya menjalankan pemerintahan.
"Menteri-menteri ini kan pembantu dari presiden, jadi Presiden yang paling tahu dan bagaimana waktu yang tepat untuk mengganti siapa, siapa yang mau digantikan, itu semua kewenangan dan hak prerogatif presiden," ujarnya.
Dengan demikian, lanjut Ketua Komisi II DPR RI ini, tidak mungkin partai Golkar memberikan saran dan kewenangan terkait posisi menteri untuk PAN.
"Kita mau ngasih saran seribu kali juga kan itu kewenangan dan hak prerogatif Presiden," kata Doli. (Pon)
Baca Juga
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Golkar Usul Pilkada Dipilih DPRD, PKB: Ide Lama Cak Imin
Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Terjaring OTT KPK, Golkar Hormati Proses Hukum
Golkar Solo Bakal Gelar Tasyakuran Soeharto Jadi Pahlawan Nasional
Bahlil Lahadalia Minta Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Ungkit Peran Transmigrasi dalam 'Menjodohkan' Suku Jawa dan Papua
Idrus Marham Yakin Bahlil Setia ke Prabowo Meski Dihujat di Media Sosial
Kritik Terhadap Bahlil Lahadalia Dinilai Sudah Kebablasan dan Menyerang Personal Tanpa Berlandaskan Fakta, Golkar Siap Tempur?
Ketum Bahlil Lahadiala Bagikan 610 Ribu Paket Sembako Peringati HUT Ke-61 Partai Golkar
Golkar Nilai Wacana Soeharto Jadi Pahlawan Nasional Sebagai Hal Wajar, Era Orde Baru Resmi Dihormati Negara?
Ada Dorong Reshuffle, Siapa Menteri Paling Puas di Mata Publik? Ini Hasil Survei Poltracking
Prabowo Berikan Tiga Kali Peringatan Sebelum Ganti Menteri, Tidak Peduli Jika Dibenci Mantan